Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
26. pelaksanaan acara tahunan sekolah


__ADS_3

edward dan juga alexsa akan pergi ke Mall terbesar di jerman milik alexsa sendiri, mereka akan mencari persiapan untuk acara tahunan esok


saat ini mereka sedang berada di toko pakaian.


"selamat datang nona alexsa" sapa hormat para karyawan yg ada di toko itu dan alexsa hanya mengangguk.


"tolong keluarkan pakaian yang paling bagus di sini" seru alexsa


"baik nona, tunggu sebentar" kata karyawan itu


setelah itu alexsa di suguhkan dengan gaun gaun indah yg memanjakan mata, alexsa mencoba satu persatu gaun tersebut dan akhirnya pilihan alexsa jatuh di gaun bawah lutut dengan bagian atas yg tidak terlalu terbuka gaun sederhana namun terlihat elegan dengan berlian di setiap sisi gaun.


tapi tiba tiba saat alexsa memegang gaun itu ada yg datang dan langsung meminta membeli gaun yg ada di tangan alexsa.


"mba saya mau gaun ini berapa harganya" tanya orang tersebut


"maaf nona tapi gaun itu telah di beli oleh nona itu" tunjuk karyawan tersebut pada alexsa


"alah paling juga dia tidak bisa bayar" kata orang itu dengan nada mengejek, ya orang itu adalah amelia yg juga sedang mencari gaun dan tanpa sengaja ia melihat alexsa


"maaf nona tetap tidak bisa karna nona ini telah lebih dulu" bantah karyawan itu


"kau mau di pecat dari sini asal kau tau daddy aku itu investor terbesar di sini jadi aku bisa dengan mudah memecatmu. Panggilkan menejer kalian" suruh amelia pada karyawan itu


karyawan yg di suru begitu santai karna dia membela orang yang memiliki Mall tersebut jadi tidak perlu takut di pecat.


tidak Lama kemudian sang menejer datang dan langsung menunduk melihat alexsa ada di sana.

__ADS_1


"ada apa ini nona" tanya menejer itu sembarii terus menunduk


"pak saya mau gaun ini dan juga saya mau karyawan ini di pecat, bapak pasti tau saya siapa" ucap amelia dengan sombongnya


"tidak bisa!! siapa yg memegang lebih dulu barangnya dia yg berhak memilikinya" balas tegas menejer itu


"saya bisa tuntut bapak yah atas ketidaksenangan ini" bentak amelia


"apa hak mu menuntun dia" suara bariton itu membuat mereka menoleh


amelia yg melihat kehadiran edward di sana langsung tersenyum menggoda


"sayang lihatlah jalang ini gak mau kasih aku baju itu, pasti Dia tidak bisa bayar secarakan dia miskin" hina amelia sembari bergelayut manja di lengan kekar edward seperti monyet 😂


alexsa yg melihat itu menjadi geram ia segera membayar menggunakan kartu gold yang hanya ada beberapa di dunia membuat amelia melongo.


**kenapa bisa alexsa memeliki kartu itu aku aja anak dari tuan Smith tidak memilikinya** batin amelia


sebelum benar benar keluar dari dalam toko itu ia berbalik dan berkata.


"sorry daddymu hanya investor terbesar di sini tapi aku pemilik Mall ini ALEXSA ALDERIA ABRAHAM" ucap alexsa dengan menekan kata namanya sendiri


"dan satu league berikan dia satu set pakaian beserta sepatu" ucap alexsa tanpa berbalik dan berjalan keluar dari Mall.


semua perkataan alexsa membuat amelia melongo ia tau desas desus marga abraham pengusaha terkaya di irlandia.


"kenapa alexsa mempunyai marga itu" ucap alexsa pada dirinya sendiri.

__ADS_1


**Skip


sampai di rumah Mereka langsung menuju ke ruang makan karna tadi tidak sempat makan, setelah makan mereka langsung ke kamar untuk istirahat buat acara besok


pagi harinya alexsa bangun lebih dulu ia mandi dan berganti pakaian setelah itu menyiapkan baju buat edward lalu membangunkannya


"honey ayo bangun lalu Mandi, kita turun Sarapan" ucap alexsa sembari mengelus pipi edward. Alexsa tau bahwa edward pura pura tidur ia pun tersenyum jahil dan berkata


"dalam lima detik tidak berada dalam kamar mandi jangan harap mendapat jatah selama sebulan" seru alexsa suksek membuat edward meloncat dari ranjang meraih handuk dan masuk ke kamar mandi.


setelah sarapan mereka sudah bersiap untuk mengikuti acara yg di adakan di sekolah Jam 10 pagi


"apakah penampilanku sudah tampan?" tanya brayen pada kedua pasutri itu


"sudah ayolah kita bisa terlambat" kata alexsa dingin


**Skip sekolah


semua telah berkumpul saat semua tengah asik terdengar keributan dari arah pintu masuk.


edward dan juga alexsa berjalan dengan anggunnya membuat semua memuji mereka tapi ada juga yg tidak suka siapa lagi kalau bukan amelia.


acara berlanjut sekian deretan acara di lalui sampai akhirnya tiba di acara pidato dari pengusaha muda yg tak lain adalah lexsi bersama stiv, abang dan abang angkat alexsa. Jangan tanya alexsa begitu terkejut melihat mereka yg menjadi tamu undangan pada saat itu.


*BERSAMBUNG....


__ADS_1




__ADS_2