Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Chapter 21


__ADS_3

setelah tiga hari mendapatkan perawatan intensif dari dokter kepercayaan killer black rose anna sudah di perbolehkan pulang k rumah dengan satu syarat bahwa harus menggunakan kursi roda dulu dan juga rutin pemeriksaan seminggu ke depan.


**


tepat hari ini adalah hari di mana SW high school melaksanakan acara besar setelah ujian akhir kelas 12.


hari itu juga Anna terlihat sudah sehat karna sudah terlepas dari kursi roda, acara akan di laksanakan jam 08.00 malam nanti sekarang si kembar dan Anna sedang bersantai di ruang keluarga.


" kita belanja keperluan nanti malam yuk". ajak Rachel tiba tiba


" kalian saja aku sedang malas". seru aiden


" ayolah ai, sekali ini saja kau temani aku." bujuk Rachel, dengan mengandalkan air mata Rachel dengan mudah meluluhkan hati aiden, Anna dan Alex hanya menggelengkan kepala mereka melihat tingkah Rachel.


"baiklah cepat bersiap" ujar aiden


setelah lebih 10 menit mereka semua keluar dengan setelah modisnya masing masing.


Aiden memakai celana selutut berwarna krem dengan di padukan kaos berwarna putih dan sneaker berwarna senada dengan celananya, sedangkan Alex menggunakan setelan celana dan baju berwarna hitam tak lupa sneaker berwarna putih.


Sedangkan Rachel mengunakan celana levi's pendek di atas paha berwarna hitam dan di padukan t-shirt putih di lapisi jaket levi's berwarna biru langit, Anna memakai baju kaos berwarna navi di padukan celana krem pendek dan bleazer hitam. Mereka terlihat sangat tampan dan juga cantik.


"ayo takut kesiangan" ucap Rachel dengan antusias.


mereka akhirnya berangkat setelah berpamitan pada mommy serta daddy nya, dengan menaiki satu mobil mereka meluncur ke pusat perbelanjaan terbesar di kota tersebut.


Aiden memarkirkan mobilnya dan segera keluar dari dalam mobil


" ayo ini sangat panas " ujar Aiden


" ternyata tuan devil takut panas" gumam Rachel


" aku mendengarmu" ucap Aiden dengan nada tajam dan membuat Rachel mencebikkan bibirnya.

__ADS_1


mereka berempat masuk ke dalam berkeliling mencari tempat bagus dan juga toko barang brendet. Mereka memasuki salah satu toko dan berkeliling.


" ai lihatlah gaun ini apakah bagus jika aku kenakan" tanya rachel pada aiden yang tengah duduk sembari mengoprasikan ponselnya.


Aiden melihat gaun yang di tunjukan Rachel dari atas sampai bawah " apa kau akan pamer tubuhmu?". tanya balik Aiden dengan suara dingin


akhirnya Rachel mencari lagi, saat ia melihat salah satu gaun indah berwarna gold, Rachel segera menghampiri gaun itu dan mengambilnya tapi tiba tiba gaun itu langsung di rebut oleh orang lain.


" ini punya gw, gw yang lebih dulu melihatnya" ucap orang itu yang tak lain Raquel


" eh...sepertinya ada yang mengaku ngaku" ucap Rachel


" kau beraninya bicara seperti itu, apa kau lupa aku ini siapa?". sarkas Raquel


" sorry nona Raquel aku tidak peduli" ucap Rachel dan berbalik hendak pergi namun tangan Raquel lebih dulu menarik pergelangan tangan Rachel dan tangan kanannya menampar pipi Rachel.


Plaakkk


suara tamparan yang begitu memekakan telinga orang orang yang lalu lalang.


semenjak si kembar dan Anna pindah kelas Raquel juga temannya meminta hal serupa meski pun otak mereka masih standar.


Rachel hanya diam sembari berjalan menjauhi Raquel, sikap tenang Rachel membuat siapa saja emosi.


" kak kau sudah mendapatkan bajumu?" tanya Alex dari arah belakang Rachel


" belum". sahut Rachel


" adaapa dengan wajahmu kak?". tanya Alex


" hanya tamparan kecil" ucap santai Rachel


" mba, tolong carikan aku gaun terbaik di toko ini" ucap Rachel

__ADS_1


" baik nona" jawab pelayan tersebut


" apakah kak Anna sudah menemukan bajunya?". tanya Rachel


" sudah, kami bertiga sudah menemukan baju yang pas" jawab Alex


"baiklah ayo bayar" ujar Rachel


mereka berempat pergi ke kasir bersama sama, dan ternyata Raquel pun tengah berada di sana.


" el bayarkan saja punyaku dan alex aku malas bertemu wanita itu!!" ucap Aiden


" baiklah tapi pake kartumu yah" ucap Rachel cengengesan.


" ini ambillah".


" yeah" antusias Rachel menarik tangan Anna


" mba aku ingin membayar ini sama ini sama dua ini" ucap Rachel memberikan belanjaannya


" emang bisa bayar belanja sebanyak itu? ". sindir Raquel


" berapa semuanya mba?". tanya Rachel tanpa memperdulikan perkataan Raquel


" semuanya 500$" jawab pelayan itu membuat Raquel melongo dengan harga semua baju yang di beli Rachel


" udah deh jual diri aja gw yakin lu gak bisa bayar" teriak Raquel


" nona tolong tenang anda mengganggu pengunjung lain" tegur keamanan di sekitar kasir


Rachel mengeluarkan kartu black card dari saku celananya dan menyerahkan pada pelayan tersebut. Raquel tidak bisa berkata apa apa lagi dia hanya melongo melihat kartu yang di keluarkan rachel


" Terimakasih nona, datang kembali" seru pelayan tersebut

__ADS_1


akhirnya mereka semua pulang ke rumah masing masing untuk mempersiapkan diri menghadiri acara besar itu.


__ADS_2