Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Eps 101


__ADS_3

"No...nona....muda....sepertinya mengalami tekanan pada jiwanya sehingga sering membuat dia hilang kendali dan kesadaran.....selain itu tadi saya menduga bahwa nona muda juga sepertinya sering mengalami Epilasi....dan penyebabnya adalah Trauma dimasa lalu.....tapi itu hanya dugaan ....untuk lebih pasti Nona muda bisa melakukan pemeriksaan keDokter Spesialis Kejiwaan"Jelas Dokter itu dengan hati-hati......


Para tetua itu menatap tak percaya....gadis seperti Anatasya yang terlihat baik-baik saja ternyata menyimpan banyak derita yang bahkan belum tentu sanggup mereka hadapi....kedua wanita parubayah itu meneteskan air mata menatap kearah gadis kecil yang tengah terbaring.....


Bryan kakinya tiba-tiba lemas mendengar itu....dia tak menyangka ternyata masalah yang dialami Anatasya sangat berat hingga membuat tekanan kuat pada jiwanya....Bryan berjalan lunglai kearah gadisnya .....dia duduk ditepi ranjang....membelai kepala Anatasya penuh kasih sayang...


"Kenapa selama ini menyembunyikannya dariku"Batin Bryan....melihat Anatasya yang seperti ini dia merasa gagal untuk melindungi dan juga menjadi banteng pelindung untuk gadisnya...


Para tetua itu berjalan keluar kamar untuk memberi ruang kepada Bryan agar bisa lebih menerima situasi.....dan juga keadaan...


Bryan terus mengelus kepala itu dengan sayang,pandangannya sama sekali tak teralihkan dari sang gadis.....dia teringat tatapan kosong itu...banyak sekali kesedihan didalamnya....


"Sayang maafkan aku,bolehkan aku menyalahkan waktu....waktu begitu terlambat mempertemukan kita sehingga saat masa-masa tersulitmu aku tidak berada disisimu menemanimu dan menggangdeng tanganmu....tapi tidak apa sayang.....waktu yang lalu akan aku ganti dengan waktu mendatang....aku akan selalu berada disisimu mendengar keluhanmu,aku berjanji kedepannya tidak akan ada lagi air mata...sekarang kebahagianmu adalah yang utama...."Ucap Bryan menatap sendu Anatasya.........dia mengecup mesra kening sang gadis dan terus mengelus pucuk kepalanya untuk memberi kenyamanan....


"Aku mencintaimu"........


🌄🌄🌄🌄🌄


Eughhhhhh...


Sinar matahari yang masuk dari celah-celah jendela begitu mengusik mata Anatasya yang sedang tertidur....perlahan mata indah itu mulai terbuka....pancaran warna galaxi yang indah dan mengerikan mulai keluar ......sekarang mata itu telah terbuka sempurna......bagaikan mata seorang siluman dia menatap tajam kesetiap penjuru ruangan....dan pandangan itu langsung meneduh kala dia melihat sosok pria tampan yang sedang memejamkan mata tepat disebelahnya .........


Ceklek.......


"Mommy"Panggil Sean yang baru masuk kedalam kamar Bryan.....dengan suara serak dan juga masih mengenakan piyama tidur.... Anatasya mengalihkan pandangannya pada sang putra....dia membentangkan tangan.....

__ADS_1


"Anak Mommy dari mana saja hem?"tanya Anatasya pada sang putra yang kini sudah memeluknya erat masih diatas ranjang.....


"Huaaaa....Mommy yang kemana....grandma bilang semalam Mommy pergi kerja...."Jawab Sean dengan menangis kencang..... Anatasya menjadi menjadi panik sendiri.. dia berusaha mengingat kejadian semalam sampai dia tertidur disini...


"ehhhhh maafkan Mommy boy semalam Mommy terburu-buru"Dalih Anatasya mencoba memberi pengertian pada putranya yang masih terus menangis itu...


"Hikssss .. Mommy kerja gak bilang Sean....Hiks...."


"Cup....cup....anak Mommy....mommy minta maaf ya...."


Mendengar ribut-ribut dan juga ranjang yang terus bergerak membuat tidur Bryan terusik....dengan perlahan dia membuka mata...Bryan langsung terlonjak saat melihat sang kekasih dan sang putra yang tengah menangis....


"Eh putra Daddy kenapa menangis Hem?"Tanya Bryan menyandarkan tubuhnya pada kepala ranjang.....dia mengambil alih Sean dari pangkuan Anatasya.....


"Huaaaa....Daddy sama Mommy semalam tinggalin Sean"Tangis Sean kembali pecah dengan memeluk erat leher Bryan.....Bryan menatap kearah gadisnya yang tampak kebingungan.....


"Nggak mau.....huaaaa...."


"Gini deh kalo anak tampan nggak nangis lagi....nanti besok-besok Daddy ajak jalan-jalan"


"Daddy janji?"


"Janji Boy"


"Yaudah Sean nggak nangis lagi"

__ADS_1


Anatasya tersenyum melihat keduanya yang tengah asik bernegosiasi....dia dibuat takjub dengan kesabaran Bryan dan juga ketulusannya kepada sang Putra.....melihat mereka yang seperti itu sungguh membuat hati Anatasya teduh semua beban terasa hilang..... tiba-tiba ingatan semalam kembali muncul di kepalanya....dia kembali teringat saat dia yang tengah mengingat Almarhum Anna hingga membuatnya terasa tertekan dan juga sakit bersamaan saat bayangan kebersamaan mereka terlintas.......


Bryan melirik dengan ekormatanya....dia melihat Anatasya yang tengah melamun...Bryan dapat melihat jelas raut kesedihan yang begitu dalam dari balik sang gadis....hati Bryan bagai tertusuk saat melihat gadisnya yang bersedih dia dapat merasakan kesedihan itu.....


"Anak Daddy sudah waktunya mandi dan bersiap pergi kesekolah, pakaiannya sudah disiapkan Grandma semalam....dan nanti Daddy yang antarkan kesekolah"Seru Bryan .....Mata Sean berbinar seketika dia mengangguk cepat dan beranjak keluar dengan riang..... sampai-sampai dia melupakan Morning Kiss untuk Mommynya.....


Greb......


Anatasya tersentak saat tiba-tiba tubuhnya direngkuh dengan erat oleh pria tampan disebalahnya......dia hanya mampu terdiam pikirannya masih melalang buana entah kemana....


"Ada apa Hem?"Tanya Bryan lembut.....dia mengusap punggung Anatasya,mencoba menyalurkan kekuatan dan juga semangat....


Anatasya hanya menggeleng didalam dekapan Bryan...dia sekarang sedang merasakan kerinduan pada Mommynya.....


"Apa kau masih mau bersamaku setelah mengetahui masalah kejiwaanku?"Tanya Anatasya lirih....Bryan menghela nafas....dia cukup mengerti dengan perasaan Anatasya....memliki banyak masalah dengan kejiwaan bukanlah masalah sepele,tapi Bryan tak ada niat sedikitpun untuk meninggalkan kekasih tercintanya...malah hal ini membuat Bryan semakin menggebu-gebu mencintai sang gadis dan juga semakin ingin menjadi benteng pelindung yang selalu ada untuk Anatasya....


"Sedetikpun aku tak ada niatan berjauhan denganmu"Jawab Bryan dengan tenang,dia merengkuh tubuh mungil itu kuat mengecup pucuk kepala Anatasya berkali-kali.....


"Aku.....aku merindukan Mommy"Guman Anatasya,Bryan yang mendengarnya cukup merasa sesak dia tak sanggup melihat kesedihan itu dia hanya ingin gadisnya selalu merasa bahagia....bukan seperti ini....


"Ayo kita berkunjung sayang.....aku juga ingin berkenalan dengan Ibu mertua....agar ibu mertua tau bahwa menantunya ini sangat tampan"Bryan mencoba membuat lelucon untuk mengurangi kesedihan Anatasya....


Anatasya mendongak.....


"Calon Ibu mertua"Tekan Anatasya mengerucutkan bibir kesal...Pria ini kenapa kerjanya selalu mengaku-ngaku

__ADS_1


"Maksudnya seperti itu"Cup.....Bryan terkekeh dan mengecup bibir tipis itu dengan gemas.....


__ADS_2