Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
eps. 36


__ADS_3

setelah kepergian Priston beserta kawan kawannya terlihat ada mobil lain yang memasuki halaman markas tersebut, ya mereka adalah Aiden dan juga beberapa anak buah yang dia bawa.


" periksa sekitar, tapi hati hati jangan lengah" perinta Aiden dengan tegas.


setelah memeriksa beberapa saat anak buah Aiden kembali dengan wajah bingung dan itu menarik perhatian Aiden.


" ada apa? kenapa dengan wajah kalian." tanya Aiden penasaran


" maaf tuan muda seperti kita terlambat". ucap anak buah Aiden dengan ekspresi yang berubah ubah


" jelaskan dengan benar" tekan Aiden


" ini tuan muda di dalam markas telah tak ada orang, yang ada hanya mayat berserakan sepertinga sudah ada yang lebih dulu tapi siapa, dan juga ini baru saja terjadi darah mereka masih segar dan masih berbau anyir" jelas anak buah Aiden


" siapa yang telah mendahului kita? dan jelasnya orang orang tersebut berada di pihak kita" gumam Aiden


" ayo kita pulang nanti kita bicarakan di markas saja?." ajak Aiden

__ADS_1


sedangkan di Irlandia semua tengah khawatir dengan ketidakadanya Aiden dan mereka pun tak dapat melacaknya.


" kemana anak itu, kenapa tidak ada kabar sama sekali" Alexsa sembari berjalan dan mengoprasikan ponselnya mulut pun tak hentinya mengoceh.


" sayang, duduklah dulu!!". tarik Edward di lengan Alexsa agar duduk di sampingnya


" tapi anak itu benar benar tak mengingat kami kah". tandas Alexsa


" sayang kau pun tau bagaimana anak anak kita tumbuh jadi tidak perlu khawatir begini aku yakin dia pasti baik baik saja" pungkas Edward sembari membelai pipi Alexsa agar tenang


sedangkan di kamar rawat Rachel ada Anna juga Alex. ekspresi Anna menyiratkan kesedihan atas apa yg terjadi pada adiknya, lain halnya dengan Alex yang malah menampilkan ekspresi kesal sambil matanya mendelik menatap sang kakak yang masih setia memejamkan matanya.


" hey gadis centil ayo buka matamu aku tau sedari tadi kau sudah sadar" sarkas Alex dan itu membuat Anna memelototkan matanya


" aarrggghh....sebentar saja biarkan aku memejamkan mata anak nakal" teriak Rachel karna merasa geli di gelitik oleh sang adik


" little girl jadi dari tadi benar kau sudah sadar?". tanya Anna dan Rachel hanya memperlihatkan gigi rapinya

__ADS_1


" ohh astaga, buat orang panik saja kau ini dasar yahh" Anna malah kesal dan mengomel sembari berjalan ke luar hendak memberitahu kalau Rachel telah sadar.


" Mom Dad, kalian di mana?". teriak Anna seolah dia sudah terbiasa dengan keluarga ini


" astaga sayang jangan berteriak nanti tenggorokanmu sakit" Edward datang dari arah belakang


" dad lihatlah putrimu yang menyebalkan itu dia sengaja membuat kami khawatir, padahal sedari tadi dia sudah sadar" adu Anna setengah merengek


" apa Rachel sudah sadar?". teriak Alexsa dengan cepat berlari ke arah kamar Rachel


" pantas saja, ibunya pun suka berteriak" cibir Edward dan hanya dia yang mendengarnya


" sayang mana yang sakit umm?". Alexsa datang dan langsung duduk di tepi ranjang


" aku hanya tidur mom tidak usah berlebihan seperti itu" pungkas Rachel membuat mereka kesal


" terserah padamu" pasrah Alexsa

__ADS_1


" di mana Aiden?". tanyanya


__ADS_2