
mereka keluar diam diam, karna mansion smith tidak ada penjagaan ketat dari para mafioso alexsa jadi si kembar dapat dengan mudah meloloskan diri.
"lalu kita naik apa ke sana" tanya rachel dengan tampang bodohnya
cetakk...
aiden menjitak kepala rachel" dasar gadis bodo" gumam aiden
mereka pergi ke arah barat mansion smith, aiden masuk ke semak semak, tidak lama kemudian terdengar suara mobil.
"sejak kapan aiden menaruh mobil di situ?". seru rachel
"itu persiapan jika ada keadaan darurat seperti ini" sahut alex.
sedangkan rachel hanya mengangguk anggukan kepalanya
" cepat masuk" suruh aiden dan mereka pun masuk
aiden segera melajukan Mobilnya ke arah yang telah di temukan tadi!. sekitar satu jam lebih mereka sampai di tempat tujuan
saat mereka turun dari mobil mereka mendengar jeritan ana, seketika itu juga darah rachel mendidih dia sudah tidak sabar untuk menghabisi orang orang yang telah berani dengan menyiksa kakaknya.
mereka bertiga melangkah perlahan semakin dekat mereka semakin mendengar jeritan ana dari dalam.
"Ka...kali...kalian akan menyesal" kata ana terputus putus.
" siapa yang akan menolongmu" seru amara yang ternyata memiliki sangkut paut dengan organisasi mafia kecil
"kalian semua pakai saja dia untuk malam ini sesudah itu bunuh dia" perintah amara dan itu membuat aiden dan alex menggelap mereka segera mendobrak pintu itu sehingga orang yang ada di dalam terkejut
Brakkkk
sekali tendangan dari kaki aiden pintu itu rusak parah.
"kalian" ucap amara sedikit bergetar saat melihat ketiga orang itu ada di hadapannya
mata rachel menangkap keberadaan ana yang bajunya sdh hampir terlepas.
"bedebah kalian semua" teriak rachel membuat mereka terkejut aura rachel begitu membuat mereka gemetar
__ADS_1
tanpa menunggu rachel langsung maju dia membabat habis satu persatu musuh, sedangkan ai dan al hanya melihat saja dulu
"kalian harus mati sekarang juga" rachel terus mangaum bagai induk singa yang tengah
bak
buk
kreakk
suara tulang patah seolah olah ada musik yang sangat indah di telinga rachel
rachel yang sedang fokus membabat habis musuh aiden dan alex menolong ana dengan menutup tubuhnya, mereka tidak memperhatikan salah satu musuh yang ternyata sedang mengarahkan pistolnya ke arah rachel
Dorr dor dorr
"argghhhkkk" jeritan itu bukan berasal dari rachel melainkan berasal dari teman mereka yang terkena tembakan dua kali sedangkan tembakan yang terakhir mengikis betis jenjang rachel dan itu membuat alex murka.
alex mengeluarkan katana miliknya dan dengan sekali tebas musuh langsung terjatuh dan darah berceceran mengenai wajah alex.
crasshhhh
dor
dor
dor..
"jangan harap bisa melukai kesayanganku lebih dari itu!!". senyum smirk dari aiden membuat ia seperti pembunuh handal
"alex" seru aiden dan alex mengerti panggilan yang di layangkan aiden
alex maju menyerang mereka yang melindungi amara
crashh
crasshhh
crassshhhhh
__ADS_1
alex menebas satu persatu kapala mereka yang menghalangi jalannya menuju amara
"aaaarrggghhh, jangan mendekat dasar psikopat" teriak amara tapi tidak di dengar oleh alex yang terus mendekat.
rachel telah selesai membabat habis anak buah dari amara yang tersisa tinggallah amara sendiri
"kalian siapa sebenarnya" teriak amara ketakutan
"jangan sakiti saya" mohon amara
"kau telah menyakiti kakakku, bahkan nyaris merenggut nyawanya" teriak rachel dengan emosi mengebu gebu
"dan kau meminta kami untuk tidak menyakitimu" sambung alex
rachel akhirnya mengeluarkan kembali belatinya dan dia mendekat pada amara, dengan sekali gerakan rachel mengancing amara dan meletakkan belati itu di leher amara
"kau harus membayar luka yang di terima kakakku" bisik rachel di telinga amara
rachel dengan tidak memiliki belas kasihan mulai meyayat wajah mulus amara hingga turun kek tangan kaki dan juga punggung amara
"aaaarrrrggghhhhhh..hentikan" mohon amara
"el cepat selesaikan kita harus segera membawa ana" ucap aiden membuat rachel melepaskan amara yang sudah kekurangan banyak darahh
akhirnya mereka menggotong ana menuju mobil untuk pulang ke rumah
mobil kembali aiden simpan di tempat semula mereka berjalan ke arah balkon kamar rachel yang terdapat tangga tersembunyi
saat mereka telah sampe di dalam kamar mereka membaringkan ana di atas tempat tidur, tiba tiba!!.
"dari mana saja kalian!!." suara rendah itu masuk ke gendang telinga si kembar
lampu menyala dan di sofa itu terdapat mommy daddy serta raymon
"astaga apa yang terjadi kenapa kalian penuh darah" tanya alexsa
"seperti mommy tidak perna bertarung saja"sahut aiden
mata raymon menangkap keberadaan ana di balik selimut dengan muka yang lebam
__ADS_1
"apa yang terjadi pada ana?". tanya raymon.