Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Eps 103


__ADS_3

"Mommy aku berangkat"Teriak Anatasya didepan pintu setelah selesai memasang sepatu usangnya.....


Anna keluar dari dalam rumah....lalu menyerahkan satu karung besar untuk sang putri....


"Mommy tenang saja malam ini aku akan bawakan ayam goreng"Celetuk Anatasya riang,dia mengangkat keatas celana Jeans longgarnya...yang entah dia dapatkan dari mana...lalu tangannya meraih karung yang diberikan Anna.....


"Ingat jangan keluar rumah sembarangan,aku akan pulang sore dan membawa makanan enak"Anna mengangguk,tatapannya kosong tapi masih mendengar ucapan putrinya.....


Perlahan Anatasya membalikkan badannya ingin berjalan menjauh......


"Kakak"Teriak serempak tiga bocah kecil....


Anatasya tersenyum dan berbalik melihat ketiga adik kecilnya,Sarah,Kelvin dan Karin.....mereka berdiri diambang pintu, Anatasya tersenyum melihat boneka beruang kecil ditangan Karin,boneka tanpa mata sebalah dan sobekan serta jahitan dimana-mana......


"Kakak titip Mommy,jangan berkeliaran,jika kalian patuh malam ini kakak bawakan makanan enak"Ketiganya mengangguk lucu....dengan baju compang camping dan lubang dimana-mana....wajah kusut mereka tak menghilangkan kegemasannya.....


"Dadaah kakak"Ketiganya melambaikan tangan kearah Anatasya yang sudah menjauh.....


Anatasya berjalan riang dengan meletakkan karung itu dipunggungnya....dia bersenandung kecil melewati jalanan berlubang dengan melompat kecil, Anatasya melihat sekelompok anak-anak seusianya tengah bermain dengan ponsel ditaman bermain tak jauh dari tempatnya berdiri....dengan rasa penasaran Anatasya melangkah mendekat kearah mereka....dari dulu dia selalu mendambakan benda pipih itu namun uang untuk makan lebih penting menurutnya.....


"Iuuuuhhhh pemulung jangan dekat-dekat"Teriak seorang anak perempuan menatap jijik kearah Anatasya yang sudah berdiri mematung....


"Kau ini bau sekali....sana hussshhh jangan dekat-dekat dengan kami"


"Iya kau itu orang miskin tidak boleh berteman dengan kami"


"Sana-sana bau badanmu membuatku ingin muntah"


Anatasya mengerucutkan bibirnya kesal mendengar hinaan mereka,selalu saja seperti ini tidak ada yang suka dengannya karna dia hanya seorang pemulung sampah.....


"Huuuu.....aku juga tidak ingin bermain dengan kalian"Hardik Anatasya memeletkan lidahnya kearah mereka.....


"Kau ini sombong sekali,bilang saja kau iri karna kami ada ponsel"Sombong seorang anak gembul lalu mendorong Anatasya hingga dia jatuh tersungkur dan membuat sikut tangannya terluka.... Anatasya meringis lalu dia berdiri.....

__ADS_1


Krekkkk. .... Krek.....


Anatasya membongkar isi dalam karungnya,setelah menemukan sebuah pisau butut dengan besi yang sudah bengkok dia mengeluarkannya,tanpa rasa takut dia menyodorkan kearah anak gembul tadi.....


Jleb......


Akhhhhh sakit Ibu......


Anatasya menusuk perut anak itu lalu tersenyum.....,dia berlari menjauh masih menyeret karungnnya dan juga pisau tadi ditanganya....


Anatasya tertawa terbahak-bahak,dia menatap pisau itu masih ada darah anak tadi menempel disana, Anatasya memegang perutnya yang terus bergetar kelaparan.....


Sleb...sleb....


"Enak......ini enak....eghhhhh sangat enak...."


Anatasya menjilati pisau yang berlumuran darah itu .....


Tanpa rasa lelah Anatasya terus mengumpulkan barang-barang rongsokan disekitar pembuangan sampah....bahkan tak jarang Anatasya memakan makanan yang menurutnya masih layak makan itu......


"Fyuhhhhh.....satu....dua...tiga....."Anatasya menghitung uang hasil kerjanya hari ini dengan perasaan bahagia....setelah itu dia kembali melipat karungnya dan berjalan kearah Restoran sederhana....


Dengan menenteng satu kresek berisi daging ayam goreng yang dia beli tadi.... Anatasya terus berjalan melewati banyaknya tumpukan sampah dan juga jalan berlubang serta bau busuk dimana-mana menuju jalan rumahnya.....


Dengan perasaan senang dan bahagia... Anatasya masuk kedalam rumahnya lebih tepat sebuah gubug tak layak huni.....


"Syasya pulang.... mommy"Anatasya berlarian kearah Anna yang sedang merentangkan tangan....


"Syasya bawakan ayam goreng enak untuk Mommy dan adik-adik"Celetuk riang Anatasya didalam pelukan Anna....Anna mengangguk kikuk yang tampak linglung......


"Yeeeeey ayam goreng,ayam goreng"Sorak senang ketiga adik kecilnya saat dia membuka bungkusan itu tepat didepan mereka.....


Anatasya tersenyum melihat mereka yang dengan lahap menyantap makanan itu....dia melirik kearah Mommynya yang sedang tersenyum dan tidak memakan-makanannya....

__ADS_1


"Mommy apa makananannya tidak enak?"Tanya Anatasya khawatir......


Tiba-tiba senyuman lebar terbit dibibir Anatasya saat Anna yang menyuapinya dengan penuh kasihsayang.... Anatasya menerimanya dan juga meneteskan air mata sungguh dia merindukan Mommynya.....


"Mommy bangga padamu,kau putriku yang kuat"Anatasya memeluk Anna erat setelah mendengar perkataan Mommynya yang tidak terlalu jelas itu.....


Hikssss....Hiksssss....


Anatasya menangis sesegukan didalam pelukan Bryan,dia kembali mengingat wajah itu,wajah yang tampak linglung namun begitu penuh kasih sayang....dia kembali ingat.....


"Sudah sayang.....jangan menangis,Mommy akan sedih bila melihatmu seperti ini"


"Aku....aku.....jemput aku....aku ingin bersama mommy"Racau Anatasya


"Seeetttt...jangan seperti ini sayang,hatiku sakit melihatnya....bertahanlah sayang,kau wanita yang kuat, adik-adikmu membutuhkanmu,juga Sean dia sangat membutuhkanmu"Hati Bryan sangat sakit melihat keadaan Anatasya yang seperti ini,bagaikan terhimpit batu besar sungguh Bryan tak sanggup melihatnya tapi dia tidak boleh menunjukkan nya karna seharusanya dialah yang menjadi penenang untuk gadisnya.....


"Ayo pulang.....kau harus beristirahat....lain kali kita akan mengunjungi Mommy lagi"ucap Bryan lembut,dia mengusap punggung Anatasya sayang.....Bryan menurunkan pandangannya saat mendengar dengkuran halus.....


Bryan melihat Anatasya yang ternyata sudah tertidur didekapannya....dengan sangat perlahan dia mengangkat tubuh mungil itu kegendongannya.....


"Ibu mertua,aku berjanji akan membahagiakan putrimu,dan mohon berikan restumu untuk kami"Guman Bryan sebelum beranjak dengan Anatasya digendongannya.....


Dengan sangat hati-hati Bryan meletakkan Anatasya diatas ranjang seolah itu adalah porselan yang jika disentuh sedikit akan pecah ....dia mengecup pucuk kepala Anatasya lama dia duduk dikursi tepat disamping sang gadis....dia menatap wajah itu lekat...wajah cantik dan ayu namun menyimpan sejuta kepedihan......


"Aku sangat mencintaimu......"Cup....Bryan kembali mengungkapkan rasa cintanya entah yang keberapa kali lalu mengecup kepala itu sebelum berlalu keluar......


"Temani aku keruang Eksekusi"


"Baik King"Jawab Oskar menunduk hormat,lalu keduanya berjalan menjauh....


Ya Bryan membawa Anatasya keMarkas,mengingat mereka ada urusan yang harus diselesaikan disini......


Bryan bersama Oskar dan dua Algojo berjalan masuk kesebuah ruangan yang terdapat seorang tawanan pria paruh baya seperti perkataan Stev sewaktu ditelpon tadi......

__ADS_1


__ADS_2