
di mansion Abraham terlihat tiga orang yg sedang sarapan dengan tenang tanpa ada yg berbicara.
*skip selesai sarapan
saat kakek stamfort dan juga edward sedang duduk di ruang keluarga sembari ngobrol ringan, alexsa datang dengan berlari dari arah dapur dan langsung berdiri di depan edward, edward yg melihatnya langsung bertanya
"ada apa? kenapa lari lari"tanya edward dengan raut bingung di wajahnya
sedangkan alexsa hanya tersenyum jail menatap edward, tiba tiba
HAP
alexsa langsung meloncat ke arah edward dan duduk di pangkuannya, edward yg terkejut pun secara reflex memeluk alexsa.
tidak sampai situ kejahilan yg alexsa perbuat saat berada di pelukan edward alexsa langsung mencium bibir merah muda dan seksi milik edward, sedangkan yg di cium hanya memelototkan matanya karna terkejut. Lama kelamaan ciuman itu berubah menjadi ******* yg lembut sehingga mereka berdua terbawa suasana, selang beberapa menit ******* itu terlepas karna keduanya kehabisan napas mereka berdua berebut menghirup udara segar, setelah itu alexsa berucap pelan
"sangat manis" gumam alexsa tapi masih bisa di dengar oleh edward.
"aku tau baby bibirku memang manis" ucap tengil edward
"baiklah karna kau juga menikmatinnya, maka kau harus memberikanku kecupan tiap pagi bangun tidur dan sebelum tidur bagaimna?"ucap alexsa menaik turunkan alisnya
"oke siapa takut" jawab edward
sedangkan kakek stamfort yg melihat tingkah cucu kesayangannya hanya menggelengkan kepalanya.
"kak ed, emmm,,,,,aku mau bicara penting aku tunggu di kamar yah" seru alexsa dan berjalan ke arah kamarnya
tidak berselang lama edward menyusulnya ke kamar.
"baby ada apa hhmm" tanya edward pada alexsa yg hanya diam
"kak aku mau jujur soal rahasia besar aku pada kakak tapi jangan di sela dan jangan marah sebelum aku selesai berbicara" jawab alexsa
"rahasia? oh ya katakan lah baby kakak akan mendengarkanmu" seru edward
"tapi sebelum itu aku mau kakak janji tidak akan membongkar ini pada siapapun" pinta alexsa penuh harap kepada edward
"emmm,,,,baiklah" kata edward
__ADS_1
"aku itu seorang Mafia kak" ucap alexsa dengan mantap
"apa MAFIA?" kejut edward saat mendengar apa yg di katakan alexsa
"iya kak"
"tapi apa alasanmu menjadi mafia, mafia itu berbahaya baby" cemas edward
"karna aku ingin membuktikan bahwa bukan aku yg telah membunuh kak alexsi dan juga balas dendam pada wanita licik itu." kata alexsa berusaha menahan air matanya
Grebb
Tiba tiba edward memeluk alexsa begitu erat dan bergumam
"kakak akan dukung apapun keputusanmu sayang" gumam edward
"makasih kak"
"apa nama mafiamu sayang?" tanya edward pada alexsa
" KILLER BLACK ROSE" ucap alexsa membuat edward terkejut bukan kepalang
"iya kak apa kakak mau menjadi king di mafiaku?" tutur alexsa penuh harap
"memangnya boleh?" tanya edward
"kenapa tidak" jawab alexsa dengan senyum mengembang
"mari berkunjung ke markasku akanku perkenalkan kakak pada mafiosoku
*skip markas besar KBR
saat sudah sampai di depan gerbang yg terlihat lusuh seperti tak terurus, tapi siapa sangka di dalamnya terdapat mansion yg dua kali lebih besar dari mansion abraham
"pakai ini dulu kak" kata alexsa sembari memberikan sebuah topeng bertuliskan King KBR
mobil pun memasuki markas anak buah yg mengenali mobil sang lady hanya tertunduk saat melihat mobil itu
"selamat siang lady dan....." sapa frangky terhenti saat matanya menatap edward
__ADS_1
"panggil dia king" ucap alexsa yg mengerti tatapan frangky
"ky apa kau melihat celanaku?" tanya adnan tanpa menyadari kehadiran sang lady dan king baru mereka
frangky yg mendengar teriakan adnan mempelototkan matanya dan membatin
"habislah kau adnan, dasar bodoh" batin frangky
"celanamu ada di mobil" bukan frangky yg menjawab melainkan alexsa sendiri
saat adnan mendengar suara yg sangat dia kenali ia pun segera berbalik dan melihat lady dan seorang yg asing baginya
"la,,,lad,,,lady" ucap adnan gugup
" cepat ganti celanamu" tutur alexsa
"baiklah lady" ucap adnan lari terbirit birit
" frangky segera kumpulkan semua mafioso yg ada di aula, waktumu hanya lima menit dari sekarang" suru alexsa pada tangan kanannya
"baik lady" jawab frangky
lima menit kemudian semua sudah berkumpul di aula
saat keadaan ricuh tiba tiba langsung diam karna melihat kedatangan sang lady dan seorang yg juga memakai topeng.
"selamat siang semua" sapa alexsa dengan nada dingin
"siang lady" sapa balik semua mafioso
"saya di sini hanya akan memperkenalkan seseorang pada kalian" ucap alexsa
"perkenalkan namanya adalah edward watson, dia adalah king di mafia ini jadi mulai sekarang panggil dia dengan sebutan king paham." tutur alexsa panjang lebar
"paham lady!!! selamat bergabung king" kata semua mafioso
"baiklah kalo begitu saya akan pergi dulu, jika ada apa apa segera hubungi saya" kata alexsa lagi lalu langsung berjalan meninggalkan aula menuju ke mobil bersama edward dan meninggalkan markas tersebut
****gimana episod kali ini berikan tanggapan kalian di komen dan jangan lupa like dan vote yah.
__ADS_1