
🌄🌄🌄🌄
Tok.....tok...tok....
Ceklek....
"Pagi Nyonya"Ariel menundukkan pandangan,saat Anatasya yang membuka pintu kamar masih mengenakan piyama tidur sexsinya.....Ariel menelan air liurnya kasar tanpa berani menatap langsung sang nyonya....
"Pagi Ariel"Sapa balik Anatasya tak kalah sopan....
"Maaf nyonya, saya ingin memberitahu anda,bahwa Tuan Bos tengah berada di Villa,pulau yang baru,jika anda ingin pergi menyusul Bos,biar saya menyiapkan kendaraan"....
"Hem baiklah,aku mau serba cepat,kau pasti mengerti,dan yah dimana Sean?"
"Kemarin pulang sekolah,Nona Sulung Elle,datang menjemput dan membawa tuan muda untuk menginap"
"Baiklah Ariel,tunggu aku dibawah"
"Baik Nyonya"Anatasya kembali menutup pintu kamar dan kembali masuk kedalam,sebelum membersihkan diri. Anatasya menyempatkan membersihkan dan membereskan kamar yang sangat berantakan, karna Bryan memang tidak suka ada orang sembarangan masuk kedalam kamar mereka,jadi kebersihan didalam kamar adalah tanggung jawab Anatasya.....
"Heh sekarang,wanita tidak tahu diri ini pergi sesuka hati saat suaminya sedang marah"Anatasya yang baru turun dari kamar dan menghampiri Ariel diruang tamu,dikejutkan dengan suara Laura yang baru keluar dari kamar. Anatasya semakin terkejut saat melihat Laura yang hanya memakai Bikini Daleman,begitupulah Ariel bukannya terpesona melihat Laura yang hanya memakai Daleman dia malah mencibir jijik....
"Nona jaga bicaramu jangan sembarangan,dan tidak sopan dengan nyonya"Tegur Ariel dengan dingin....
__ADS_1
"Memangnya kenapa,wanita Jal*ang tidak tahu diri ini memang harus terus dimaki"...
Plakkkk....
"Beraninya Kau" Teriak Laura marah saat Ariel menampar pipinya dengan sangat keras ....
"Sudah aku katakan jaga ucapanmu Nona"Bentak Ariel tak kalah keras,Laura langsung bungkam dia memegang pipinya yang terasa sangat panas. Ariel harus menutup mulut wanita ini sebelum nyonyanya Anatasya menjadi marah dan mengeluarkan jiwa Psychonya yang bisa sangat berbahaya untuk semua orang yang dia disini,termasuk dia sendiri,mana sanggup Ariel melawan Ratu TZX yang memiliki gangguan jiwa itu......
"Ingat Nona,jangan pernah memancing kemarahan Nyonya,jika wanita rendahan sepertimu itu hanya akan jadi debu jika berlawanan dengan Nyonya"Ingat Ariel dengan sangat dingin. Wanita rubah itu mengeram kesal,dia hanya mampu terdiam tanpa berani bersuara .......
"Ayo Ariel,kau tidak perlu mengotori tangan,setelah semua masalah selesai,biar tanganku sendiri yang membuat darahnya mengalir"Ucap Anatasya dengan senyum mengerikannya, tiba-tiba saja seisi rumah menjadi hening mendengar suara merdu namun begitu menusuk ditelinga mereka..... Anatasya berlalu diikuti Ariel yang masih syok membayangkan hal-hal mengerikan yang bisa diciptakan tangan sang nyonya..
Ariel dengan sigap membantu dan menuntun Anatasya naik keatas Kapal Cepat,yang teramat mewah itu,beberapa anak buah Ariel berjaga disekitar dermaga untuk memastikan keaman sang nyonya. Ariel juga turun tangan langsung dalam menemani dan mengawasi perjalanan Anatasya bersama beberapa anak buah lainnya,yang memakai kapal berbeda disetiap sisinya membuat formasi.... Anatasya hanya mampu menggeleng,bagaimanapun ini memang tugas Ariel yang memang diperintahkan Bryan langsung tentang keamanannya,dimanapun Anatasya berada.....
"Aku akan jujur"Batin Anatasya,segumpalan asap keluar dari mulutnya,dia berniat akan berkata jujur tentang perasaannya pada Bryan ,perasaan cinta. Anatasya sadar bahwa dia sudah mencintai suaminya itu,dan nama Zayn sudah terhapus dengan sempurna,pernikahan bukanlah hubungan yang bisa dipermainkan,jadi sewaktu bersama Zayn. Anatasya memastikan bahwa dia benar-benar sudah menghapus nama pria itu dari hatinya dan digantikan dengan sosok Bryan.Dia sadar jantung yang berdetak cepat saat bersama Zayn,bukan merupakan pertanda cinta,tapi merupakan perasaan khawatir dan rasa bersalah kepada sosok suaminya....
"Maaf mengganggu Nyonya,kita sudah sampai di pulau"Ucapan Ariel yang terdengar dari luar pintu,menyadarkan Anatasya dari lamunannya...dia kembali merapikan spray yang sedikit berantakan baru melangkah keluar....
"Mari saya antarkan nyonya"
Anatasya menerima uluran tangan Ariel,saat pria itu kembali menuntunya berjalan dan turun dari kapal,.....
"Tidak perlu mengikutiku Ariel"Ingat Anatasya berhenti sejenak....
__ADS_1
"Tapi nyonya,di Villa tidak ada pelayan sama sekali,dan penjaga yang menjaga"
"Tidak masalah Ariel,aku punya suamiku untuk menjaga,dan ada aku untuk mengurus semua keperluan"
Ariel hanya mengangguk,jika sudah seperti itu maka keputusan sang nyonya sudah bulat....
"Baik nyonya,hubungi saya jika memerlukan sesuatu,semua keperluan anda dan Bos sudah tersedia disini,dan saya meninggalkan satu JetSki nyonya"
Anatasya mengangguk dan memberi senyuman terimakasih kepada mereka semua,semuanya tampak senang walau hanya dibalas dengan senyuman,itu mengartikan betapa Anatasya menghargai pekerjaan mereka.....
Anatasya berjalan masuk kearah Villa. Gadis itu menganga melihat betapa mewah dan indahnya Villa ini,dengan warna yang soft serta pemandangan laut yang begitu kental membuat siapa saja yang melihatnya pasti akan terpukau. Kaki mungil nan mulus itu semakin melangkah lebih dalam lagi,dia tersenyum saat matanya menangkap sebuah figura pernikahan mereka tercetak dengan besar dan menempel dibagian ruang keluarga.... Anatasya celingkukan mencari sosok suaminya,namun dia masih belum menemukan pria tampan itu... Anatasya mengabsen setiap ruangan yang ada di villa,dia berpindah dari satu bangunan kebangunan lain,mulutnya tak berhenti berucap takjub dan memuji....
Terakhir Anatasya berhenti disebuah bangunan yang paling besar,pertama masuk dia menjumpai sekumpulan sofa santai berukuran jumbo, dan terlihat ruangan berjemur disebalahnya yang hanya dibatasi sekat kaca,diruang keluarga juga terdapat berbagai sofa jumbo serta bad untuk bersantai,yang menarik perhatian Anatasya adalah,di dinding ruang keluarga itu banyak sekali foto yang menempel disana... tangan Anatasya meraih beberapa foto,ada ribuan foto yang tertempel,foto itu berisi dia,Bryan dan Sean. Berbagai kegiatan mereka terlihat dalam foto itu,sampai saat mereka sedang berciuman dengan mesra pun ada... Anatasya kembali tersenyum haru.....
lalu dia kembali melangkah kesebuah ruangan....
Ceklek....
Pintu terbuka. Anatasya masuk kedalam,sampai disana dia kembali dibuat membelalak,ternyata ini adalah kamar yang begitu luas,dengan spray serta badcover serba putih,tak lupa beberapa tirai gorden dan cat dindingnya berwarna putih....Balkon kamar ini langsung menghadap kearah laut. Dekornya terkesan terbuka,dengan banyak jendela dan juga dinding sekat kaca....sungguh kamar impian yang begitu sejuk dan enak ditempati.....
Anatasya memungut beberapa pakaian yang berserakan dilantai,yang sudah dipastikan milik suami tercinta....Setelah itu, Anatasya memilih membersihkan badan terlebih dahulu baru nanti dia kembali melanjutkan mencari Bryan.....
Satu jam lebih Anatasya berendam didalam Bathtub dengan aroma terapi vanila yang menjadi candu untuk Bryan,tubuh Anatasya benar-benar sudah Fres sekarang,tubuhnya yang mulus semakin terasa lembut,wajahnya yang ayu semakin terlihat cantik....
__ADS_1
Anatasya sekarang sudah memakai bikini berbentuk Daleman saja,hanya CD dan Brah,dengan tali spaghetti kecil yang melingkar,sungguh sangat menampilkan semua lekuk tubuh menggodanya... beberapa pakaiannya sudah tersedia didalam Walk in closed,tapi Anatasya memilih melapisi bikini itu hanya dengan kimono handuk ....rambutnya yang basah dia biarkan terurai,hingga wangi menyeruak begitu terasa......