
edward sedikit terlambat datang karena jalanan yang sangat macet, saat tiba di sekolah edward mendengar desas desus yang tidak mengenakkan hati tentang sang istri
..."*gue gak nyangka yah kembang sekolah malah hamil di luar nikah"...
"kalau gw sih malu"
"jalang sok bersikap suci"
"dasar jalang gak ada harga diri*"
dan masih banyak lagi hinaan yang edward dengar untuk alexsa. edward pun mempercepat langkahnya tapi siapa sangka saat sampai di depan ruangan kelas hati edward serasa teriris melihat wanita yang di cintainya di perlakukan seperti itu. kemarahan edward memuncak saat ia melihat amelia menarik rambut alexsa membuat alexsa meringis karna saking kuatnya jambakan amelia sedangkan siswa siswi yang lain termasuk sahabat alexsa yang hanya melihat saja tanpa berniat membantu itu semua memancing kamarahan seorang edward watson abraham, dengan langkah cepat ia berjalan ke arah amelia dan berteriak
"Berhenti kalian semua" teriakan edward membuat semua terfokus padanya termasuk guru guru yang terkejut bukan hanya karna teriakan edward melainkan penampilan alexsa yang acak acakan.
"Kau!! berani sekali menyakiti dia" bentak edward pada wajah amelia dan menunjuk alexsa
"tapi dia pantas mendapatkan itu semua" seru amelia dengan suara manja
Plaakkkk
suara tamparan yang begitu keras edward tujukan di wajah amelia hingga amelia tersungkur ke lantai dan membentur tembok
"itu untuk kau yang sudah berani menyakiti dia" marah edward sedangkan amelia berusaha berdiri
__ADS_1
Plaaakkk
"dan itu untuk semua perlakuanmu tadi padanya" tamparan edward lagi membuat amelia benar benar tak berdaya
tapi tiba tiba ada yang bersuara
"kenapa kamu membela orang yang sudah jelas jelas mempermalukan nama baik sekolah" seru satria lantang
"Diamm!! kau tidak ada urusannya dengan ini"sentak edward
"dan bukankah kau menyukai alexsa kenapa kau malah ikut menghinanya" skakmat edward membuat satria diam seribu bahasa
"kalian semua dengar baik baik besok pukul 10.00 semuanya sudah berkumpul di aula sekolah" perinta edward
"apa untuk membela jalang ini" satria kembali bersuara dan itu membuat batas kesabaran edward habis
"AKU BUNUH KAU!!" teriak edward lantang
Bukk
bakk
kreeekk
__ADS_1
edward memukul satria membabi buta saat satria benar benar tak berdaya edward akan kembali menyerang tapi tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang dan itu ternyata alexsa tiba tiba saja edward menjadi tenang dan dan mengatur kembali nafasnya. ia berbalik dan membalas pelukan hangat sang istri
semua yang menyaksikan adegan pelukan itu mengira bahwa alexsa dan edward punya hubungan gelap sehingga membuat alexsa hamil. tiba tiba reina sahabat alexsa bersuara
"oh atau jangan jangan anak yang di kandung alexsa ada hasil dari edward" tanya reina lantang seakan akan ia tidak merasa takut sama sekali dengan kemarahan edward
edward akan maju lagi tapi dengan cepat alexsa mengeratkan pelukannya membuat edward menghentikan aksinya
"sudah cukup ayo kita pulang aku sudah lapar" seru alexsa terlihat manja di telinga edward
"baiklah tuan putir" ucap edward sembari menggendong alexsa ala bridal Style tanpa memperdulikan tatapan jijik dan heran dari semua murid.
sebelum benar benar pergi edward berbalik dan berkata.
"jika ingin tau datang saja esok di aula jam 10.00 jangan lambat" seru edward lalu benar benar hilang di balik pintu mobil
edward tidak langsung membawa alexsa ke rumah melainkan ke markas mafianya
"loh kok Kesini sih?" tanya alexsa
"kalau kita langsung pulang yang ada raymon mengamuk melihat keadaan sang mommy begini" ucap edward membuat alexsa tersenyum.
*jangan lupa tinggalkan jejak yah🖤🙏
__ADS_1
*BERSAMBUNG......