Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Eps 139


__ADS_3

Anatasya turun melewati tangga dari lantai atas menuju lantai paling bawah,dari atas tangga dia melihat keempat kakaknya....Alex,William,Maxim,dan Kin yang tengah duduk berkeliling diruang tamu,para pelayan terlihat menatap keempatnya dengan cengo seperti orang bodoh,ketampanan keempat kakak Anatasya itu memang tidak bisa diragukan,sungguh membuat para kaum hawa berteriak tertahan. Anatasya tersenyum melihat kakak-kakak tampannya yang terlihat memasang wajah datar ditambah lagi mereka serempak mengenakan Jas berwarna hitam...sungguh keren dan memukau....


Laura,wanita itu tersenyum nakal saat melihat sekelompok pria tampan yang namanya sudah dikenal dunia tengah datang bertamu ke rumah pria pujaannya....dengan mengenakan bikini yang sangat terbuka karna dia yang baru datang dari pantai,dengan pede dan sombong dia berjalan mendekati mereka.....


sedangkan Anatasya,gadis itu masih memandang dari jauh, melihat aksi murahan apa yang akan dilakukan wanita rubah itu kepada empat kakaknya....


"Hallo tuan-tuan,ada gerangan apa para pria tampan datang bertamu ke rumahku?"Dengan percaya diri diubun-ubun Laura menyapa keempatnya dengan genit dan mengaku sebagai pemilik rumah. Keempatnya saling bertatapan dan juga mengumpat kesal karna melihat gaya murahan sosok wanita yang tidak mereka kenal dan mengaku rumah ini adalah rumahnya....


"Siapa kau?"Tanya Kin dengan ketus. Laura memasang wajah masam seketika,dia menelan ludah kasar.Ternyata para pria ini sangat galak,tapi dia yakin bahwa dengan tubuh indahnya dia bisa menggoda mereka....lagipula Bryan tidak dirumah,jadi pasti pria pujaannya tidak akan melihat aksi bejatnya.......


"Sudah ku bilang aku pemilik rumah ini,jangan galak seperti itu Tuan Alex,aku ini bisa memuaskan kalian semua lho"Laura berucap dengan genit tak lupa dengan gaya percaya dirinya duduk menyilang tepat didepan Alex.... Setidaknya Laura harus memanfaatkan kesempatan,kapan lagi dia bisa bertemu para pria tampan yang namanya sudah berseliweran dimedia sebagai seorang pengusaha sukses....setidaknya mereka bisa menjadi peliharaan saat nanti Bryan mengacuhkannya.....astaga percaya diri sekali wanita itu......


"Kau....."


Ekhemmm....


Anatasya dengan cepat memotong ucapan Alex yang akan mengeluarkan kemarahannya,dia tahu jika keempat pria itu mengamuk dan marah,maka sekarang juga si Laura itu akan mati berdiri ditempat,kan sayang Anatasya belum mendengar jeritan kesakitannya terlebih dahulu.....


Keempatnya berbalik menatap keasal suara,tepat dibelakang mereka,seorang gadis kecil bertubuh mungil dengan baju kameja kebesarannya tengah berdiri dan menatap keempatnya dengan wajah begitu menggemaskan,pipinya yang chubby digelembungkan,bibir tipisnya yang mengerucut,dan juga alisnya yang menyatu....keempatnya menggigit bibir bawah menahan gemas, begitupula para pelayan yang gemas melihat ekpresi imut sang nyonya....


"Kalian ini,datang tidak bilang-bilang"Kesal Anatasya. Lalu dia pura-pura ngambek dan langsung berlari kearah kamarnya....Keempatnya kembali saling pandang,sedetik kemudian mereka berlari mengejar gadis kecil kesayangan.....Para pelayan menatap heran tapi tidak berani berkomentar,sedangkan Laura,dia hanya bisa mengeram kesal ....... Anatasya.... Anatasya..... Anatasya... lagi-lagi wanita lemah itu selalu menang darinya,umpat Laura lalu berlalu.....


"Sayang"Panggil Alex dan keempatnnya masuk kedalam kamar Anatasya bersama Bryan,mata mereka menatap Anatasya yang tengah duduk diatas pembaringan dengan bermain ponsel...lalu mata mereka kembali menyapu bersih seisi kamar....satu kata ...bersih.....

__ADS_1


"Baby"Panggil Alex lagi.... Anatasya mendongak lalu dengan cepat berlari kearah Alex dan melompat keatas gendongannya....maksud Anatasya membawa kakaknya kedalam kamar adalah,agar si Laura tidak tahu status Anatasya yang sebenarnya....


"Aku tadi hanya bercanda hehehe"Cengiran Anatasya membuat keempatnya menggeleng kepala ,lalu Alex dengan masih menggendong sang adik membawanya duduk diatas pembaringan....


"Baby kakak belum memelukmu"Rengek Maxim merentangkan tangan,dengan cepat Anatasya berpindah keatas paha Maxim memberikan pelukan dan juga ciuman....lalu bergantian kearah William dan juga Kin........


"Baby siapa wanita tadi?"Tanya William menatap menyelidik sang adik yang tengah berdiri tepat didepan mereka yang duduk berbaris diatas ranjang....


"Dia itu sahabat suamiku,tapi dia menyukai kak Ray,dan selalu mencoba memisahkan kami"Adu Anatasya dengan wajah seriusnya....keempatnya mengangguk....


"Kenapa tidak dibunuh saja?"Usul Alex dengan teramat santai.... Anatasya yang berdiri didepan mereka mengangguk lucu lalu mengetuk jarinya didagu....


"Calm down Bro,kakak tahu kan,aku tidak puas jika segampang itu"Mereka memutar mata dengan malas mendengar jawaban aneh sang gadis kecil......


Saat Anatasya keluar dari ruang ganti,semua menatap tak suka pakain yang dikenakan gadis nakal itu, bagaimana tidak,gadis itu memakai mini skirt + Tank top Crop.....



Anatasya mengerucutkan bibir kesal,saat keempatnya memasangkan Anatasya baju kostum lucu yang mereka temukan didalam lemari,karna tidak setuju dengan pakaian Sexsinya....dia hanya bisa menurut tanpa membantah....


*********


Disinilah mereka sekarang,berada ditengah pusat perbelanjaan..... Anatasya dengan dikawal empat kakak tampannya yang berjalan mengelilinginya,sungguh membuat Anatasya benar-benar terlihat lucu,ditambah kostum imutnya....

__ADS_1


Dengan santai dan liar,mata Anatasya menyapu bersih seluruh isi Mall....tanpa memperdulikan orang-orang yang tengah menatap dia dan sang kakak dengan kagum......


"Kakak aku ingin itu"Ucap Anatasya menunjuk stan Es Krim.....Keempatnya serempak menatap sang adik lalu melihat kearah yang dia tunjuk...


"Ingat jangan terlalu banyak,nanti perut mu sakit"Ucap Maxim dengan tegas.... Anatasya yang berada ditengah-tengah mereka memberi hormat....


"Beres bos"Jawabnya benar-benar begitu lucu....lalu dengan gesit dia berjalan kearah Stan Es Krim,keempat pria itu mengejar sang adik yang sudah berjalan dengan lincah.....


"Kakak kalian tunggu disitu saja,aku malu"Cicit Anatasya merengek pada keempatnya yang terus saja mengkawal saat dia yang tengah mengantri es krim,keempat pria itu sangat over protektif,mereka akan mempelototkan para pria yang memandang keimutan Anatasya.....Keempatnya tidak bergeming,tapi saat melihat ekspresi memohon ala Anatasya mereka pun memilih mengalah dan duduk dikursi tak jauh dari tempat sang adik,guna memantau pergerakannya....


Anatasya setia dengan antrian,dia menggoyangkan tubuhnya kekiri dan kekanan guna menghilangkan rasa jenuh,karna memang antrian yang lumayan panjang....


Tak jarang orang-orang menyapanya hanya karna melihat seragam lucu dan wajah menggemaskannya....


Tak sengaja mata Anatasya bertemu dengan mata seorang pria yang hanya berjarak lima meter dari tempatnya berdiri tengah menatapnya dengan dalam.....


Zayn...pria itu adalah Zayn,terlihat pria itu menatap dengan gemas dan juga rindu pastinya.... Anatasya menggaruk tengkuknya,dan hanya melemparkan senyum paksaan pada Zayn....


"Honey"Tiba-tiba pria itu sudah berdiri didekat Anatasya,bersiap memeluk tubuh mungil sang kekasih....tapi sebelum itu....


"Jangan berani menyentuh milik kami"Keempat kakak Anatasya datang dan langsung menarik gadis itu menjauh dari sosok Zayn....


"Alex"Sapa Zayn,yang memang hanya mengenal Alex.....Alex tak bergeming hanya menatap dengan datar....

__ADS_1


"Kau dan adikku hanya masalalu,jangan pernah mengganggunya lagi,sekarang dia milik orang lain"Ingat Alex dengan dingin lalu membawa Anatasya menjauh bersama yang lain..... Anatasya hanya mampu terdiam dan menurut kemana para kakak akan membawanya.....Zayn dia menatap sendu punggung sang gadis,lalu berlalu dengan perasaan kecewa dan juga amarah....


__ADS_2