Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Chapter 18


__ADS_3

"honey" sahut raymon saat melihat sang adik yang telah datang.


dan dengan jahilnya rachel berjalan ke arah raymon serta langsung duduk dengan manja di atas pangkuan sang kakak serta tanpa segan mengalungkan tangannya di leher sang kakak lalu mendaratkan ciuman di pipi sang kakak!!.


"kau siapa?". tanya seorang wanita tanpa malu, rachel menengok ke belakang serta menjawab dengan wajah polosnya


" aku?, aku adalah kekasih darinya" sahut rachel dengan santai dan masih pada posisi yang sama


" kau jangan berbohong!!". sarkas wanita itu dengan tajam


"turunkan nada bicaramu nona!!" tajam raymon


dan wanita itu menjadi gelagapan karna mendapatkan perkataan tajam dari raymon


"sayang aku lapar" ucap rachel dengan nada manja dan mengedipkan sebelah matanya


"maaf nona tapi kami yang lebih dulu mengajak tuan raymon makan siang" sela salah satu wanita itu sebelum raymon menjawab


"sayang" rachel menunjukan puppy eyes nya dan itu membuat raymon kalang kabut melihat wajah menggemaskan adiknya


"maaf, aku akan keluar bersama kekasihku" sahut raymon dan itu membuat rachel menatap sombong pada wanita wanita tadi.


"anda harus profesional tuan, kami ini client anda" sahut wanita satunya lagi


"sekali aku bilang tidak ya tidak, ada atau tidaknya kalian aku tidak akan rugi" bentak raymon. Membuat wanita wanita tadi ketakutan mendengar bentakan itu.


"ayo sayang" raymon berdiri dan menarik tangan rachel. Namun sebelum raymon keluar terdengar suara dari salah satu wanita tadi.


" secantik apa kekasih anda tuan sampai anda begitu membanggakannya" ucap wanita itu dengan berani


rachel yang mendengar perkataan tersebut merasa tertantang, dan ia berniat membuka maskernya. Karna memang selama ini tidak ada yang tau tentang raymon yang memiliki adik mereka hanya tau kalau raymon adalah anak satu satu nya di Keluarga besar itu.


rachel berbalik dan menarik masker yang menutupi sebagian wajahnya

__ADS_1


"astaga, titisan dewi" gumam wanita itu dengan tidak sadar, mereka seperti terhipnotis oleh kecantikan rachel.


"apa masih di ragukan" tanya rachel


dan mereka hanya menggeleng tanpa sadar, rachel menarik sudut bibirnya dan berjalan keluar di ikuti raymon dari belakang


banyak karyawan yang heran siapa gerangan wanita muda itu kenapa tiba tiba bisa sedekat itu dengan sang presdir.


ada pula yang mengira kalau rachel hanya wanita mainan saja, tapi jika mereka tau dialah keturunan asli dari pembisnis dunia sekaligus mafia yang di takuti hampir seluruh dunia mungkin mereka akan bertekuk lutut saat itu juga.


akhirnya rachel dan raymon keluar dari area kantor dan mereka menuju kawasan restaurant elit di kota tersebut.


"hahahahahaha...lihatlah kak betapa lucunya ekspresi dari wanita wanita tadi" ucap rachel di selingi gelak tawa


"kau memang pandai berekting sayang" sahut raymon sembari mengelus sayang kepala sang adik.


" siapa dulu, rachel gitu loh! sudah cantik, pintar, hebat, dan intinya komplit" rachel terus berceloteh sehingga sesekali terdengar gelak tawa dari raymon karna adik kecilnya.


***


" HELO PRINCESS PULANG..!!!". teriak rachel menggema di penjuru ruangan


" astaga kak, kau pikir ini hutan apa!!" sahut Alex dari arah dapur dengan memegang segelas jus jeruk


"maafkan aku" seru rachel, dan alex hanya memutar bola matanya malas.


"kenapa lama sekali kau pulang" suara lain terdengar dari arah tangga, siapa lagi jika bukan aiden.


"ahh tadi ada sedikit drama" sahut rachel dengan nada manja.


"drama apa kak?". sahut alex


akhirnya rachel menceritakan hal yg tadi terjadi di kantor tanpa melewatkan sedikit pun.

__ADS_1


..." hahahahaha....kau sangat pandai berekting kak" tawa alex pecah mendengar cerita sang kakak...


" aku memang bisa segalanya" narsis rachel


"memuji diri" sahut alex


"AIDEN" teriak rachel


" ada apa el kenapa kau sangat suka teriak teriak" jawab aiden dengan ketus


"calm bro" cengir rachel


" ai aku bosan sekolah, aku ingin langsung kuliah" ucap rachel tiba tiba


" jika itu maumu maka tahun depan kita bisa masuk di universitas milik mommy" sahut aiden dengan enteng


" kau serius ai?" rachel memastikan


" apapun untukmu sayang" ucap aiden dengan nada genit


" kenapa kau menjadi genit begini" tanya rachel heran dengan sikap aiden


"tidak ada" sahutnya kembali ketus, dan rachel kembali menggidikkan bahunya heran.


**


makan malam di keluarga besar saat ini tengah berlangsung dengan tenang.


" rachel apa benar kau langsung ingin kuliah?" tanya sang daddy


" benar, aku bosan dad lagi pula aku pintar" sahut rachel dengan sombong


" cih sombong!!". gumam alex

__ADS_1


"anak nakal, aku mendengarnya" seru rachel dengan tatapan tajam


" sudah sudah habiskan makanannya lalu istirahat" lerai alexsa, karna jika di biarkan akan terus berlanjut.


__ADS_2