Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
27. pertemuan pertama


__ADS_3

saat mata elang alexsa menangkap keberadaan abang dan abang angkatnya ia langsung menunduk, bagaimana tidak ia duduk di barisan kedua dari depan setelah guru guru.


saat stiv sedang berpidato mata lexsi tak perna lepas dari wanita di depannya yg dia yakini adalah adik yang selama ini hilang tapi


masih ada sedikit keraguan di hatinya bagaimana tidak, sudah banyak sekali perubahan di diri alexsa setelah terakhir ketemu sebelum acara di kediaman Smith beberapa tahun lalu


"baby ada apa, kenapa kau terus menunduk? apa karna meraka" kata edward sembari matanya mengkode ke arah kedua abang alexsa


"hhmmm" jawab alexsa yang sedari tadi menahan sesuatu.


"bersikap biasa saja baby" seru edward


"atau kau akan membongkar jati dirimu pada mereka" tanya edward


"aku bingung" jawab alexsa singkat


"ikuti kata hatimu baby, aku mendukung apapun keputusanmu" saran edward


"terimakasih honey kau memang yg terbaik" tutur alexsa sembari tersenyum yang mana membuat satria terpana untuk edward jangan di tanya rasanya ia ingin langsung memakan istri cantiknya karna sangat menggoda ketika tersenyum.


setelah selesai berpidato lexsi menutupnya dengan beberapa candaan yg membuat semua siswa siswi luluh bukan hanya karna ganteng tapi juga mapan dan kaya.


jangan tanya amelia dia sangat menyombongkan diri karna menyandang marga SMITH ia tidak seperti alexsa yang biasa saja, amelia memamerkan kalau yang ada di depan itu adalah abangnya.


"kuyy lihat abang gue ganteng kan kalian pasti ingin punya abang kaya gue" kata amelia dengan bangganya


acara telah di lalui dengan lancar semua sedang menikmati hidangan berkelas yang di sediakan pihak sekolah dan tentunya di sponsori oleh alexsa sendiri.


"di mana wanita tadi, aku yakin dia alexsa adikku yang selama ini aku cari" seru lexsi sembari matanya menyapu setiap sudut ruangan.


dan akhirnya ia menemukan sosok yang sedang di cari tengah berbincang dengan seorang lelaki siapa lagi kalo bukan edward. Saat lexsi ingin melangkah ke arah alexsa stiv memanggilnya membuat ia mengurungkan niatnya

__ADS_1


"lexsi tunggu..." teriak stiv yang sedikit jauh dari tempat lexsi berdiri


"ada apa?" tanya lexsi


"kau hendak pergi ke mana?" tanya balik stiv pada lexsi


"aku tadi melihat alexsa" kata lexsi membuat stiv terkejut


"yang benar saja?" kejut stiv


"ia.....aku pergi dulu sebelum aku benar benar kehilang jejaknya" kata lexsi cepat


"kalau begitu aku ikut" kata stiv


"baiklah ayo" seru lexsi


saat mereka sampai di tempat tadi lexsi melihat alexsa ternyata tempat itu sudah kosong..


tapi tiba tiba dari arah belakang terdengar suara wanita yg amat sangat mereka rindukan siapa lagi kalau bukan alexsa.


lexsi dan juga stiv seketika berbalik dan melihat siapa pemilik suara itu, benar saja wanita cantik itu berdiri di hadapan mereka, lexsi yang tidak bisa menahannya langsung saja memeluk tubuh adik kesayangannya princes di hidupnya


"alexsa....maafin abang sayang" kata lexsi dengan lirih tanpa di sadari air matanya jatuh membasahi pipi lexsi dia benar benar rindu dengan adiknya


tidak ada balasan dari alexsa tapi juga dia tidak menolak pelukan hangat sang abang yang juga di rindunya


"hiks hiks de maafin abang, abang gak tau kalau semua ini akan terjadi dan merenggut satu nyawa juga menghilangkan salah satunya selama bertahun tahun" kata lexsi dengan terus memeluk alexsa dan menangis di bahu alexsa


tiba tiba runtuh sudah pertahanan alexsa ia membalas pelukan sang abang dan menangis tersedu sedu, semua orang yang menyaksikan pertemuan itu menjadi terharu


"aku juga merindukan abang hiks hiks maaf aku pergi tanpa memberi tahu abang" alexsa berkata dengan air mata yang terus mengalir

__ADS_1


setalah lama berpelukan akhirnya alexsa melepas pelukannya dan menatap sedih sang abang. Di sisi lain ada yang sedang cemberut karna tidak di hiraukan siapa lagi kalo bukan stiv abang angkat alexsa


"deria.....apa kau tidak merindukanku?" tanya stiv dan alexsa menjawab


"tidak buat apa merindukanmu" kata alexsa bercanda dan semakin membuat stiv cemberut


"jangan manyun bang, aku juga merindukanmu. Makasih telah mengawasi perusahaan dengan sangat baik aku bangga" ucap alexsa dengan senyum indah


tiba tiba sebuah tanggan kekar menarik pinggang alexsa hingga pelukan mereka terlepas


"akkhhhh....apa apa kau baby jangan bilang jika kau cemburu" seru alexsa


"aku akan memakanmu di sini jika kau berani memeluk pria lain lagi" seru edward terdengar dingin


"baiklah" balas singkat alexsa


"siapa dia sayang?" tanya lexsi pada alexs


"jika ingin tau datanglah ke mansionku nanti akan aku kirim alamatnya" seru alexsa


"apa kau tidak akan kembali pada abang?"tanya lexsi lagi


"sepertinya tidak" singkat alexsa


"kalau begitu kami deluan masih ada yang ingin kami lakukan"seru edward dengan datar tak lupa aura dinginnya


di sisi lain ruangan yang tidak terlalu jauh dari tempat alexsa berdiri seorang perempuan yang sangat membenci alexsa karna alexsa kembali mendapatkan separuh kebahagian yaitu abangnya padahal sudah bertahun tahun amelia mencuri hati lexsi tak perna bisa dengan bertemunya alexsa dan lexsi membuat ia semakin membenci alexsa dan semakin gencar untuk menyingkirkannya.


**Terimakasih sudah mampir di cerita author love you jangan lupa tinggalkan jejak yah


Bersambung**...........

__ADS_1


__ADS_2