
Sedangkan diposisi Bryan......
Brughhhh Brughhhh Brughhh....
Pria dengan amarah yang sudah diubun-ubun dan mata yang terus memancarkan aura membunuh,kini tengah mengamuk besar,dia menghancurkan semua yang ada dikamarnya,dia tidak memperdulikan para pelayan yang sudah berteriak histeris menghentikannya,hanya karna melihat foto sang istri yang tengah dicium tangannya dan digendong dengan mesra oleh pria lain,mampu membuat pria itu murka,lebih lagi istrinya sampai larut malam begini masih belum pulang.....
"Arghhhh cari istriku sampai ketemu"Teriak Bryan dengan marah. Ariel yang baru tiba-tiba menganga melihat kekacauan ini,dia melirik kearah seorang wanita yang cukup dia kenal tengah tersenyum jahat.....
"Bos tenanglah"Pekik Ariel,tapi dia tidak berani mendekat,singa ini jika marah sangat mengerikan hanya sang nyonya lah yang bisa menjadi pawang.....
"Dasar sialan,cepat cari Istriku"Teriak Bryan kembali menggema, dia menatap mereka yang tengah berdiri didekat pintu dengan tajam....
"Bos,kita bisa bertanya pada Tuan Alex pasti dia mengetahui siapa pria itu"Usul Ariel mencari jalan aman,terlihat Bryan dengan cepat melangkah kearahnya....
"Cepat lakukan pekerjaan yang membuatku senang"Bentak Bryan didepan wajah Ariel. Ariel menunduk takut tapi dia tetap mengangguk....
"Pantau Sean jangan sampai dia melihat semua ini,dan katakan pada semuanya,aku tidak ingin ada yang ikut campur dengan rumah tanggaku"Ingat Bryan dengan dingin lalu dia melangkah keluar dari rumah dengan amarah yang menggebu-gebu.....Semua hanya bisa menganguk takut-takut....Laura melebarkan mata melihat Bryan yang pergi menjauh,dia mengejar Bryan sampai keteras rumah.....
"Ray aku ikut"Pekik Laura menyentuh lengan Bryan,darah Bryan kian mendidih,aura pembunuh semakin kental kala lengannya disentuh wanita lain.....
Brughhhh...
"Akkhhhhh"
"Dasar sialan,beraninya kau menyentuhku"
__ADS_1
"Bos sadarlah"Bryan mendorong Laura dengan keras hingga dia terjungkal kelantai,dan saat dia ingin berjalan mencekik Leher Laura,dia mendengar pekikan Ariel,dia pun mengurungkan niat dan kembali masuk kedalam mobil melaju dengan kecepatan tinggi....
Laura masih terduduk ditanah,badannya menggigil ketakutan melihat kemarahan Bryan yang sangat mengerikan,belum lagi bentakan dan perlakuan kasar Bryan,sungguh membuat hati Laura teriris-iris,air matanya menetes,hatinya sangat sakit mengingat Bryan yang murka mengenai sang Istri hanya karna hal kecil....
Bryan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi,kearah dermaga yang ada dilaut,tak jauh dari rumah....
Lalu Bryan turun dari mobil dan berjalan kearah sebuah JetSki yang terparkir didekat dermaga....
Brummmm....
Sekali starter,mesin hidup dengan suara nyaring....Bryan menjalankan JetSki itu dengan kecepatan tinggi mengarah kesebuah pulau,entah apa maksud pria tampan itu,tapi dia cukup sangat berani.....
Tinggg....
Baru saja sampai didekat dermaga pulau,dan turun dari JetSki ponsel Bryan berbunyi tanda Notifikasi,diapun mengecek ponselnya dan ternyata dari Asst nya Ariel....
Isi pesan dari Ariel,rahang Bryan mengeras membaca bagian kekasih,pikiran jelek tentang istrinya semakin melalang buana,tanpa membalas pesan Ariel dia berjalan kearah bagunan yang diyakini Villa....Bryan masuk kesebuah ruangan yang ada di Villa itu.....
Villa itu jika dilihat-lihat sangat rapi dan sangat terurus,terlihat dari bangunannya yang klasik serta sangat bersih. Ternyata tujuan Bryan keVilla ini adalah untuk menenangkan diri,dia memilih menjauh dari Anatasya saat emosinya sedang tidak stabil,dari pada nanti dia akan menyakiti istrinya sendiri.....Villa ini ternyata,baru yang khusus dibuatkan Bryan untuk bulan madu bersama Anatasya,dia ingin bulan madu romantis tanpa gangguan orang-orang. Bryan juga membangun Villa ini dipulau tak jauh dari posisi rumah mereka yang memang didekat pantai, bermaksud saat keduanya ingin berduaan maka dengan muda mereka mengakses tempat ini....
Ha...Author baru tahu kalau Bryan itu romantis banget....uwuw deh...mau ah jadi pelakor๐๐๐
Bryan langsung menuju kamar mandi,dia membasuh dirinya dibawah shower,padahal jam sudah sangat larut malam,tapi dia memasang air dingin,demi menurunkan emosi yang masih diubun-ubun....dibawah Shower Bryan terus berpikir keras,apa yang tengah istrinya itu lakukan dengan pria itu,dan apakah pria itu yang sudah mengambil keperawanan istrinya,dan apakah setelah ini Anatasya akan meninggalkannya membawa Sean ikut serta.Pikiran jelek itu terus memenuhi kepala Bryan,ingin sekali dia sekarang memeluk istrinya tapi......
Haaaa....Bryan menghela nafas,dia menyudahi mandinya dan hanya mengenakan Boxer langsung berbaring diatas pembaringan yang serba putih itu....sebelum tidur Bryan berharap,esoknya saat mata hanzelnya terbuka,dia ingin istrinya tengah memeluknya seperti biasa dan memberikan senyuman teduh seperti biasa serta kecupan mesra yang mendamba dibibir lembabnya....membayangkan saja sudah membuat pria tampan itu tersenyum-senyum sendiri melupakan sejenak masalah yang ada......
__ADS_1
********
"Nyonya"Guman para pelayan,saat melihat sosok yang menjadi alasan kemarahan tuan mereka tengah berdiri diambang pintu rumah dengan tatapan mendelik.....
"Apa yang terjadi?"Tanya Anatasya dengan lembut seperti biasa kepada para pelayan,terlihat mata mereka langsung berkaca-kaca menatap Anatasya..... Anatasya menghela nafas,dia sudah menduga bahwa suaminya itu akan mengeluarkan tanduk mengerikan yang membuat para pelayan ketakutan....
"Maafkan aku semuanya,kalian beristirahatlah tidak usa dipikirkan"Pinta Anatasya dengan senyum mengambang,walaupun hatinya tengah khawatir....
"Enak sekali kau,setelah puas bercinta dengan pria lain,sekarang kau datang seenak jidat kerumah Bryan" Anatasya melirik keasal suara, dimana diujung tangga Laura tengah menatapnya dengan sinis,para pelayan terlihat geram dengan tingkah sok berkuasa Laura.....
"Aku melupakanmu Laura, tunggu lah kejutan dariku nanti,aku lelah sekali"Jawab Anatasya dengan santai. Wanita itu berdecih sombong,dia masih menganggap Anatasya hanya gadis lemah....
"Cih....lelah,menjijikan.....jangan panggil aku Laura,panggil aku nyonya,karna statusmu disini sudah terancam"Bentak Laura sombong dan mendudukkan diri dikursi meja makan,dan menggigit sebuah apel dengan santainya....Kepala pelayan Sesi terlihat sangat geram,dia ingin berjalan kearah Laura dan memberi wanita itu pelajaran,karna sudah tidak sopan pada Nyonyanya tapi terurung karna Anatasya yang memberi kode ....
"Kau yakin suamiku ingin bersamamu,sekalipun posisiku terancam,aku yakin pria itu akan mencari pengganti yang sama berkelas sepertiku"Balas Anatasya tak kalah sombong,dia berdiri didekat Laura dan sudah memegang sebuah pisau buah.....
"Ckkk, apanya yang berkelas,kau hanya Jal*ang murahan yang beruntung dipersunting pria kaya seperti Bryan" Jawab Laura lagi tak ada takut-takutnya.... Anatasya mendengus ingin sekali dia menusuk pisau buah ini kedalam mata Laura,tapi jujur dia sangat lelah,ditambah lagi,pasti pelayan disini akan syok melihat aksinya.....
"Masih untung Jal*ang sepertiku dipersunting pria kaya,sedangkan kau,hanya Jal*ang rendahan yang ingin merebut suami orang,dasar tak berguna"Anatasya mengumpat didepan wajah Laura,dan berlalu ingin mengistirahatkan tubuh,tampak wajah Laura yang sudah memerah menahan malu dan kesal,ternyata Anatasya cukup berani melawannya.....
"Apa lihat-lihat"Sentak Laura para pelayan yang tengah menahan tawa,dengan emosi dia berjalan kembali kekamarnya,dan menyusun rencana-rencana licik lainnya......
Sampai dikamar Anatasya langsung merebahkan tubuh diatas pembaringannya yang sudah tak berbentuk,ditambah lagi keadaan lantai yang banyak sekali pecahan kaca. Bryan memang sangat mengerikan jika dia merah. Tanpa membersihkan badan dan memperdulikan keadaan Anatasya langsung terpejam kealam mimpi,karna dia memang sangat lelah. Bayangkan saja,dia harus menahan tubuh Zayn yang yang ada diatasnya sampai pria itu tertidur dengan pulas,barulah Anatasya dengan diam-diam melepaskan diri dari Zayn,dan berjalan kesana kemari mencari kunci mobil pria berambut putih itu,agar dia bisa pulang,ditambah lagi ponsel Anatasya yang entah jatuh dimana saat dia berontak pada Zayn. Ternyata benar kata orang,melupakan cinta pertama itu memang sangat berat,ditambah hubungan keduanya yang berjalan sudah cukup lama,itu bukan hal yang mudah, munafik jika seorang wanita akan menolak cintanya yang datang,tapi Anatasya dia selalu mengingat statusnya sebagai seorang istri,dia merelakan cinta pertamanya dan memulai dengan cinta dimasa kini dan masa depan
____________
__ADS_1
Note: Buat para Reader LMG....kalau kalian gak suka baca bisa skip aja ya guys,ini sesuai pemikiran author,jadi kalau tokohnya gak sesuai yang kalian mau,ingat author punya alur cerita sendiri....suka ya baca...gak suka silahkan skip........
Buat para pembaca Budiman,yang selalu bilang tokoh utama wanita itu murahan,kalian salah,budayakan membaca ya guys,dia uda beronta tapi tetap gagal,ingat sekuat-kuatnya wanita tetap tenaga laki-laki jauh lebih besar......dan sekali lagi diingatkan buat yang gk sukk silahkan skip,dari pada kalian cuma bisa komentar tanpa memahami....disini Author selalu baca komentar kalian,saya juga selalu menghargai setiap masukan dan kritikan kalian,jadi tolong ya gays budayakan membaca dan memahami alur cerita....