
Hari ini merupakan hari keberangkatan Anatasya kenegara terpencil seperti perkataanya,disana dia akan memeriksa kantor cabang.Gadis itu memang sengaja membangun sebuah kantor cabang disana untuk membuka lapangan pekerjaan,dia tahu bahwa negara itu memiliki penghasilan yang sangat sedikit untuk setiap penduduknya,maka dari itu Anatasya sedikit membantu masalah perekonomian mereka,dinegara itu anak cabang Lowhen group merupakan yang terbesar menampung para pekerja sehingga menjadikan nomor satu disana....
Sean ikut bersama sang Mommy,sedangkan Bryan dia mengalah untuk tidak ikut,sekarang dia menghabiskan waktu hanya untuk bekerja,sebelum hari pernikahannya diadakan,karna Bryan sudah menyusun rencana akan mengambil cuti beberapa waktu untuk berbulan madu bersama gadis kesayangannya....
Lamaran,Bryan dan Anatasya sudah melakukan lamaran sebelum keberangkatan Anatasya.....
Pukul empat sore,pesawat pribadi yang mengangkut Nona Besar Lowhen beserta Tuan muda kecil Sean telah mendarat sempurna ditempat... Anatasya dan antek-anteknya langsung menuju penginapan untuk beristirahat,penginapan itu sendiri menjadi tempat dimana Anatasya memeriksa kantor cabang yang memang merupakan cabang Hotel Lowhen....
Anatasya dan Sean tidur dikamar Anatasya yang memang sudah tersedia disini....untuk Stev sendiri,dia langsung menjalankan tugas memeriksa berkas untuk nanti meeting bersama petinggi dikantor cabang ini....lebih tepatnya hotel cabang sih...eh tapi...ah tau ah...gelap...author juga bingung....
Sekarang jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, Anatasya terbangun dari tidurnya setelah tadi dua jam mengadakan rapat bersama para bawahannya. Gadis itu mengelus kepala putra kesayangannya yang tengah tertidur pulas disebalahnya....dia menarik selimut lalu tak lupa mengecup singkat kepala Sean sebelum berlalu keluar...
Anatasya hanya mengenakan Lingerie saja,namun ditutupi dengan kimono pasangan Lingerie itu,walau bagaimanapun Anatasya tetap terlihat sangat cantik dan begitu menggoda....
Kaki Anatasya melangkah keluar dari kamar...para anak buah yang berjaga didepan pintu kamar menunduk tak berani menatap Nona Besar mereka,walau Anatasya yang selalu menggunakan masker tapi mereka percaya bahwa gadis itu sebenarnya berparas cantik....
"Awasi putraku jangan sampai terjadi sesuatu"Ingatnya pada mereka,mereka mengangguk mengerti....
"Kau ini kenapa selalu berpakaian Sexsi"Tegur Stev,kini keduanya melangkah kearah ruangan kerja Anatasya yang tak jauh dari kamar...
"Memangnya kenapa?"Tanya balik Anatasya dengan gaya menyebalkan. Stev terlihat kesal,dia celingukan kesana kemari memastikan semua aman,lalu....
"Ahhhh Stev gila"Pekik Anatasya saat Stev mempiting leher Anatasya dibawah keteknya,dia menyeret gadis itu masuk kedalam ruang kerja...
"Dasar pria gila"Umpat Anatasya saat dia terlepas dari sahabatnya yang super konyol....
"Kau itu masih kecil,jangan terus membantah dengan yang lebih tua"Enteng Stev menyentil bibir Anatasya saat gadis itu melepas maskernya....
__ADS_1
"Kecil-kecilan begini,aku sudah memiliki anak"Sombong Anatasya,Stev mencabik bibirnya, Anatasya melangkah kearah meja kerja....
"Hei bodoh bagaimana?"Tanya Anatasya tiba-tiba tanpa sopan santun sama sekali...
"Hei sialan,kau ini sopan sedikit"Balas Stev dengan kesal. Anatasya tak menjawab dia hanya memonyongkan bibir berguman mengikuti perkataan Stev....
"Tebakanmu benar. Axel Young itu ternyata memang memiliki hubungan dengan Amius,dan bukan sekedar hubungan,keduanya rupanya adik kakak kandung,dia berencana merebut kembali milik Amius,yaitu TZX yang memang sudah lama dia incar,dari sebelum Amius tewas ditanganmu"Jelas Stev tampak serius....Stev seketika bergidik saat melihat Anatasya yang malah tertawa terbahak-bahak mendengar penuturannya....apa yang lucu,pikir Stev....
"Milik Amius Young,TZX,dulu mafia itu hanya squad rendahan,dan sebesar ini adalah hasil jeri payah seorang Anatasya. Axel Young bodoh itu mengatakan milik Amius"Anatasya tertawa terbahak-bahak,dia berdiri dari duduknya,dia melangkah kearah jendela berdinding kaca tebal Anti peluru,matanya menelisik hamparan pegunungan jauh disana
"Kali ini aku tidak ingin mengotori tanganku,kau tahu kan aku merasa jijik dengan darah orang tidak tahu diri itu,aku yakin kemampuan kalian bisa membuat anjing pemberontak itu bertekuk lutut"Tawa yang tadi menggema kini hilang seketika,terganti dengan suara halus menyeramkan mata Anatasya tetap fokus memandang jauh kesana....
"Aku tidak akan mengecewakanmu,aku pastikan akan membawa jantungnya tepat didepanmu"Yakin Stev menyeringai kearah Anatasya....Gadis itu kembali tertawa menyeramkan mendengar penuturan Stev...
"Apa Luke baik-baik saja,aku lama tak mengunjunginya?"
Anatasya tak menjawab lagi,dia hanya terkekeh, tiba-tiba dia merindukan singa kesayangannya...
"Stev suruh seorang pelayan mengantarkan Wine keruanganku"
"Hanya satu botol"Tekan Stev sebelum berlalu, Anatasya kembali terkekeh dengan keposesifan Stev
"Kin Hemilton, Joyle Hemilton...dan Sonya Hemilton"Guman Anatasya,matanya membulat saat membaca sebuah biodata pekerja yang ada di hotel ini,yang berada diatas meja kerjanya......
Ok
Tok....tok....
__ADS_1
Pintu terketuk....
"Masuk"
Tak lama masuklah seorang pria sepertinya seumuran dengan William,tapi karna mata yang fokus pada lembaran itu dia sama sekali tidak melirik pria yang masuk ruangannya....
"No...nona Besar...mi...minuman anda"Pria itu berkata dengan gagap,rasanya air liurnya ingin menetes saat melihat gadis cantik memakai Lingerie didepan mata,dia terpana baru kali ini dia dapat melihat langsung wajah Nona Besar Lowhen,sungguh suatu keberuntungan,ditambah lagi gadis itu yang berpenampilan sangat sexsi...
Anatasya mendongak mendengar suara gagap seseorang....
Degggg....
____________
Bersambung....
Hallo Guys cuma bisa Triple Up kali ini,beberapa hari belakang.Author kurang enak badan,jadi gk bisa ngetik,ini aku sempetin Up demi kalian...jangan bosan-bosan ya pantengin novel ini.....
Vote
Like
Koment
Hadiah
Favorit
__ADS_1