
Perlahan Anatasya mengerjap, samar-samar dia merasa ada sentuhan hangat pada pucuk kepalanya, Anatasya masih mengerjap menyesuaikan cahaya yang masuk,perlahan mata indah yang selalu tertutup itu kini mulai terbuka....buram....sangat buram,tapi Anatasya dapat melihat sebuah objek yang tengah menatapnya.....
Anatasya langsung terduduk kaget,dia meringis saat merasakan sikunya berdarah,dan juga beberapa luka lagi dibahunya,ini luka gesek bisa jadi dia terjatuh....
"Nak"Suara lemah penuh kelembutan membuyarkan lamunan Anatasya,perlahan matanya menoleh kearah suara....
Degggg....
"Grandma"Lirih Anatasya menatap sosok wanita tuan yang tengah tersenyum hangat kearhanya,dengan wajah keriput dan kotoran debu....
Grebbbb.....
"Grandma"Anatasya memeluk tubuh tua itu,tanpa rasa jijik sedikitpun dia mereengkuh Grandmanya dengan erat,dia menumpahkan Ari mata haru.....akhirnya...selama ini Grandma yang dia sangka telat tiada,kini sudah berada didepannya tepat didepannya....
"Grandma"Hanya Gumanan kecil yang keluar dari mulut Anatasya,begitupulah Grandmanya itu yang memeluk tak kalah erat dan ikut menimpakan air mata bahagia,cucu kecilnya yang sudah tumbuh besar....
__ADS_1
"Maafkan aku telat menjemputmu Hiksss...Hiksss..."Isakan tangis Anatasya pecah,dia merengkuh tubuh itu kuat-kuat...
"Ini bukan salahmu cucuku"Grandma mengapit wajah Anatasya diarahkan kearahnya,dia ingin meneliti wajah cantik itu,dia mengelus air mata Anatasya dengan ibu jari dan air mata terus menetes....
"Cucuku sudah besar ternyata"Grandma berkata dengan lirih, Anatasya mengangguk ,dan Grandma kembali merengkuh tubuh indah itu dengan kuat....
"A..apa Grandma makan dengan baik disini,apa tidur mu nyenyak,dan apa pencernaanmu lancar?"Anatasya mencecar Grandma dengan pertanyaan....Grandma tersenyum dan kembali membawa Anatasya kedalam pelukannya untuk mengobati rasa rindu setelah kejadian naas yang menimpa mereka dan membuat mereka terpisah....
"Aku baik Nak"Lirih Grandma....
"Ck...ck...gadis bodoh bertemu dengan wanita tua"Terdengar suara seseorang,dengan cepat Anatasya meraih cadarnya yang sudah terlepas lalu kembali memasang,dia melirik kearah Rogers yang tengah tersenyum mengejek dari balik pintu besi...ya.. Anatasya ternyata dilemparkan kedalam ruangan Grandma diruang tahanan yang sangat kumuh,dengan dinding menjulang,dan beralaskan tanah serta jeruji besi sebagai pintu....
"Kau salah mencari lawan Rogers"Anatasya menyeringai,tapi dia masih belum beranjak,dia menggenggam tangan keriput dengan kuat...
"Rogers....Rogers...aku mohon lepaskan cucuku,bunuh saja aku..aku mohon"Grandma berjalan kearah Rogers dia memohon dengan bersuduh dari balik jeruji....Rogers tertawa keras....anak buahnya ikut-ikutan tertawa...
__ADS_1
"Hai wanita tua,tentu aku akan membunuhmu,tapi harus bersama-sama dengan gadis gila itu"Bentak Rogers dengan keras,Grandma menangis dengan wajah memohon.....
"bangunlah Grandma aku baik-baik saja"Anatasya memapah tubuh lemah Grandma,dia menaikkan Grandma keatas pembaringan besi yang bisa membuat tubuh kesakitan....
"Rogers...Rogers..."Anatasya kembali melangkah mendekati Rogers dari balik jeruji....dia menyeringai dari balik Cadar,tangannya meraih jeruji itu....
"Akhhhh Rogers...aku tidak sabar saat lidah ini merasakan nikmat darahmu,dan gigi ini mengunyah daging dan jantungmu"Anatasya mengerang dengan nada membunuh dan jiwa Psychonya,senyuman lebar dengan mata melotot membuat mereka semua merinding bukan main...
"Tidak....itu tidak akan terjadi,aku yang akan membunuhmu...orang gila yang telah membunuh anak dan istriku"Rogers berteriak dengan keras,tapi dia mengambil jarak agar tangan nakal Anatasya tidak dapat menyentuhnya.....
"Hahahahah....dasar bodoh,anak dan istrimu itu memang sengaja meninggalkan pria bodoh sepertimu"Anatasya kembali tersenyum jahat,matanya semakin melotot dan senyuman semakin lebar...
"Dasar gadis sialan,lihat saja,aku akan membunuhmu,suamimu itu dan seluruh keluargamu"Teriak marah Rogers dan memilih menjauh dari pada emosinya semakin tersulut,ingin sekali tangan Rogers mencekik mantan Ladynya sampai mati,tapi itu belum bisa terjadi sampai rencana dalam meregut TZX tercapai.....
Rencananya Rogers nanti akan membunuh Anatasya,tapi setelah King datang. Rogers mengira bahwa King TZX pasti tidak menyiapkan rencana yang matang saat menyelamatkan Anatasya,dan saat itu dia bisa menculik Bryan dan membunuh keduanya bersamaan,dia mengira Bryan pasti membawa pasukan yang sedikit mengingat Rogers yang menjalankan misinya secara mendadak....Rogers dapat menduga bahwa kemampuan TZX bisa menembus satelitinya dan membobol serta melacak tempat dia menculik Anatasya...maka dari itu dia memanfaatkan situasi sebaik-baiknya...
__ADS_1