
Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Anatasya kini sedang meniduri putra kesayangannya dikamar. Sean seharian ini terus bermain bersama Daddynya,jadi dia sangat kelelahan dan memilih tidur cepat. Anatasya pun malam ini jadi bisa keluar,jadi dia tidak khawatir meninggalkan putranya sendirian dengan masih terjaga.....
Setelah menina bobokkan putranya,gadis yang sudah bersuami itu kini melangkah kearah kamarnya,tapi saat diruang keluarga,disana dia melihat Laura yang tengah duduk menonton televisi. Anatasya mengeram kesal,wanita tidak tahu diri itu seenaknya dirumah Anatasya........Gadis itu melangkah mendekat.....
"Laura Dalkin,anak dari seorang pengusaha tekstil,memiliki putri berumur dua tahun,dan suami yang sudah bercerai satu Minggu lalu"Anatasya mendudukkan bokong disamping Laura,wanita itu tampak terkejut,bukan kedatangan Anatasya tapi perkataan benar Anatasya,dari mana gadis ini tau identitasnya yang sudah dia kunci rapat.....
"Kau...dari mana kau tahu?"Selidiknya menatap Anatasya,dia kembali mengambil jarak tidak percaya diri berdekatan dengan Anatasya gadis cantik bak seorang Dewi....
"Kau tahu kak Laura,aku tidak akan menyentuhmu,jika kau tidak mengusikku"Peringat Anatasya,dia berbicara namun pandangannya tetap pada televisi....
"Hahahaha,seorang Laura Dalkin,tidak akan menyerah dalam merebut sesuatu yang harusnya menjadi milikku"Tekan Laura dengan jahat,kini wanita itu tengah mengeluarkan tanduknya,sekarang hanya ada mereka berdua,jadi dia tidak perlu pura-pura baik lagi....
"Dan Anatasya tidak akan melepaskan sesuatu,jika itu sudah digenggamannya"Bisik Anatasya ditelinga Laura,lalu dia mengedipkan mata dengan seringai mengerikan. Laura merinding seketika,dengan cepat dia beranjak dan menjauh dari Anatasya.....
"Dasar sialan,Jal*ang bodoh"Umpat Anatasya merasa kesal,kini matanya semakin menampakkan aura dingin,dia berjalan kearah kamar....
Krrriiieeett...
Anatasya membuka pintu kamar,dia masuk kedalam tapi tak menemukan Bryan,terdengar gemericik air dari arah kamar mandi.....
"Sayang"Panggil Bryan yang baru keluar dari kamar mandi,dengan lilitan handuk dipinggang. Anatasya mendekat,dia mengalungkan tangan pada leher Bryan,sebelah tangannya mengelus cetakan-cetakan yang ada diperut pria tampan itu....
"Hem"Jawab Anatasya dengan nada menggoda,dia menggigit bibir bawahnya.
__ADS_1
Cup.....
Bryan mengecup gemas bibir merah muda istrinya, tiba-tiba dibawah sana ada yang mengeras,dia menggesekkan basoka yang berdiri tegak itu diperut Anatasya.....
"Adik kecilku,ingin dijilati lagi,tapi aku harus pergi sayang,malam ini aku ada pertemuan penting dadakan,yang akan diliput Publick"Jawab Bryan mengendus leher putih Anatasya,gadis itu mendongak seolah memberi akses untuk suaminya,dia mengelus rambut Bryan.....
"Pergilah....Ahhhh....jangan terlalu larut"Jawab Anatasya dengan lirih dan desahan saat Bryan dengan kuat mengigit lehernya meninggalkan cupangan yang begitu mencolok....
Bryan menggit bibir bawahnya menatap mata sayu Anatasya,ingin sekali dia membuat bibir mungil itu menjerit dan lidahnya mengija nama Bryan dengan begitu sensual,tapi waktu tidak tepat dan tamu bulanan Anatasya begitu mengganggu,dia hanya bisa pasrah dan menunggu.....
Anatasya tersenyum tipis,pria berlibido tinggi ini sekarang bertekuk lutut padanya,dia melepaskan pelukan mereka lalu berjalan kearah lemari menyiapkan pakaian untuk pak suami.....
Bryan sudah siap dengan Jas simplenya,namun karna itu ditubuh atletis dan sempurnanya semua terlihat mewah dan elegant. Anatasya tersenyum melihat penampilan suaminya,dia merasa puas dengan pilihannya sendiri.....
"Tunggu aku sayang,aku mencintaimu"Bisik Bryan mengecup cuping sang istri. Anatasya mengangguk dengan senyuman indah dibibirnya,dia melambai saat pak suami sudah mulai menjauh....
Anatasya melangkahkan kakinya kembali kekamar,dia ingin bersiap pergi keluar bersama para sahabatnya.... Anatasya malam ini mengenakan Jaket hitam+Jeans hitam+oblong hitam+boots hitam. Penampilannya sekarang ngentrik ala anak motor,dia melangkahkan kakinya keluar rumah dan berjalan keparkiran....
Sampai disana. Anatasya melihat deretan koleksi moge milik Pak suami,pilihan Anatasya jatuh pada motor Gold Wing berwarna hitam,dia pun mulai menaikinya dan melaju menjauh dari rumah.....
Dengan sangat lihai Anatasya mengendarai motor,menyalip pengendara lain dengan kecepatan penuh,tanpa rasa bersalah karna telah membuat para pengendara mengumpat dengan aksinya....
__ADS_1
Citttt...
Anatasya berhenti tepat didepan Club tempat janji temu,entah kebetulan apa membuat keempat sahabatnya kompak berpenampilan seperti Anatasya bak anak motor,ketiganya juga duduk dimotor masing-masing masih ditempat parkir,menunggu sang Nona Besar.....
"Yo Sya"Sapa mereka serempak saat gadis cantik itu membuka helm....
"Aku sedang tidak ingin main kedalam"Semua menatap kearah Wenny mendnegar penuturannya....
"So?"Tanya Anatasya mengangkat alis
"Keliling aja Sya,kita bisa jalan-jalan malam"Usul Stev,serempak mereka mengangguk setuju dengan senyum rekah. Anatasya dan yang lain kembali memasang pelindung kepala dengan sangat serempak,mereka terlihat sangat keren....
Brummm...Brummm....
Keempatnya melajukan motor dengan Anatasya berada paling depan sebagai pemimpin jalan,keempatnya beriringan membelah jalan,aura kuat selalu mereka pancarkan disetiap tarikan gas,mereka benar-benar menggambarkan sosok seorang pemimpin,tidak ada rasa ragu sama sekali bagi mereka setiap kali melewati pengendara lain,seolah mereka berkata,mereka pemimpin didunia ini....
"Ikuti mobil itu"Teriak Anatasya pada ketiga sahabatnya,karna disaat berkendara seperti ini maka sedikit mengganggu pendengaran para pengendara, ketiganya melihat kearah yang ditunjuk Anatasya....mereka semua mengerjit melihat sebuah mobil mewah termahal berada ditengah-tengah dan dikawal beberapa mobil di belakang,serta kendaran bermotor kawal bagian depan....dengan masih mengendarai motor,mereka pun mengatur formasi berada disetiap sisi mobil mewah itu, Anatasya berada dibagian kanan bersama dengan Oskar,sedangkan disisi kira ada Stev dan Wenny.....
Karna kaca mobil yang transparan,membuat keempatnya bisa dapat melihat sosok yang berada dalam mobil. Stev,Wenny,dan Oskar tampak terkejut melihat siapa gerangan yang berada didalam mobil yang juga tengah menatap bingung keempatnya. Tidak dengan Anatasya,dia malah terkikik geli melihat wajah bingung itu.
"Sayang"Guman Bryan terkejut,ya Bryan lah yang berada didalam mobil yang tengah dikawal itu,dia begitu terkejut saat sosok pengendara sebelah kanannya membuka kaca helm,sehingga wajah pengendara motor itu terlihat dengan jelas,siapa lagi jika bukan istri tercinta.....
Anatasya semakin terkikik,melihat wajah terkejut Bryan saat dia membuka helm,lalu dia kembali menutup kaca helmnya dan mengendarai motor tetap pada posisi awal....
__ADS_1
Bryan menggeleng geli,dia tak habis fikir dengan tingkah jahil dan nakal sang Istri,bukannya marah,dia malah menatap takjub sosok istrinya sekarang yang begitu memukau dan keren,tadi dirumah saja istrinya bertingkah layaknya seekor kelinci menggemaskan,sekarang dia terlihat seperti wanita garang dan maco....
"Wanita itu....Ahhhh dia selalu penuh kejutan"Guman Bryan lagi,pandanganya tak beralih dari sang istri yang masih setia mengikutinya sampai semua berhenti tepat didepan sebuah restoran mewah bergaya klasik....