
sesampainya mereka di depan kelas aiden dengan sopannya mengetuk pintu berwarna coklat tersebut dan terdengar sahutan dari dalam.
"masuklah" ucap guru yang ada di dalam kelas tersebut
"permisi buk kami adalah siswa baru disekolah ini" kata aiden tanpa melupakan aura dinginnya
"oh silakan masuk" ucap guru itu mempersilakan masuk
"anak anak kita kedatangan murid baru yah" seru guru wanita itu
"perkenalkan diri kalian" perintah guru itu
"saya aiden" ucap ai
"saya rachel" ucap el, aiden sengaja mengganti nama rachel menjadi el
"saya alex" ucap al
"ada yang ingin kalian tanyakan?".seru guru itu
"*kalian pindahan dari mana?"
"apakah hanya itu nama kalian?"
"apakah kalian termasuk orang kaya yang bisa masuk ke sekolah ini tanpa beasiswa?"
"hai manis apa kau sudah memiliki kekasih*?"
dan masih banyak lagi yang di tanyakan mereka
__ADS_1
"kami dari australia" jawab alex
"ya nama kami hanya itu saja kalau mau singkatnya kalian bisa memanggil kami ai, el dan al" ucap rachel
"tidak, kami tidak termasuk orang kaya" seru aiden dengan tatapan mata yg tajam
"kalau soal itu aku tidak bisa menjawab" dingin rachel
"baiklah kalian bertiga silakan duduk di bangku yang kosong" perintah guru itu dan di turuti oleh sih kembar
mereka duduk di bagian belakang rachel duduk dengan seorang gadis sederhana sedangkan aiden dan alex duduk bersama.
tiga jam kemudian terdengar bel pertanda istirahat telah tiba.
saat rachel tengah merapihkan buku bukunya tiba tiba meja mereka di gebrak oleh segeng gadis yang memakai make up terlalu tebal
"hey ana tolong ke kantin dan belikan aku makanan yang seperti biasa yah" suru dari salah satu mereka
"heh anak baru lo jangan macam macam yah sama kita atau lo bakalan tau akibatnya" seru seseorang gadis yang sepertinya dialah ketua geng tersebut
"gw gak takut " seru rachel dengan nada menantang
"wah nih anak baru songong abis" kata gadis itu lagi
tiba tiba aiden dan alex masuk, mereka dari kantin untuk membelikan princesnya makanan
"ada apa ini" seru alex saata melihat keributan di meja sang kakak
dengan sekejap mata gadis gadis tadi menjadi manja kepada adik dan kakak rachel
__ADS_1
"lihatlah anak ini mencari masalah denganku" seru gadis itu bergelayut di tangan alex
"apa apaan sih lu lepasin gak" sentak alex karna dia takut melihat tatapan sang kakak
" sudah sudah semuanya bubar" suara aiden yang dingin membuat mereka takut sehingga gadis gadis tadi segera pergi
"el makasih yah udah nolongin gw" seru ana
"perkenalkan nama gw anastasya gabriela" seru ana sembari menyodorkan tangannya
"ya, mulai sekarang lu ikut kita biar mereka gak semena mena lagi ama lu" tawar rachel
"iya makasih yah" ucap ana
tidak terasa jam pulang sekolah akhirnya tiba, ai el dan al keluar paling akhir dari kelas di ikuti ana
"rumah lu di mana an?" tanya rachel
"rumah gw gak jauh kok dari sini kalian deluan aja gak apa apa kok" bohong ana
"jangan berbohong padaku sekarang kita adalah teman" rangkul rachel
"mari ikut kami, kami akan mengantarmu ke rumahmu" tawar rachel
"tapi el" ana ingin menolak
"aku tidak menerima penolakan" finis rachel.
**NB: di sini hanya akan terfokus pada raymon, aiden, rachel dan alex. para orang tua akan muncul dalam hal penting saja oke.
__ADS_1
tetap ikuti cerita ini yah🤗
Misel❤**