Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Chapter 20


__ADS_3

"little girl, bagaimana keadaan kakakmu?". ujar alexsa setelah tiba di rumah sakit.


seisi rumah sakit gempar karna kedatangan pemilik RS itu sendiri.


" masih di tangani dokter amanda mom! " sahut rachel dengan wajah yang nampak lelah


" kau terlihat lelah sayang, pulanglah dulu istirahat biar mommy and daddy yang akan menjaga di sini" ucap alexsa memberi perhatian pada anak perempuannya


" tidak mom aku ingin menunggu kabar kakak. " tolak rachel


" eum baiklah" sahut alexsa


alexsa mengedarkan pandangannya, ia mencari ke dua anak laki lakinya


" mereka sedang pulang berganti pakaian lalu akan kembali lagi" ucap rachel seolah tau apa yang tengah sang mommy cari.


"baiklah" akhirnya tidak ada lagi pembicaraan antara ibu dan anak tersebut, mereka larut pada pikiran masing masing


" mommy/sayang" kedua lelaki berbeda generasi tiba secara bersamaan dan memanggil alexsa juga secara bersamaan


alexsa menoleh ke asal suara, begitu pula rachel.


" kalian sudah tiba" tanya alexsa


" eum, bagaimana keadaan anna? " tanya Edward sedangkan raymon hanya diam dan memperhatikan adik kecilnya.


"little girl" panggil raymon, dan rachel pun menoleh pada sang kakak


" kakak " suara rachel terdengar serak, ia berhamburan memeluk sang kakak


" apa yang terjadi kenapa seperti ini?" tanya raymon

__ADS_1


" aku akan membunuh mereka semua kak!! ". bukannya menjawab, rachel malah bergumam sendiri


" iyaa kakak pun akan membunuh mereka yang telah dengan berani menyentuh keluarga kita" jawab raymon


" aku ingin tidur kak " ucap rachel


" tapi kau belum ganti bajumu " sahut raymon


" bajuku akan di bawakan oleh aiden kak" sahut rachel


" baiklah" jawab raymon


belum lama dari itu aiden dan alex terlihat datang dari arah berlawanan


" el ini bajumu, gantilah dulu" ucap aiden sembari menyerahkan paper bag pada rachel


rachel meraih paper bag itu tanpa melepas rangkulannya pada sang kakak, " kak temani aku". gumam rachel dalam pelukan raymon


"baiklah ayo " jawab raymon


setelah menunggu sekitar 3 jam akhirnya dokter amanda keluar dari ruangan oprasi tersebut.


" manda bagaimana keadaan putriku?". alexsa lebih dulu menyela


" aunty bagaimana keadaan kakak? ". giliran rachel yang melayakan pertanyaan


" manda apakah semuanya baik baik saja?". edward pun ikut bersuara karna dokter amanda tak kunjung mengeluarkan suaranya.


"jadi begini, peluru yang mengenai anna itu adalah peluruh beracun dan berbahaya dan..." belum selesai dokter manda berbicara sudah di sela oleh aiden.


" kurang ajar, aku akan membunuh mereka ". aiden menggeram marah dan mengepalkan tangannya kuat kuat

__ADS_1


" ai tenanglah " rachel berpindah memeluk aiden


"hallo, cari tau siapa dalang di balik penembakan anna " ucap aiden di balik earphone yang selalu terpasang di telinganya


keluarga hanya membiar aiden menyelidiki kasus penembakan tersebut.


"huufff....bagaimana ini ai satu minggu lagi kita akan ujian akhir dan ada acara perayaan juga di sekolah, lalu jika kak anna seperti ini bagaimana caranya kita membalaskan semuanya?" ucap rachel panjang lebar


"lalu bagaimana selanjutnya keadaan anna manda? ". tanya edward


" keadaannya sudah stabil aku sudah memberi penawar racunnya, jadi tiga hari ke depan dia sudah boleh pulang asal perawatannya intensif" jawab amanda


" berikan yang terbaik!!" seru edward


" baik king " sahut manda


" aku pergi dulu" ucap aiden tiba tiba


" kau mau ke mana ai? " tanya rachel


tapi aiden tidak menghiraukan ucapan rachel, ia terus berjalan ke arah luar rumah sakit


"biarkan dia dulu" ucap raymon pada sang adik


setelah itu mereka semua bergilir masuk ke ruang ICU untuk melihat keadaan anna.


" kakak maafkan aku, aku lalai melindungimu" ucap rachel di angguki alex


" tidak apa sayang, kakak baik baik saja" jawab anna dengan lemah


"sudah sayang jangan dulu mengajak kakakmu bicara, dia masih lemah" ucap edward

__ADS_1


" kak cepat sembuh kita akan segera membalaskan semuanya" bisik rachel di telinga anna dan anna hanya tersenyum menanggapinya


setelahnya mereka semua keluar karna anna akan segera di pindahkan di kamar rawat VVIP.


__ADS_2