
...Skip buat kalian yang gak suka adegan kekerasan,sudah diingatkan skip buat yang gk bisa baca.....jika terjadi sesuatu itu bukan salah penulis........
"Shhhhh kak Ray pelan sedikit ahhhhhh" Desah Anatasya sambil menahan rasa sakit sekaligus nikmat yang diberikan Bryan pada Goa apemnya.....
"Oghhhhh kau benar-benar gila Anatasya....Ahmmmm tubuhmu membuatku menggila"Balas Bryan pula,sambil mempercepat gerakan pinggulnya .....
"Ahhhhh kak Ray"Teriak Anatasya menggema. Bryan tersenyum senang diantara tetesan keringatnya....tangan mereka saling bertautan menggenggam dengan erat seolah mengungkapkan seberapa nikmat kegiatan mereka ini.... Berkali-kali Bryan terus menggumankan kata cinta ditelinga Anatasya.. begitupula Anatasya yang membalasnya tak kalah manis....
"Panggil namaku sayang"Pinta Bryan dengan nafas yang ngos-ngosan....
"Ahhhhh Bryan....."Teriak Anatasya lagi. Bryan semakin bersemangat saja menggempur sang istri. Untung kamar mereka kedap suara,jika tidak pasti para pelayan akan mendengar suara teriakan dan desahan keduanya.....
Dua jam sudah keduanya bertarung diatas ranjang,dan Bryan masih akan mencapai puncaknya,selalu Anatasya selalu dikalahkan oleh sang suami jika urusan bercinta,buktinya sekarang dia sudah terkapar tak berdaya,hanya mampu mendesah kecil dan juga menerima setiap serangan dari pak suami....
"Ogggghhhhh"Bryan menekan kuat Basokanya didalam goa Apem,lalu menumpahkan semua cairan putih didalam rahim Anatasya......Bryan tumbang disamping sang istri,dia masih mengatur pernapasannya,lalu mengambil selimut menutupi tubuh polos mereka.....
Anatasya membalikkan kepala menghadap sang suami,dengan perlahan dia meraih tubuh atletis Bryan yang basah karna keringat,dia melingkarkan tangan dipinggang Bryan dan meletakkan kepalanya didada bidang itu.....
"Terimakasih sayang, aku mencintaimu"
Cup...
Ucap Bryan tak lupa kecupan penuh cinta melayang dipucuk kepala Anatasya, tangannya naik turun mengelus punggung polos Anatasya....dia juga merasa geli,karna pucuk bakpao kembar itu menggesek-gesek dadanya....
"He'm...aku juga mencintaimu"Jawab Anatasya dengan malu-malu,menyembunyikan wajahnya didada sang suami....Bryan terkikik geli dengan tingkah Anatasya... dia terus melayangkan kecupan dipucuk kepala Anatasa....keduanya terdiam untuk merasakan jantung mereka yang berdetak dengan cepat...walau sudah menjadi suami istri,dan juga melakukan hubungan badan,tetap saja jantung mereka akan berdebar kencang dan cinta akan selalu tumbuh didalam situasi apapun....
Tok....Tok....Tok.....
Terdengar ketukan pintu,keduanya melirik kearah pintu secara bersamaan. Bryan terlihat mendengus kesal, ada-ada saja yang menganggu kebersamannya dengan sang istri...Perlahan dia melepaskan pelukan mereka dan turun dari ranjang,tak lupa mengenakan Boxernya yang terjatuh dilantai....
Ceklek....
"Daddy" pintu baru terbuka,dan langsung terdengar pekikan cadel seorang bocah tampan,dengan berlari anak itu masuk dan langsung menuju ranjang mendekati sang Mommy.....
"Mommy"Rengek Sean pada Anatasya yang sudah bersandar pada ranjang,dengan mengapit selimut diketiaknya agar menutupi tubuh polosnya....
"Ada apa Boy?"Tanya Anatasya dengan kikuk,dia mengangkat Sean keatas pahanya....
"Daddy jahat,selalu bawa Mommy dari Sean"Adunya dengan wajah menggemaskan, dia memeluk leher Anatasya....
"Boy. Mommy kan punya kita berdua"Bela Bryan tidak terima,dia mendudukkan diri tepat disamping sang istri...
"Tapi kan. Kalau malam punya Daddy,kalau siang punya Sean,tapi sekarang masih siang,kenapa Daddy bawa Mommy"Protesnya menatap sang Daddy dengan kilatan permusuhan.....
"Malam punya Daddy,siang juga punya Daddy dong"
Kedua pria beda generasi itu terus berdebat memperebutkan Anatasya,sepertinya mereka sudah tidak akur lagi. Sean terus protes dan Bryan yang selalu tidak terima....
"Astaga kalian ini. Mommy capek mau istirahat"Pusing Anatasya,lalu mengangkat Sean dan meletakkannya diatas gendongan Bryan...Barulah dia membaringkan tubuh membelakangi mereka.....
__ADS_1
Kedua pria itu saling pandang,lalu menepuk jidat mereka bersamaan.....
"Ini salahmu Boy"Bryan menyalahkan putranya....
"Ini salah Daddy"Bela Sean pula,dia menggesekkan kepalanya dileher Bryan....Pria itu tertawa keras,perdebatan mereka berakhir dengan bercanda bersama diatas tempat tidur tepat disamping Anatasya....
Bryan membuka sedikit baju bagian perut Sean lalu menggesekkan jambang halusnya disana,yang membuat anak tampan itu tertawa geli dan meminta ampun
"Ckkkk,kalian berdua berisik sekali. Mommy ingin istirahat sebentar,jika ingin bercanda keluar sana"Usir Anatasya dengan ketus menatap mereka kesal,keduanya terdiam dan menutup mulut rapat-rapat daripada nanti singa betina akan mengamuk. Lalu dengan berjalan mengendap-endap keduanya keluar dari kamar , tak lupa Bryan mengenakan bajunya terlebih dahulu....
**********
Tuk.....
Dengan keras Anatasya meletakkan gelas yang dia pegang keatas meja hingga menimbulkan suara,untung saja musik khas dari Club begitu memekakkan telinga hingga tak menimbulkan perhatian para pengunjung.....
Dari banyaknya pengunjung Club yang berlalu lalang sana sini,menggoyangkan tubuh mereka mengikuti alunan musik,dan ada yang dengan tidak tahu diri melakukan hubungan badan diatas sofa,didepan orang banyak....Namun pandangan mata Galaxy yang tertutup Soflen itu hanya mengarah pada seorang pengunjung berjenis kelamin wanita yang bernama Laura....Dari kursi yang Anatasya dudukkan,terlihat diujung sana tepatnya didekat panggung para penari malam. Laura terlihat tengah bertautan bibir dengan seorang pria berkulit hitam dengan rambut gimbalnya...bahkan bukan hanya bertautan bibir,tapi yang Anatasya lihat pria itu tengah meremas-remas bakpao kembar Laura dari dalam baju Crop top yang dia kenakan.....
Mata Galaxy Anatasya tak pernah teralih dari sosok Laura. Dengan Hodie hitam yang dia kenakan serta celana Jeans hitam,tak lupa topi Hodie itu menutupi kepalanya hingga tak menimbulkan kecurigaan bagi Laura,karna topi Hodie itu hampir menutupi wajah Anatasya....
Anatasya menyeringai iblis saat matanya melihat Laura yang sudah selesai dengan aksinya dan beranjak berdiri mulai bejalan keluar dari Club. Mata Laura sempat melirik Anatasya yang tengah duduk didekat meja Bartender. Tapi karna pencayaan yang minim serta baju tertutup Anatasya tidak membuat Laura mengenalinya.....
Anatasya turun dari kursinya dan mulai mengikuti jejak wanita itu diam-diam...dia terus mengikuti Laura yang melangkah menjauh dari Club kearah Trotoar jalan raya yang sangat sepi. Laura hanya berjalan kaki dan membuat Anatasya mudah mengikutinya....dengan menenteng Skateboard dilengan kirinya dia terus berjalan pelan tepat dibelakang Laura....
Wanita itu sepertinya memiliki Feeling yang kuat. Sesekali dia melirik kebelakang dan kedua sisinya dia merasa seperti ada yang mengikuti... Anatasya akan bersembunyi apabila Laura mengedarkan pandangan, gedung-gedung perumahan dan juga tokoh yang mereka lewati membuat Anatasya mudah untuk bersembunyi.....
"Laura"Panggil Anatasya dengan suara berbinar,kini mereka sudah berada dijalan yang benar-benar sepi,bahkan kendaraan saja tidak ada satupun yang lewat,begitupulah pencahayaan hanya ada lampu jalan saja yang menyinari....Laura menghentikan langkahnya,kulitnya meremang mendengar suara itu,perlahan dia membalikkan tubuh melihat pemilik suara....Matanya langsung mengerjit dan juga sedikit ketakutan saat melihat sosok wanita yang dia benci tengah mengarah kearahnya menggunakan Skateboard,dan juga senyumannya yang begitu mengerikan yang baru pertama Laura lihat.....
Hahahaha.....
Laura merinding mendengar Anatasya yang malah tertawa keras,gadis itu sudah berada tepat didepannya,ujung Skateboard Anatasya mengetuk-ngetuk kaki Laura.....
"Dasar wanita gila,apa yang kau inginkan ha?"Teriaknya kesal sekaligus ketakutan. Anatasya benar-benar aneh dia baru pertama melihat sosok mengerikan seperti ini
"Kenapa semua orang mengatakan aku gila,aku akui aku memang mempunyai masalah kejiwaan,tapi bukankah itu terdengar sangat kasar?"Anatasya memasang wajah menyedihkan lalu tertawa keras,dia menyibak topi Hodienya kebelakang leher....
"Sudah aku duga kau memang wanita gila,cihhhh bisa-bisanya Bryan menikahi wanita sepertimu, sekarang apa maumu ha,kau ingin balas dendam begitu....dasar wanita lemah"Ledek Laura menatap remeh Anatasya....Gadis itu semakin meledakkan tawanya...lalu menunduk menyingkirkan Skateboard dengan tangan hingga posisinya yang membelakangi Laura membuat wanita itu dengan jelas dapat melihat gambar tatto mengerikan dileher belakang Anatasya...Laura membelalak kaget,jantungnya berdegup kencang,badannya kaku tidak bisa digerakkan,tatto itu kan milik ketua TZX
"Ternyata kau cukup peka"Ucap Anatasya menyeringai....Laura hanya mampu terdiam dengan gemetar dia mencoba membalik badan dan ingin melarikan diri...tapi semua terlambat tangan dingin Anatasya sudah melingkar dipergelangannya....
"A....ampuni aku...aku...aku mohon"Lirih Laura dengan bibir yang pucat,tamatlah riwayatnya sekarang, dia semakin gemetar saat Anatasya yang membuka soflennya hingga mata Galaxy itu memancar dengan bebas.....Laura mulai hoyong,kepalanya tiba-tiba pusing .....
Plak.....
"Akhhhhh"
Anatasya tersenyum senang saat tamparannya melayang tepat dipipi Laura...wanita itu menatapnya dengan berkaca-kaca sudut bibirnya mengeluarkan darah segar yang lumayan banyak....
"Mmmhhh"Laura bergetar ketakutan air mata menetes dari pelupuk matanya,saat Anatasya dengan kuat menarik kepalanya dan menjilati darah yang berada disudut bibir wanita itu.....
__ADS_1
"Mohon kerjasamanya Laura untuk malam ini saja,kau tahu aku bahkan harus berbohong dengan suamiku,mengatakan aku akan menginap dirumah kakakku,padahal aku hanya ingin menemuimu untuk bersenang-senang"Celetuk Anatasya memasang wajah kesal,tangannya sibuk mengikat kaki dan tangan Laura dengan tali yang dia siapkan .....Laura hanya mampu menangis dan memohon ampun dengan suara lirih,dia menyesal selama ini sudah meremehkan seorang ketua terbesar dunia bawah....
"Aku ini sudah bosan pura-pura polos dan lemah didepanmu"Ucap Anatasya lagi terus mengomel. Laura sudah terikat tangan dan kakinya dia sudah berbaring ditanah dan meliuk-liukkan badan mencoba melepaskan diri,dia menjerit dan terus memohon ampun tapi Anatasya malah semakin tersenyum,dia mengambil Skateboardnya dan mendekati Laura lagi.....
Brughhhhh...
Brughhhhh....
Brughhhhh.....
"Akkkhhhhh ampun.....Hiks....ampuni aku ....sakit...Hiks"
Laura menjerit sekencangnya dia merasakan sakit yang teramat saat dengan kasar dan tak berperasaan Anatasya memukulkan seluruh badannya dengan papan Skateboard yang keras itu....bahkan robekan sudah terlihat dikulit punggung Laura,darah mulai mengalir.....
Bugggghhhhh
Bughhhhh.....
"Sakiiiiiiiittt....aku mohon hentikan....akhhhhh"
Laura terus beronta,tubuhnya sudah memiliki banyak sobekan dan juga memar besar keunguan. Dia tak mengenali Anatasya sama sekali,dari gadis yang terlihat lemah kini menjadi gadis iblis tak berperasaan dan berdarah dingin....
Prank....
Anatasya tersenyum pada Laura yang mulai memuntahkan darah segar dari mulutnya,dia melemparkan papan Skateboard itu tepat didepan wajahnya....lalu Anatasya kembali berjalan mencari sesuatu,dan saat menemukan sebuah besi tumpul karatan dia kembali mendekati Laura yang terus menggeleng dengan air mata yang deras dan juga suaranya yang serak.....
"Hmmmm kau tau,milik suamiku lebih kecil dari ini"Anatasya tertawa dengan pikirannya sendiri,dia berjongkok tepat didepan kedua kaki Laura yang mengenakan MiniSkirt,dia mengangkat besi tumpul sepanjang siku dengan ukuran sebesar botol sirup agar Laura dapat melihatnya.....
"Aku rasa ini lebih memuaskan daripada milik suamiku"
"Tidaaaaak....Aku mohon...."Laura berteriak histeris saat Anatasya yang dengan sekali hentak merobek MiniSkirt dan juga CDnya...kini apem Laura sudah terpampang dengan jelas...
"Shhhhhhh"Anatasya mengeluarkan suara lidah saat Besi tumpul itu mulai dia arahkan keapem Laura....Laura menggerakkan kakinya untuk menutup kakinya tapi tidak bisa karna Anatasya sudah mengikat kakinya dibesi yang ada disisi mereka....
"Terbuka dengan lebar"Ucap Anatasya benar-benar polos....Besi tumpul itu perlahan dia dorongkan masuk kedalam lobang apem Laura....
"Akhhhhhh"Laura menjerit sakit bukan nikmat,lubang apemnya terkoyak dan mengeluarkan darah karna Besi tumpul berukuran besar itu dengan kasar masuk kedalam menerobos rahimnya....
"Akhhhhhhhh.......Akhhhhhh sakit....."Laura hanya mampu berteriak saat rahim dan lobang apemnya benar-benar terasa hancur dan diobrak abrik. Anatasya memaju mundurkan Besi tumpul itu didalam rahim Laura lalu memutar-mutarnya membuat semua organnya ikut terputar terbelit pada besi....
Sreeeebbb
Sekali tarikan Besi itu berhasil keluar dari rahim Laura tak lupa organnya yang ikut keluar karna menempel pada besi....Laura sudah mulai hilang kesadarannya ,dia kehilangan banyak darah dan organ tubuhnya keluar tak berbentuk.....
Tak....Tak...Tak.....
dengan menggunakan besi tumpul itu Anatasya berhasil membuat kepala Laura terpisah dari tubuhnya,dia menekan dan menusuk-nusuk leher Laura hingga membuat lubang besar dan terputus....Laura sudah menghembuskan nafas terakhirnya dengan cara mengenaskan... Anatasya masih belum menghentikan aksi mengerikannya, bahkan saat kepala Laura terputus dan juga isi perutnya yang keluar,dia kembali memotong bagian yang lain,tangan,dan kaki ikut terpisah serta dia merobek bagian perut Laura hingga membuat dagingnya menganga....
"Ckkkk wanita bodoh,cepat sekali dia mati....Cuihhhh"Anatasya mengumpat tepat didepan mayat tak berbentuk itu,lalu dia meludah tepat diatas potongan kepala Laura dan mulai melangkah menjauh dengan santai...dan mengisap rokok menikmati perjalananya..........
__ADS_1
Note penting: Jangan lupa dukungan ya Guys