
Anatasya menatap datar Rogers,perlahan Anatasya berdiri dari jongkoknya masih dengan mengangkat tangan keatas....
"Wah Lady....kau tumbuh dengan baik....lihat walau memakai penutup wajah,tapi kecantikanmu begitu terpancar"Ucap Rogers dengan melangkah mendekat kearah Anatasya....
"Kau begitu menghormatiku ternyata"Anatasya terkekeh dari balik Cadarnya....
"Tentu,berkatmu aku bisa seperti ini"Rogers berbicara tepat didepan Anatasya,tidak ada lagi Hormat dan memberi salam seperti dulu saat dia masih menjadi bawahan Anatasya....
"Jadi bagaimana sekarang Rogers?"Tanya Anatasya santai,dia bahkan menurunkan tangannya,dan mulai berjalan lebih dekat kearah Rogers....
"Mau apa kau?"Bentak Rogers berjalan mundur,jujur saja walau sekarang permainan dia yang ambil alih,tapi bagaimana pun Anatasya tetap lebih kuat darinya berkali-kali lipat,dia cukup tau bagaimana kemampuan Anatasya....
"Bukankah,ingin menangkapku Hem?"Anatasya menyeringai dan semakin maju kedepan,Rogers terus mundur,mereka semua yang ada disana merinding dibuatnya...
"Tuan gadis ini bisa dijadikan mainan kita"Sahut seorang anak buah Rogers, Anatasya melirik kearahnya dengan kekehan yang membuat mereka bingung....
"Kau...dia ini wanita gila...dia tidak mempan walau bercinta secara bergilir"Pekikan Rogers dengan nada menyindir...
"Kau ingin bercinta denganku?,tapi aku rasa milikmu itu tidak bisa memuaskan aku"Ejek balik Anatasya bahkan kini suara tawanya sedikit terdengar,mereka semua menganga sungguh tidak menyangka bahwa Lady TZX segila ini....
__ADS_1
"Hai tangkap gadis gila ini, sungguh dia sangat memuakkan"Bentak Rogers pada anak buahnya....
Perlahan mereka semua maju,sangat banyak benar-benar banyak,sambil berjalan kearah Anatasya sodoran senjata mereka sama sekali tidak turun dan teralihkan, seolah-olah Anatasya adalah seekor singa yang bisa menyerang kapan saja....
"Jalan"Bentak Rogers,berjalan terlebih dahulu,dia juga sudah memegang sebuah senjata untuk jaga-jaga....
"Kau sungguh tidak sopan Rogers"Ejek Anatasya kembali terkekeh,tapi dia tetap mengikuti Rogers dari belakang,semua anak buah Rogers terus mengawasi dengan mengambil jarak dari Anatasya.....
Saat menuruni tangga, Anatasya kembali dibuat terkekeh saat melihat betapa banyaknya anakbuah yang dibawa Rogers, sampai-sampai gedung tua ini saja tidak muat...dan bahkan beberapa dari mereka berjaga didepan....
Mereka semua menatap Anatasya,semua dari mereka berjenis kelamin laki-laki,mereka takjub pada tubuh dan kecantikan Anatasya walau dibalut oleh sebuah cadar....tapi mereka tidak boleh lengah,saat Anatasya melangkah menuruni tangga dengan serentak mereka mengangkat senjata dan juga ikut menyodorkan kemanapun Anatasya melangkah.....
Saat Anatasya ingin membuka pintu mobil tiba-tiba....
Brughhhhh.
Anatasya jatuh ketanah,dia setelah Rogers diam-diam memberi obat bius kewajahnya....
"Hahahahha,dasar gadis bodoh,kau itu bagai singa jika dibiarkan hidup"Rogers kembali tertawa,dengan perlahan dia mengangkat tubuh Anatasya kedalam mobil,saat mulai menyentuh tubuh Anatasya tiba-tiba Rogers merinding ngeri inilah kali pertama dia bersentuhan dengan mantan Lady sedekat ini....
__ADS_1
"Ayo jalan"Suruh Rogers yang duduk tepat didepan disebelah supir, Anatasya kini sudah terbaring dibelakang dengan tangan dan kaki diikat....
Roger melajukan mobi menjauh dari kawasan gedung tua itu,diikuti oleh seluruh anak buahnya,bahkan dari tak tanggung mereka pun membawa Tank ikut serta,dua helikopter dan satu mobil tempur....
Mereka terus melajukan mobil sampai menuju kawasan hutan. Semua anak buah Rogers keluar dari mobil saat jalan menuju hutan sudah tidak bisa dimasuki mobil....perlahan satu persatu anak buahnya diangkut dengan helikopter menuju tempat persembunyian,sedangkan untuk mobil mereka tadi sudah dialihkan kearah markas yang ada di kota.....semuanya bergiliran diantarkan keMarkas persembunyian,dan terakhir kali adalah Anatasya yang masih terus menutup mata,Rogers mempong Anatasya hati-hati...dia takut gadis gila ini akan bangung dan balik menyerangnya.....
Disisi Bryan.....
"Arggggggg....sialan"Teriak Bryan frustasi,dia berteriak dengan keras seperti orang gila...bahkan dia menarik rambutnya berkali-kali....
"Cepat lacak keberadaan Lady,aku tidak mau tau"Teriak Bryan lagi menggema diseluruh ruangan,semua yang ada disana hanya bisa menundukkan takut dengan kaki gemetaran.....
"Cepat jangan memberiku kabar buruk,atau akan aku keluarkan isi perut kalian semua"Teriak nya membentak lagi dan lagi memandang mereka dengan tatapan membunuh.....
"Tenanglah King"Ucap William perlahan maju dan menepuk pundak Bryan yang terlihat sangat emosi....
"Tenang bagaimana,dia mengambil gadisku"Lirih Bryan,dia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan...dia terus menghela nafas kasar...
Mereka semuanya hanya bisa diam tanpa berkomentar, semuanya juga merasa bersalah karna tidak bisa menjaga pemimpin mereka...dengan perlahan semuanya melakukan tugas masing-masing untuk melacak keberadaan sang Lady,mereka mengerahkan seluruh kekuatan untuk melakukannya....
__ADS_1