Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
chapter 11


__ADS_3

"uncle kapan kau tiba di sini?" tanya rachel yang tengah asik bersandar pada bahu alex


tiba tiba ia merasa sesak di dadanya dan hanya satu nama yang teringat yaitu nama aiden


"arrgghhh" erang rachel membuat brayen juga alex terkejut


"kakak" panik Alex "little girl ada apa" panik brayen


"a..ai...aiden" ucap rachel terputus putus


"aiden" belum selesai alex berucap ia pun merasakan hal serupa dengan apa yang di rasakan rachel


"aarrghhh" teriak alex


"little boy kau juga merasakan sakit" seru brayen


"memang ikatan batin yang kuat" batin brayen


"uncle tolong ambilkan aerphoneku di dalam tas itu" ucap rachel sembari terus menekan dadanya


"ini sayang" ucap brayen memberikan apa yang di inginkan rachel


"ai, aiden kau mendengarku" seru rachel memanggil manggil aiden


" ada apa?". sahut aiden di sebrang sana


"kau sedang di mana? apa yang terjadi" pertanyaan beruntun rachel layangkan


tapi belum sempat aiden menjawab suara senjata api terdengar di pendengaran rachel


dor


dor


dor

__ADS_1


"aiden apa yang terjadi" tanya rachel tapi sayangnya sambungan itu sudah terputus


"little girl ada apa? apa yang terjadi pada aiden?". tanya brayen


"aku pun tidak tau uncle, tapi tadi aku mendengar suara tembakan" sahut rachel


"apa suara tembakan?" ulang brayen agar dia tidak salah dengar


"eum" singkat rachel


"alex lacak kakak kita" perintah rachel


"baiklah" sahut alex


"dapat, ayo kita ke sana uncle dia membutuhkan bantuan" seru alex


brayen memacu mobilnya dengan sangat kencang


sedangkan di tempat aiden dia tengah membabat habis musuh yang coba mengganggu wilayahnya dan itu di pimpin oleh seorang wanita


" ku bunuh kau" seru wanita itu yang bernama clara


clara langsung menyerang aiden dengan membabi buta, sudut bibir aiden sudah mengeluarkan darah serta pelipisnya juga terluka. Membuat aiden semakin menggila kala tubuhnya terluka


Brakkkk


bukkk


bukk


kreakk


aiden menendang perut clara dan juga melayangkan pukulan pada punggung serta dada clara hingga clara terbatuk darah.


tapi dari arah lain tanpa sepengetahuan aiden clara telah menyiapkan bala bantuan, ya dari jarak yang sangat jauh seorang sniper tengah membidik aiden

__ADS_1


Dor


dor


dua peluru di lepaskan, aiden dapat menghindari peluru pertama tapi sialnya peluru kedua tepat mengenai punggung kekar aiden


"AIDENN" teriak rachel kala matanya melihat peluru itu mengenai punggung sang saudara


sembari keluar dari mobil tangan rachel tengah mengisi peluru pada pistolnya, dan dengan santai tapi tersirat kemarahan yang besar di mata tersebut ia membidik clara dan dengan sekali gerakan dua peluru bersarang di dada clara


dor


dorr


"bidikan yang sangat cantik rachel" pujinya pada diri sendiri


aiden merasakan aura kemarahan yang di pancarkan rachel bukan hanya kepada musuh tapi pada dirinya juga


rachel terus menembak tubuh musuh yang telah bersimbah darah tersebut sembari menangis, ia menangis bukan karna lemah tapi ia marah pada aiden yang hanya bertindak sendiri dia tidak menganggap mereka berdua sebagai saudara yang harus saling membantu.


"rachel sudah hentikan" peluk aiden pada tubuh rachel


"lepaskan" teriak rahel dan aura kemarahan itu sangat terasa


rachel memasukan kembali senjatanya dan berjalan meninggalkan aiden juga alex. Ia berjalan ke arah mobil aiden yang terparkir tidak jauh dari sana dan masuk serta menjalankan mobil itu dengan kecepatan penuh


"rachel/kakak/little girl" teriak ketiga lelaki itu


tapi itu semua sia sia karna mobil rachel telah melaju dengan kencang, ia tidak pulang ke mansion smith tapi rachel pulang ke markas besar KBR yang ada di jerman


tin tin tin


bunyi klason dari rachel, mereka mengenali setiap Mobil keluarga sang lady


tapi mereka terkejut karna yang keluar dari mobil itu nona muda mereka dan dengan keadaan yang kacau.

__ADS_1


rachel masuk ke dalam markas tanpa ekspresi sedikit pun tapi ia masih memancarkan Aura kemarahan tersebut dan itu membuat semua Mafioso hanya menunduk saat rachel melewati mereka.


rachel masuk ke kamar pribadinya dan mengunci kamar tersebut karna pasti aiden akan mengikutinya ke sini, sebab ia tau di setiap mobil keluarga mereka telah di pasang pelacak canggih rancangan sang mommy sendiri.


__ADS_2