
acara itu berjalan dengan semestinya meskipun di situ banyak sekali penjilat yang berusaha mendekati para penerus yang baru saja di resmikan tersebut, terutama teman kampus mereka yang berkerumun ingin menarik perhatian anak anak sultan itu salah satunya ada Laura yang bergabung dengan anak anak dan mendekati si kembar+ Anna.
" Anna maafin gw yang selalu jahat sama lo dan adik adik lo, gw benar benar nggak tau kalau kalian itu ternyata orang kaya" ucap Laura dengan tidak tau malunya
" ia nggak apa apa aku sama saudaraku telah memaafkan kalian" sahut Anna
" tapi kami tidak akan melupakan apa yang kalian lakukan pada kami" celetuk Rachel yang menimpali obrolan sang kakak
" tapikan gw udah minta maaf El" ucap Laura dengan raut wajah di buat sesedih mungkin.
" udalah El" Anna mengkode Rachel dengan gerakan matanya
sampai sejauh ini acara masih berjalan lancar dengan senyum bahagia dari keluarga yang terus terpancar dengan indahnya, namun tiba tiba terdengar suara sesuatu di luar mansion tersebut.
Baammm
Boommm
Dorrrr
Aaarrggghhhh
terdengar suara bom juga tembakan dan jeritan seseorang, ada yang berusaha mengacaukan acara itu para tamu berhamburan menyelamatkan diri.
" ada apa?". tanya Alexsa menggunakan aerphone yang selalu terpasang pada telinganya.
__ADS_1
" maaf Lady kami tidak bisa mencegahnya, mereka menyerang tiba tiba". sahut Mafioso yang berjaga di bagian depan
" berapa korban?". tanya Alexsa lagi, karna bagaimana pun juga mereka adalah keluarga Alexsa waktu pertama kali di irlandia
" dua orang anggota dari irlandia tewas, atas nama Wiliam dan Yerri Lady" lapor Mafioso tersebut
" bedebah, mereka harus mati" teriak Alexsa membuat si kembar+ Anna menengok ke arah sang mommy
" Lucky bersiap, amankan semua tamu undangan yang bukan bagian dari mereka, aku yakin sebagaian tamu adalah dari mereka" perintah di komandokan oleh Alexsa.
" siap laksanakan Lady" jawab Lucky dari arah berlawanan
" mom ada apa" tanya Aiden dengan suara rendah
" ada tikus tikus menjijikan yang ingin menyerahkan nyawa mereka" jawab Alexsa dengan tatapan tajam
" baiklah tapi mommy tidak ingin melihat kalian terluka sedikit pun!!". seru Alexsa dan di balas anggukan.
" pakailah, alat ini akan menghubungkanmu pada mafioso bayangan milik Rachel" seru Aiden karna tadi Rachel memberikan alat tersebut
mereka akhirnya berpencar keluar mansion dan mencari para tikus tikus pengacau itu.
" gaun ini sangat menguntungkan" seru Rachel dengan senyum mengembang
" aku tau kau akan menyukainya" bangga Aiden
__ADS_1
masih sempatnya mereka saling memuji dalam keadaan genting, namun saat lewat di antara beberapa mafioso tiba tiba saja mafioso itu tumbang dengan kepala yang lobang
" sepertinya mereka menggunakan sniper" geram Rachel
"Richard Daniel di mana kalian" panggil Rachel
" arah jam 12 Rexanne" sahut Daniel
" kalian sudah tau tugas kaliankan?". tanya Rachel
" tau Rexanne, kami tidak akan mengecewakanmu". ucap Daniel lagi.
" aku percaya pada kalian!". sahut Rachel
Aiden dan Rachel lamgsung melanjutkan jalan mereka setelah selesai memberi komando pada mafioso bayangan.
" oh oh ternyata kalian berkumpul di sini dan ingin mengacaukan acara kami" sergah Rachel membuat beberapa orang itu terkejut dengan kemunculan gadis cantik nan anggun namun aura yang ia keluarkan begitu mengintimidasi orang orang sekitar.
" siapa kau!!". sombong orang itu
" kau tidak mengenalku paman?". sahut Rachel dengan tenang
" terserah apa katamu, serang diaa!!!". perintah orang tadi yang di ketahui adalah ketua geng tersebut.
perkelahian pun tidak terelakan, satu banding delapan orang, namun dengan mudahnya Rachel melumpuhkan mereka semua hanya dengan sekli gerakan saja.
__ADS_1
" siapa kau sebenarnya?". tanya orang orang di sana mereka mengakui jika keahlian berkelahi Rachel tidak bisa di ragukan lagi.
" aku Rexanne itu, putri dari sang Lady dan King" ucap Rachel dengan suara rendahnya persis seperti suara sang mommy hingga membuat nyali musuh menciut seketika.