
"tidak...tidak mungkin kau keturunan sang lady dan king" ketua geng itu menolak kenyataan bahwa yang tengah ia hadapi adalah keturunan asli sang lady dan king.
" apa yang tidak mungkin paman, tadi kau sangat berani mengacaukan acara kami kenapa sekarang jadi ketakutan?". mulut pedas Rachel kembali bereaksi
" bedebah akan ku pastikan kau mati di tanganku!!". ucap ketua geng itu dengan nada sombong seakan akan ia sangat yakin jika bisa mengalahkan Rachel dan juga pawang pawangnya.
" mari di buktikan paman!!". tantang Rachel
" Seranggg"!!!. peritah ketua itu
perkelahian yang tidak bisa di hindari akhirnya terjadi, di mana sekelompok orang melawan satu orang wanita, ia dan Aiden terpisah maka mereka berkelahi di tempat yang berbeda.
" ini untuk kalian yang telah mengacau acaraku". Rachel melayangkan kepalan tangannya pas mengenai wajah ketua itu dan langsung mengeluarkan darah.
" aaarrggghhhhhh" teriakan Rachel membuat mereka tertawa dan berkata
" inikah keturunan sang Lady, lemahh!!". ucap orang orang itu
Bak
Brakk
Sreekk
Bukkk
__ADS_1
duaarrkkk
"bagaimana paman keturunan lady ini tidak lemah bukan!!". ucap Rachel dengan seringaian licik menghiasi wajah cantiknya
bagaimana tidak sekali jalan setenga dari musuh tumbang.
dari arah berlawanan di mana seorang snaiper musuh tengah membidik kepala Rachel
" mati kau kali ini!". serunya sembari terus membidik agar tepat sasaran
Dorr
dorr
braaakkk
" jangan harap dapat melukai Rexanne kami" suara Daniel masuk melalui aerphone dan itu membuat Aiden mengerti orang yang terjatuh di depannya.
sedangkan di dalam ruangan pun terjadi perkelahian yang tak kalah seru juga namun di pimpin oleh para orang tua.
" kurang ajar berani sekali kalian merusak acara saya" bentak Edward dan menambah suasana semakin mencekam
"apa kalian punya nyawa banyak sehingga berani menyerang kandang singa" suara indah pun terdengar yang berasal dari Alexsa
" apa kalian takut menghadapi kami?". ucap mereka mengejek
__ADS_1
" tidak ada sejarah kami takut pada tikus menjijikan seperti kalian" tekan Alexsa sehingga membuat musuh emosi.
sedangkan Rachel, Aiden, Alex, Raymon mereka tengah menuju ke dalam ruangan karna situasi di luar telah aman dan di kendalikan oleh mafioso bayangan Rachel.
perkelahian mulai terdengar dari dalam ruangan suara senjata api bersahut sahutan, saat si kembar bersama Raymon masuk sudah banyak musuh yang tumbang.
" wah ternyata kemampuan kita masih di atas rata rata" ucap jesen sembari membenarkan jasnya yang berlumuran darah.
" Raxanne arah jarum jam 9 seseorang membidik Lady!!". suara dari Daniel terdengar masuk ke telingan Rachel seketika itu juga Rachel berbalik dan mencari keberadaan sang mommy dengan tangan yg siap menarik pelatuk senjata api tersebut.
Dorr
Dorrr
Dorrr
timah panas sebanyak tiga kali Rachel layangkan pada orang yang tengah mengacungkan senjata ke arah sang mommy, seketika itu juga para orang tua berbalik dan melihat apa yang di lakukan Rachel.
" jangan berani baraninya kalian ingin melukai mommyku, itu akibatnya". suara Rachel begitu menakutkan terdengar di telinga para mafiosonya.
" sayang kau baik baik saja?". tanya edward sembari memeluk putrinya itu
" aku baik baik saja dad!". jawab Rachel dengan senyum indah di wajahnya
" mereka pantas mendapatkan itu karna telah berani merusak acara besar kita dad". sahut Aiden dari belakang edward.
__ADS_1
" yes boy kai benar".