
tampilan Rachel saat gaunnya terlepas
semua tamu undangan kaget dengan penampilan Rachel, mereka bertanya tanya siapa Rachel sebenarnya. Raquel pun terkejut melihat Rachel sudah siap dengan senjata di tubuhnya.
" siapa dia sebenarnya?". pertanyaan di benak Raquel
"kau sunggu penuh kejutan!!" gumam Aiden
" terlihat juga" gumam Alex
Rachel maju menyerang mereka yang masih tersisa, ia menggunakan belati kembar di kedua tangannya. Gerakannya yang lincah dan juga gesit sehingga menyulitkan musuh untuk melihat pergerakannya.
Srekkk srekkk srekkkk bruukkk braakkk
Rachel menggores setiap urat kehidupan dari musuh bahkan ada yang sampai terlempar ke sana ke mari.
semua orang suruhan Raquel tergeletak tak sadarkan diri lagi, tapi tiba tiba datang lagi bala bantuan entah dari mana dan itu membuat senyum cerah di wajah Raquel.
Aiden dan Alex yang melihat ratusan orang bersenjata masuk ke pekarangan tempat pesta di selenggarakan. Raymon pun ada di sana memperhatikan ketiga adiknya.
" raja dan ratu iblis, kalian tidak akan selamat!!" gumam raymon
" ayo bermain bersama" seru Rachel dengan senyum menyeriangi.
"lima menit cukup?". tanya Rachel
tanpa berlama lama mereka mulai menyerang secara bersamaan, dan gerakan badan mereka sangat memukau tendangan dan pukulan maut yang mereka layangkan seketika membuat tubuh musuh tidak lagi bangkit dari jatuhnya.
baaakkk buukkkk kreaakkkk baammm braaakkk
__ADS_1
seperti sebuah alunan musik di telinga si kembar betapa enaknya teriakan musuh tersebut, setelah semakin banyaknya musuh berdatangan akhirnya Rachel menggunakan belatinya
"waktu tersisah tiga menit!!" seru Rachel masih antusias.
sreekkk
sraaakkk
sreekkk
sraaakkkk
braaakkk
sreeekkk
"aaarrrgggghhhhh....aaaaaarrrggghhhh....aaarrrggggggg... aaaarrrggghhhh!! "
" sungguh keturunan sang Lady dan King" gumam raymon yang menyaksikan keganasan adik adiknya dalam menghancurkan musuh musuh.
Raquel dan juga ketua dari dua mafia itu mulai ketakutan saat tidak ada lagi anggotanya yg tersisa.
" mau kemana kalian!!" hardik Raquel saat kedua ketua mafia itu hendak pergi.
" apa kau tidak lihat kita sudah kalah, aku tidak mau mati konyol di sini!!" jawab ke dua orang itu.
" tidak semuadah itu" tiba tiba terdengar suara yang begitu halus menusuk ke dalam gendang telinga mereka berdua, saat itu pula berlututlah dua orang tersebut karna merasakan aura membunuh dari Rachel, mereka sudah tidak dapat berdiri dengan tegak lagi.
" berdiri kalian" seru Aiden dari arah belakang Rachel
mereka pun mengikuti setiap apa yang di perintahkan oleh Aiden.
__ADS_1
" karna anak buah kalian sudah tidak tersisa lagi aku berbaik hati dan memberi pilihan" ucap Aiden memberikan setitik cahaya terang bagi hidup mereka
" ikut aku atau..!" aiden sengaja menggantung ucapannya beberapa saat dan di lanjut kembali.
"LEONA LEONI!!" teriak Aiden
tiba tiba terdengar suara auman juga geraman dari arah pintu samping, tidak lama kemudian muncul dua ekor binatang buas, ya leona adalah harimau betina yang di selamatkan Aiden waktu ia menelusuri hutan sedangkan leoni ada singa jantan yang juga di temukan Aiden di pinggir jalan dengan keadaan terluka parah, Aiden menolongnya dan mengobatinya sehingga mereka sekarang menjadi sangat jinak kepada Aiden bahkan kedua saudaranya.
" aaaarrrrggghhhhhhh!! " teriakan Raquel mengundang perhatian leona dan leoni
saat mereka bersiap berlari ke arah Raquel, Rachel segera memberi kode kepada kedua hewan itu.
" kheemm" ia berdehem saat keras sehingga kedua hewan itu tiba tiba berhenti dan tidak jadi ke arah Raquel.
" belum saatnya" bisik Rachel pada telinga kedua hewan itu.
seperti yang mengerti itu, mereka berdua langsung duduk diam dekat kaki Alex
"anak pintar" tepuk Alex pada kepala Leona dan Leoni. kedua hewan itu mengendus endus pada Alex membuat Alex gelii melihat tingkah laku kedua hewan itu.
" untuk kalian berdua pilihan ada di tangan kalian" ucap Aiden dengan aura yang masih sama
" kami ikut kalian tuan" sahut salah satu di antara mereka dan yang satunya lagi hanya mengangguk.
"baiklah. Leona Leoni kemarilah" panggil Aiden
" kalian laparkan" ujar Aiden membuat kedua hewan itu senang karna mengerti akan di beri makan.
" kalau seperti itu kalian bisa makan malam, wanita yang ada di sana silakan di makan" ucap Aiden membuat kelopak mata Raquel terbuka, belum sempat ia berucap kedua hewan buas itu sudah lebih dulu menyerangnya.
"bereskan jika kedua kesayanganku sudah selesai makan malam" perinta Aiden pada penjaga Leona juga Leoni.
__ADS_1