
Hari ini Anatasya tengah duduk santai dibalkon kamarnya.....Dia tengah mengawasi sang putra tercinta yang tengah bermain bersama beberapa pelayan dipinggir laut.....Tangan Anatasya terus menerus mengelus perut buncitnya,sesekali terasa pergerakan dari dalam sana yang membuat Anatasya melebarkan senyum......
Tepat satu Minggu lagi,hari persalinan si Ibu hamil.... Sebenarnya dia sudah disarankan untuk menginap di rumah sakit,untuk berjaga-jaga....Tapi Anatasya menolak,dia bersikeras ingin tinggal dirumah saja....sangat membosankan pasti berada didalam ruangan bercat putih hanya berdua dengan suami mesumnya.....
Pasti nanti Bryan akan mengelabuinya dan selalu menjahilinya,ingat jahil dalam devinisi mesum.....Pria mesum itu pasti hanya akan membahas masalah ranjang,ranjang ranjang dan ranjang........Memang sih dirumah mereka selalu berdua,tapi tetap saja itu berbeda.....
"Mommy" Terdengar pekikan bocah cadel dari sana,berhasil membuyarkan lamunan Anatasya tentang suaminya...... Anatasya menatap kearah pinggir pantai,disana Sean tengah melambai dengan begitu semangat.... Anatasya tersenyum berbinar anak itu memang sangat menggemaskan,dia balik melambai......
"I Love You Mommy" Teriak Sean lagi....Dia berdiri didekat tulisan besar diatas pasir......*Love you Mommy* Tulisan pada pasir itu yang dapat dilihat jelas Anatasya dari atas balkon..... Anatasya tersenyum haru,dia meneteskan air mata.... putranya semakin pintar saja....Menurut Anatasya Sean bukan anak angkat,tapi memang anak yang dia lahirkan.....Kasih sayangnya dengan calon Baby dan Sean itu tidak dibeda-bedakan....Mereka adalah kedua anaknya,buah hatinya.....
"I Love you toooooo My boy" Teriak Anatasya dengan lantang.....Sean terlihat melompat kegirangan lalu kembali bermain bersama para pelayan dan baby sisternya........
"Sayang waktunya mandi" Tiba-tiba Bryan muncul dan langsung melingkarkan tangan dibahu Anatasya yang tengah terduduk dikursi santai..... Anatasya menghadap Bryan sekilas lalu tersenyum dan mengangguk......
"Shhhhh" Anatasya meringis tiba-tiba....Perutnya terasa sangat sakit dan keram....
"Ada apa sayang,kau kenapa?"Tanya Bryan khawatir,dia menyentuh perut buncit dan punggung sang istri.... Anatasya menggeleng lemah....
"Mungkin hanya keram"Jawab Anatasya dengan suara pelan....Bryan masih tampak khawatir,tapi dia tetap menggendong Anatasya membawanya kekamar mandi.....Dengan perut besarnya membuat Anatasya susah untuk berjalan dan juga pinggangnya yang sering terasa sakit,membuat Anatasya sangat membutuhkan bantuan sang suami......
"mmhhhh" Anatasya kembali meringis saat dia sudah berada didalam Bathtub,tengah berendam dengan air hangat,dan hanya dengan tubuh polos,dengan Bryan yang tengah menyabuni punggungnya.....Tidak ada rasa malu lagi,seperti awal-awal mereka menikah....
"Sayang sepertinya kita harus kerumah sakit" Usul Bryan benar-benar merasa khawatir,sejenak dia mempercepat menyabuni tubuh sang istri....setelah itu membilasnya dan memasangkan kimono untuk sang istri...... Anatasya hanya terdiam menurut sampai Bryan mendudukinya didepan meja rias...dan pria itu sibuk mengeringkan rambutnya.....
"Aghhhhhhh Hikssss kak Ray sakit" Tiba-tiba Anatasya mengeram sakit,tapi dibagian pinggangnya....terasa sangat sakit tulang punggungnya seakan patah.....
"Kita kerumah sakit sekarang" Bryan mencoba menarik kimono Anatasya dan menggantinya dengan baju longgar untuk ibu hamil.....Tapi Anatasya menahan yang membuat Bryan semakin panik.....
"Aku tidak mau....Hikss....ini itu bukan melahirkan...kau itu bodoh sekali....Hiksss.... pokoknya aku tidak mau" Kan tingkah aneh Anatasya muncul lagi.... Lagi-lagi Bryan harus berusaha sabar,dia harus mencari solusi agar istrinya tidak terus menangis..... Bryan membalikkan tubuh Anatasya agar menghadap kearahnya,lalu dia menarik wajah cantik sang istri agar tenggelam diperut sixpacknya yang polos..... Anatasya melingkarkan tangan dipinggang Bryan. Perut kotak-kotak pria tampannya begitu terasa diwajah Anatasya,seolah memberi pijatan yang begitu nikmat.....
Tangan Bryan bergerak menyentuh pinggang sang istri....Dengan teramat pelan Bryan memberi pijatan dibagian pinggang Anatasya....dengan sangat hati-hati....dia memijat-mijat pelan sampai wanita itu berhenti meringis.....terdengar dengkuran halus dari Anatasya....pelan sekali Bryan mengecek,ternyata istrinya sudah tertidur.......
Dengan penuh perhitungan dan kehati-hatian....Bryan mengangkat tubuh Anatasya kearah ranjang, meletakkan kepembaringan dengan sangat perlahan...lalu dia sibuk menggantikan baju sang istri dengan Daster longgar ibu hamil...Tak lupa memberi kecupan cinta dan mengucap syukur saat dia mencium perut besar Anatasya yang terpampang dengan jelas..... Setelah selesai dengan Anatasya...
Dengan mengendap-ngendap Bryan berjalan kearah keluar kamar, menginstruksikan pada pelayan agar menyiapkan semuanya....Karna Bryan memutuskan akan membawa Anatasya kerumah sakit,dia takut terjadi sesuatu....tapi dia mencari cara aman membawa Anatasya kerumah sakit tanpa istrinya itu mengeluarkan air mata....
Bryan kembali lagi kekamar,lalu tersenyum saat melihat wajah polos istri tercintanya yang tengah tertidur.... Anatasya dengan perut buncit sangat menggemaskan, sebentar lagi,mereka akan bertemu dengan gadis kecil yang sudah dinanti-nantikan....Buah cinta mereka...Bryan dan Anatasya....
"Aku mencintaimu istriku" Bisik Bryan tak lupa kecupan mesra dikening sebelum dia mengangkat tubuh Anatasya ala Bridal....
Semua pelayan tidak mengeluarkan suara saat melihat tuan mereka menggendong si nyonya yang tengah tertidur,dan dibawa kearah mobil...didudukkan dikursi belakang bersama tuan sendiri dan seorang supir yang mengemudi....
Pelan sekali mobil itu berjalan atas perintah Bryan, takut-takut istrinya akan terbangun dan kembali menangis. Anatasya yang tertidur dipangkuan sang suami sama sekali tidak terusik.....Sampai mobil sudah diparkiran rumah Sakit pun Anatasya masih betah dengan lelapnya....
Terlihat rumah sakit yang kosong dan juga sepi,hingga tidak menimbulkan keributan,yang membuat Bryan aman bisa membawa istrinya hingga keruang khusus tanpa terbangun...Ternyata Bryan juga sudah memberi perintah pada pihak rumah sakit bahwa dia akan datang dan tidak boleh berisik,karna akan menganggu istrinya.....Pihak rumah sakit mengabulkan karna rumah sakit ini sendiri milik Bryan......Setelah meletakkan Anatasya dipembaringan kamar VVIP khusus pemilik rumah sakit... Bryan menghembuskan nafas lega....Lalu dia keluar ruangan untuk menelepon memberi tahu pada seluruh keluarga bahwa Anatasya sudah berada dirumah sakit.....
Bryan benar-benar suami siaga deh ......
Anatasya melengguh dari tidurnya,mata berwarna Galaxy perlahan terbuka lebar. Anatasya terkejut saat menyadari dia dalam ruangan dengan cat serba putih...apa dia sudah mati,cepat sekali,dan bahkan suaminya belum memberi ciuman kematian... Tiba-tiba Anatasya menjadi sedih,dia siap menumpahkan air mata,dia mati sebelum merasakan ***-*** untuk terakhir kali.....
Hikssss.....Hikss.....
Bryan yang berada diluar ruangan,terkejut mendengar suara sesegukan yang berasal dari kemar istrinya....Dengan cepat dia mengakhiri panggilan dan berjalan masuk....sampai didalam terlihat sang istri yang tengah menutupi tubuh dengan selimut....
"Sayang ada apa...apa terjadi sesuatu Hem?"Tanya Bryan lembut menarik selimut untuk melihat wajah cantik sang istri.... Anatasya tersenyum langsung memeluk leher suaminya....
"Maafkan aku ya,aku membawamu kerumah sakit" Anatasya terlihat mengerucutkan bibir kesal,tapi tak lama mengangguk....Bryan tersenyum,dia ikut naik kepembaringan,berbaring disamping Anatasya dan memeluk tubuh mungil itu dengan sayang......
"Kak Ray, little girlnya terus menendang" Adu Anatasya ....Bryan tersenyum lalu mengelus perut Anatasya, mensejajarkan wajahnya dengan perut buncit itu.....
__ADS_1
"Anak Daddy tenang ya sayang,sebentar lagi kita akan bertemu" Bryan mengajak buah hatinya mengobrol,seolah itu lebih menyenangkan daripada yang lain...Tak jarang dia tertawa saat melihat perut Anatasya yang tercetak dari dalam....seakan anaknya membalas obrolannya.....
"Akhhhhhh" Pekik Anatasya tiba-tiba dia menyentuh perut bawahnya yang terasa sangat sakit....
"Sayang kenapa?"Tanya Bryan panik,dia ikut menyentuh perut Anatasya....Wanita itu tidak menjawab,rasa sakitnya sekarang sangat berbeda,wajahnya memerah dan dia terus menggigit bibir bagian bawah.....
"Argggggg" Pekikan sakit untuk kedua kalinya disusul air ketuban yang pecah mengalir dari selangkangannya....Bryan semakin panik...
"Sayang kau mengompol" Pekik Bryan tak kalah heboh,pria itu sangking paniknya tidak tahu harus berbuat apa... Anatasya menarik nafas mencoba menahan rasa sakit agar suaminya itu tidak kehilangan akal....
"Kak panggil dokter" Suruh Anatasya dengan suara teramat pelan......
"Ahhhhhhkkk"Rasa sakitnya semakin menyerang,terumata diperut bagian bawah....Bryan mengangguk dia baru sadar,lalu dia berteriak keluar memanggil dokter....harus dokter perempuan tentunya...Bryan memang bodoh,padahal ada tombol inocorm diatas pembaringan.....
"Nyonya tarik nafas buang,tarik nafas buang" Dokter memberi intrusksi dia sibuk memeriksa Anatasya sudah pembukaan keberapa....
"Cepat sekali ternyata,wah ini hebat...Anda sudah pembukaan sepuluh nyonya,bayinya pengertian sekali....Kita akan mulai ya nyonya Bryan" Dokter parubayah itu berucap ramah,berusaha mencairkan suasana....Bryan tampak sangat tegang, keringat bercucuran dari dahinya...melihat Anatasya yang menjerit sakit sungguh membuat dia tidak sanggup melihat.......
"Ahhhhhhgggg" Anatasya menjerit sakit dia menggenggam tangan Bryan dengan kuat,yang berada tepat sisi kepalanya.....Mulut Bryan komat-kamit terus membaca doa agar semua berjalan lancar....Dia mempasrahkan tangannya yang ditekan kuat oleh sang istri,bahkan darah segar sudah mengalir karma kuku Anatasya yang menancap dikulitnya....Bryan terus menyeka keringat yang keluar dari dahi sang istri....terkadang dia akan menutup mata saat melihat Anatasya yang mengejan kuat.....
"Good kumohon,lancarkan semuanya,selamatkan bayi dan istriku,aku mohon......Aku akan berubah menjadi pria yang lebih baik..." Batin Bryan.... dia bahkan meneteskan air mata melihat bagaimana sang istri yang berjuang antara hidup dan mati untuk mengeluarkan buah hati mereka....Belum pernah terjadi sosok arogant Bryan Robsont Ant bisa meneteskan air mata......
"Kita lakukan sekali lagi nyonya....ini yang terakhir....tarik nafas buang.....". Aba-aba dari sang Dokter.....
"Ayo sayang,aku tau kau pasti kuat......aku mencintaimu sangat mencintaimu" Bryan hanya mampu mendengungkan kalimat cinta tanpa henti ditelinga istrinya, diiringi air mata yang menetes membasahi ujung hidung wanita itu......
Anatasya hanya mampu mengangguk lemah,mendengar kalimat suaminya,dia seakan mendapat terjanganan tenaga....dia menarik nafas panjang dan.....
"Eghhhhhhhmmm" Anatasya mengejan sekuat tenaga,mengeluarkan semua kekuatannya,dia menggenggam tangan Bryan semakin erat,wajahnya memerah menahan sakit ......
Oeeeeek.....Oeeeeekkkk
"Nyonya anda harus memberi Asi pertama ya" Ucap Dokter itu,dia meletakkan Bayi mungil Anatasya tepat diatas dada sang ibu yang sudah bertelanjang dada...... Anatasya mengangkat tangan menyentuh kulit putrinya untuk pertama kali,dia meneteskan air mata...dia sudah menjadi wanita sesungguhnya.....
Anatasya tersenyum geli,saat merasakan bibir kecil putri mereka yang mengulum put*ingnya....Mata Anatasya melirik sang suami yang masih diam terpaku menyaksikan kegiatan ibu dan anak itu.....
"Kak Ray" Panggil Anatasa lemah....Dia memberi senyuman semanis mungkin...Dia tahu suaminya itu masih dalam keadaan syok....
"Sa....sayang dia...dia putriku?"Tanya Bryan masih tidak percaya...Beberapa suster tertawa kecil melihat ekspresi linglung seorang pengusaha yang selalu bersikap dingin.....
Anatasya mengangguk dengan kekehan. Perlahan Bryan berjalan mendekat, menyentuh kulit punggung sang putri untuk pertama kali,meresmikan ikatan darah antara mereka...
"Welcome to the World,my little girl"Bisik Bryan ditelinga gadis kecilnya tak lupa kecupan hangat dikening untuk pertama kali.....
"Terimakasih banyak sayang,terimakasih....aku mencintaimu sangat" Ucap Bryan mengecup lama kening sang istri.... Anatasya mengangguk tidak membalas karna dia masih sangat lemah.....
"Babynya kita bersihkan dulu ya...dan nyonya harus beristirahat" Dokter itu berucap ramah,dia membawa baby mereka untuk dibersihkan.... Anatasya tersenyum pada dokter dan berucap terimakasih dengan suara yang pelan namun begitu tulus...tak lupa Bryan...Pria itu bahkan sampai menyalami sang dokter untuk berterimakasih... sampai-sampai mereka yang ada disitu menganga tidak percaya......
Saat melihat Anatasya yang sudah tertidur pulas dipelukannya setelah dipersihkan dibantu para suster....Bryan menatap wajah damai Anatasya....Wanita ini masih terus terlihat cantik.....
"Astaga" Guman Bryan kala dia teringat,semua keluarga pasti tengah menunggu diluar,tadi dia yang menghubungi mereka...Dan tadi Bryan sengaja berkata pada dokter bahwa jangan ada yang masuk selain dia....Bryan mengutuk diri sendiri bagaimana dia bisa sebodoh ini.....Sebelum berjalan membuka pintu,dia sejenak menatap putri kecilnya yang juga tertidur diranjang kecil khusus tepat disamping sang istri....Kedua wanita yang dia cintai kompak tengah tertidur dengan damai....
Ceklek.....
"Kyyaaaaaaaaa......"
"Syuuuutttt jangan berisik" Bryan dengan cepat menegur semua keluarga yang sudah ramai,ingin nyelonong masuk dan berteriak kegirangan....Semuanya mengangguk dan menatap Anatasya yang tengah tertidur....Lalu bersamaan semuanya meringis merasa gemas saat melihat sosok baby yang sangat imut juga terlelap dengan bibir yang mengerucut........
"Sean ayo bertemu dengan adik bayi" Bryan menggendong sang putra....tak lupa mengucap terimakasih pada Laudy,karna tadi dia menitip Putranya dirumah mereka...dia membawa Sean mendekat kearah ranjang mungil Baby girl....membuka penutup kelambu transparan....
__ADS_1
"Hallo Baby Girl,ini kakak Sean" Sean berucap dengan berbinar,dia sedikit membungkukkan badan dari gendongan sang Daddy untuk bisa meraih tangan kemerah-merahan si Baby Girl.....Sean menjadi orang ketiga,yang menyentuh Baby Girl untuk pertama kali....terlihat bayi itu balas menggengggam yang membuat Sean semakin senang.........
"Yaampun cantik sekali" Guman mereka semua....Mereka berdiri dengan mengelilingi ranjang kecil Baby Girl....para kaum hawa sibuk memotret Baby Girl sedangkan para pria sibuk menyentuh kulit hangatnya..
"Kenapa wajahnya sangat mirip dengan kak Ray?"Tanya Sarah menatap bergantian Bryan dan Baby Girl....semua keluarga mengangguk setuju....Bryan yang tengah duduk disamping Brankar sang istri tersenyum bangga ......
"Tentu saja...karna kakak tampan ini yang membuatnya" Bangga Bryan menatap lamat wajah lelap sang istri.....Semua memutar bola mata malas dan kembali memerhatikan Sosok Baby Girl yang baru beberapa jam datang kebumi.....
"Lihat-lihat dia akan membuka matanya"
"Yaampun leguhannya menggemaskan sekali"
"Jangan berisik dia akan membuka mata"Semuanya kembali heboh saat melihat baby girl yang tengah menggeliat kecil dan bibir yang sibuk menguap,sepertinya dia akan membuka mata ...dan....
"Kyaaaaaaaaa"
Semuanya berteriak histeris saat gadis kecil itu membuka mata dengan sempurna,walau masih belum bisa melihat tapi dia sedikit terkejut karna mendengar suara besar....Saat matanya terbuka,mata dengan warna Galaxy yang aneh memancar dengan indah....persis seperti mata unik Lady TZX,pemimpin Lowhen Group....tak lain tak bukan adalah Anatasya Falda Lowhen
Anatasya seketika membuka mata,dia terkejut mendengar pekikan mereka....tidur nyamannya terganggu karna suara besar mereka.....dia menatap mereka yang tengah mengelilingi tempat tidur putrinya lalu beralih kearah sang suami yang tengah tersenyum nakal.... Anatasya merinding seketika,dia kembali berbaring berbalik menghadap Bryan yang tengah terduduk dikursi tepat disebelahnya.....
"Mesumnya ditunda dulu sampai kondisiku membaik ya suamiku sayang"Ledek Anatasya mencolek hidung mancung Bryan....Pria itu terlihat mencibir dan kemudian menduselkan hidungnya dileher jenjang Anatasya.....Tangan Bryan dengan nakal memijat-mijat bakpao kembar... Anatasya membiarkan dia tahu suaminya itu tengah merindukan aktifitas panas mereka.....
"Kenapa kau menggemaskan sekali Hem?"Tanya Bryan...tangannya sibuk memilin pucuk bakpao kembar dari dalam baju...sesekali matanya menatap kearah keluarga...agar kegiatan mesum mereka tidak ketahuan....
"Karna aku istrimu"Jawab Anatasya dengan kekehan,dia merasa geli dengan jari Bryan namun tetap membiarkan.....
"Sayang"Heran Bryan menatap tangannya yang sudah basah cairan putih,dia melihat put*ing bakpao kembar sang istri yang juga sama basah....Bryan mencoba mengelap dengan tisu tapi tetap saja basah.....
"Jangan dimainkan lagi,ini sekarang milik Baby Girl..."Cekikikan Anatasya merasa lucu melihat tingkah suaminya....Bryan mengerti dia tampak mengeram kesal,mainan favoritnya harus berpindah hak menjadi miliki sang putri
"Eeeuummm" Bryan menenggelamkan wajahnya dikedua Bakpao kembar yang sudah terpampang dengan jelas....posisi Anatasya yang menghadap kearahnya membuat mereka yang ada dibelakang tidak dapat melihat jelas apa yang tengah dia lakukan....Bryan menggesekkan bibirnya dipucuk bakpao sambil menikmati aroma tubuh yang begitu candu di inderanya.....Kedua orang yang tengah berbuat mesum itu sama sekali tidak mengundang perhatian mereka yang lebih tertarik memerhatikan setiap pergerakan sosok Baby Girl.....
"Lowhen Qynliu Robsont" Ucap Bryan tiba-tiba menatap sang istri...tangannya sibuk kembali membenarkan Brah Anatasya dan mengancingkan baju khas rumah sakit itu.....
"Aku setuju" Jawab Anatasya yang mengerti itu adalah nama untuk putri mereka..........
#######
Jangan lupa kunjungi S2 Leader Mafia Girl yang uda Terbit ya guys.......
...GENUINE...
...GENUINE...
...GENUINE...
...GENUINE...
And jangan lupa dukungannya....biar Author makin semangat buat Update
#Like
#Koment
#Favorite
#Hadiah
#Vote
__ADS_1