Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Eps 92


__ADS_3

Kini Anatasya sudah berada didalam ruang medis yang ada diMarkas,dia tengah diperiksa dan diobati oleh Dokter Jack yang merupakan Dokter keluarga sekaligus Dokter kemafiaan......Bryan menunggu dengan gelisah diluar ruangan, begitupula para penghuni Markas,Oskar dan Stev sedang menjalankan tugas perintah Bryan untuk menghubungi seluruh keluarga Anatasya........


"Bagaimana keadaan kakak?"Serempak keempat adik Anatasya yang baru saja datang dengan berlari dan langsung menghampiri Bryan yang sedang terduduk.....


"Dokter sedang memeriksanya"Jawab Bryan lemah sungguh dia sangat takut dengan keadaan Anatasya sekarang.......


Keempat adik Anatasya mengangguk lalu ikut terduduk dengan keadaan cemas walau hal seperti ini sudah biasa bagi mereka tapi tetap saja mereka menghawatirkan keadaan sang kakak......


"Nona muda,Tuan muda"Hormat Stev dan Oskar bersamaan saat menyadari kedatangan keempat adik Ladynya.....keempatnya hanya mengangguk.......


Kriet.....


Pintu ruang medis terbuka dan keluarlah sosok Dokter Jack dari ruangan itu dengan segera semua menghampiri Jack......


"Bagaimana keadaan Anatasya?"


"Apa luka kakak serius Dokter?"


"Apa Lady sudah sembuh?


"Apa semua baik-baik saja?"

__ADS_1


Mereka menyerbu Dokter Jack dengan pertanyaan yang membuatnya bingung harus menjawab yang mana terlebih dahulu.....


"Keadaan Lady baik-baik saja,lukanya tidak terlalu dalam hanya saja peluru itu mengandung racun,tapi tenang saja Racunnya sudah aku keluarkan dan tinggal menunggu kesembuhan Lady"Semua mengangguk dan menghembuskan nafasnya legah lalu semua menyerbu kedalam ruangan untuk memeriksa keadaan Anatasya langsung.....tapi hanya Justin,Sarah, K'K,Bryan dan kedua Asst Anatasya saja yang bisa masuk.........


Greb....


Bryan memeluk Anatasya erat yang sedang bersandar pada pembaringan, sungguh sedari tadi jantungannya sudah dag dig dug mencemaskan gadisnya ini..... Anatasya terkekeh dengan reaksi Bryan yang berlebihan tapi dia tetap membalas pelukan itu tak kalah erat.....


"Jangan meninggalkanku"Seru Bryan


"I am always by your side"


"Kemari sayang"Anatasya merentangkan tangannya menyuruh keempat kesayangannya itu mendekat......


Bryan mendengus dia masih belum puas memeluk kekasihnya tapi sudah harus dilepaskan,dengan berat hati dia pun menjauh membuat peluang untuk keempat adik iparnya itu.......


Bryan membulatkan matanya saat melihat keempatnya yang menjulurkan lidah kearahnya sebelum mereka memeluk kakak mereka.....


Anatasya terkikik melihat itu ,mereka benar-benar tidak akur.......


Mereka pun berbincang-bincang hangat didalam ruangan Anatasya,dengan Bryan yang dianak tirikan disitu,memang status keempat adik Anatasya lebih tinggi dibandingkan dia didalam hati Anatasya......dan dia hanya bisa bersabar dan terus mendengus kesal......

__ADS_1


Kriet......


Pintu ruangan Anatasya terbuka,membuat mereka yang ada didalam mengalihkan perhatiannya kearah pintu,tak lama keluar sosok wanita cantik yaitu sekretaris Wenny bersama seorang anak kecil yang berdiri disampingnnya.....


Anatasya dan yang lain tersenyum saat melihat siapa yang datang tapi tidak dengan Bryan yang menatap bingung bocah kecil tampan itu......


"Mommy"Teriak Sean ya....memang Sean,dia berlari cepat kearah Anatasya yang sedang merentangkan tangan,Sean naik kepembaringan dibantu oleh Oskar.....


"Huaaaa...Mommy kenapa"Tangis Sean pecah diatas pangkuan Anatasya,dia memeluk erat leher Mommynya itu.....


"Jangan menangis sayang,mommy tidak apa-apa"Anatasya mencoba menenangkan putranya dengan mengelus punggung dan mengecup pucuk kepala bocah tampan itu.......


"Hikss....Hiksss....Pasti Mommy capek kerja terus cari uang,supaya bisa beli mainan Sean"Sean bicara sesegukan berkata tepat didepan wajah Anatasya dengan wajah khas bocah menggemaskan,sontak perkataan Sean membuat mereka yang ada disitu tertawa ngakak......


"Tidak sayang,Mommy sehat kok,anak Mommy jangan nangis dong"Bujuk Anatasya tak tega melihat putranya itu terus menangis seperti ini......


"Huaaaa...Sean gk nangis kok"Sean berkata tidak menangis tapi dia terus mengeluarkan air mata.....mereka kembali tertawa dengan tingkah Sean......


Berbeda dengan Bryan dia menatap bingung sedari tadi,ditambah lagi bocah tampan itu memanggil kekasihnya Mommy,Bryan bertarung dengan pikirannya siapa bocah itu,tapi tiba-tiba perasaan Bryan tak karuan dan deg deg degan saat pikirannya menjalar keAnatasya yang sudah memiliki suami dan itu adalah anak mereka,selama ini Anatasya hanya menipunya dan akan meninggalkannya.......


Bryan menatap kearah kekasihnya yang tak memperdulikannya dan terus fokus pada bocah itu,Bryan menjadi iri dia semakin yakin bahwa bocah itu adalah anak Anatasya,dia mengepalkan tangannya dibawah sana dia berjanji akan merebut Anatasya walaupun sudah memiliki seorang anak,dia akan membunuh ayah anak itu walaupun nanti Anatasya membencinya dan akan menganggap anak itu sebagai anaknya bersama Anatasya.....Bryan tersenyum menyeringai mememikirkan rencana konyolnya......

__ADS_1


__ADS_2