
perkelahian terjadi antara mafioso dan juga kakak beradik itu.
di sisi rachel dan aiden tengah ada pertandingan sengit.
bukk
brakkk
sreeettt
crrraaasss
kepalan tangan rachel memukul perut musuh hingga musuh terpental tidak puas hanya memukul rachel menggores dada musuh dengan katananya dan langsung menebas kepala.
"dewi iblis" gumam aiden sejenak melirik aksi sang adik
sedangkan aiden menyerang dengan halus namun mematikan memukul musuh.
bukkk
baaakkk
braakkk
satu lagi musuh terpental dan menabrak bata sehingga bata itu sedikit retak
dor
dor
dor
__ADS_1
dor
aiden menembak musuh yang hendak memukul rachel dari arah belakang.
"maaf aku tidak fokus" seru rachel
"jangan harap bisa menyentuh jiwaku" gumam aiden
sedangkan di sisi lain di mana terdapat raymon dan alex, mereka pun tengah membabat habis musuh yang coba menyentuh keluarganya
"ini akibatnya berani menyentu keluargaku" ucap raymon di sela baku hantamnya
"ini untuk terormu pada adikku" ucap raymon
perkelahian terus terjadi hingga semua mafioso itu tumbang ada yang telah kehilangan nyawanya dan ada yang tergeletak tak berdaya lagi.
"kau baik baik saja el" tanya raymon
"mari kita cari ruangan ketuanya" ajak aiden
"iya aku yakin di sana pasti ada raquel" sahut rachel
mereka berempat berjalan ke arah dalam, ada satu pintu yg menarik perhatian saat di dekati ujung sebelah kanan pintu terdapat tulisan kecil yaitu ketua. Yang berarti ruangan itu ada ruangan ketua dari mafia ini.
dengan sekali tendangan dari kaki rachel pintu itu langsung terbuka bahkan sampai rusak.
Braaakkkkk
"astaga" kaget raymon. " kakimu baik baik saja sayang" panik raymon melihat rachel menghancurkan pintu tersebut
orang yg berada di dalam tengah tidak sadar bahwa sekarang nyawa mereka tengah di ambang kematian. Di sana terdapat kurang lebih lima orang lelaki dan satu perempuan yg tak lain adalah raquel sendiri, ia sedang melayani lelaki lelaki tersebut untuk memenuhi keinginannya menghancurkan keluarga ana.
__ADS_1
"memang menjijikan" kata kata itu lolos begitu saja dari mulut rachel
"aahh mataku ternodai" alex pun menyahuti seruan rachel
"cepat selesaikan, tidak baik kalian menonton seperti itu" suara dingin aiden membuat mereka tersadar
"hey kalian orang orang yang tak berpendidikan".seru raymon mengalihkan atensi orang orang tersebut
mereka merasa aneh dengan kehadiaran empat orang asing itu di mana penampilan kakak adik itu sudah acak acakan tapi mereka terkesan tambah seksi.
raquel yang tadinya sudah lemas dengan pakaian bawa yg sudah tidak ada lagi, ia cepat cepat mencari pakaiannya dan mencoba mendekati raymon, aiden, dan alex.
"hay tampan, mau temani aku malam ini".suara yg di manja manjakan membuat rachel merasa semakin jijik
"hey kau milik kami nona" seru orang orang yg ada di sana
"lepaskan tangan kotormu dari mereka" teriak rachel, ia benar benar muak dengan tingkah raquel
meskipun aiden memakai topeng tapi kharisma dan juga aura ketampanannya seakan akan menembus topeng tersebut. Sehingga membuat siapa saja terpesona di buatnya
"kau siapa berani memerintahku?". sarkas raquel
" tak perlu tau aku siapa, yang jelas dia milikku" ucap rachel dengan memberi tekanan yg tinggih sehingga udara di ruangan tersebut terasa pengap
"serang mereka" perintah raquel, semua orang termasuk ketua mafia itu turun untuk menyerang si kembar dan raymon
perkelahian pun terjadi lagi dan semakin sengit, saat ada cela rachel langsung menebas kepala mereka karna ia sudah muak dengan orang orang tersebut.
perkelahian di menangkan oleh rachel, saat itu yang tersisa tinggal raquel saja
"pergi atau nyawamu taruhannya" perintah rachel membuat raquel lari kocar kacir menyelamatkan nyawanya.
__ADS_1