Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Eps 115


__ADS_3

Anatasya mengerjap,menyesuaikan cahaya yang masuk keretina mata...perlahan mata itu terbuka dengan sempurna....


Greb.. ....


"Sayang"Anatasya terkejut saat tiba-tiba Bryan memeluknya dengan erat...tunggu..tunggu jeda.....


"Orang bangun tidur itu kumpulin nyawa dulu"


"Ha....kak"Anatasya baru sadar...dia membalas pelukan Bryan,dia mengelus rambut Bryan,dia mencoba mengingat kejadian kemarin,dan seketika dia membelalak....


"Dimana Rogers sialan itu"Tanya Anatasya melonggarkan pelukan dan menatap Bryan dengan kesal,Bryan mendengus,kekasihnya ini paling bisa menghancurkan moment romantis....


"Dia sudah mati,kau tidak ingat kau memakan jantungnya"Kesal Bryan kembali memeluk manja tubuh gadis kesayangannya yang tengah terduduk dipembaringan.....


"Dasar tidak tahu malu,kau pikir tidak ada orang disini ha"Hardik Alex yang jengah melihat kelakuan Bryan...


"Kakak"Pekik Anatasya girang,dengan keras dia mendorong Bryan dan merentangkan tangan minta dipeluk oleh Alex,Alex memberikan tatapan mengejek pada Bryan yang terlihat sangat kesal....


"Ughhhhh aku sangat merindukan gadis kecilku"Ucap Alex mengeratkan pelukan, Anatasya juga membalas tak kalas erat....


"Tunggu-tunggu..jadi kemarin kau tidak melihat kakakmu ini ha?"Tanya Alex sadar akan sesuatu, Anatasya menyengir dan menggaruk tengkuk gatal,dia terlalu fokus bermesaraan dengan Bryan sampai melupakan kakaknya....


Anatasya kembali merentangkan tangan saat melihat,seluruh keluarga yang tengah menatapnya dan Alex dengan senyuman......

__ADS_1


"Love you guys"Ucap mereka bersamaan sambil berpelukan lalu tertawa bersama,Bryan dia kembali mendengus kesal namun juga begitu kagum dengan ikatan keluarga yang begitu harmonis....


"Hei bodoh kemarilah"Ingin sekali Bryan menembaki wajah Alex yang selalu berkata kasar dan menusuk,belum...belum pernah ada yang berani berkata seperti itu kepadanya....tapi karna itu kakak ipar jadi dia hanya bisa memasang senyum palsu....


Alex menarik Bryan untuk bergabung peluk-pelukan dengan seluruh keluarga Lowhen,awalnya Bryan risih karna saudari Anatasya itu cukup menempel pada badannya,karna hanya Anatasya yang boleh menempel langsung dengan kulit Bryan,tapi bagaimanapun dia harus menganggap mereka saudari dan terbiasa dengan segla tingkah saudari dan saudara Anatasya....


Bryan tersenyum haru,dia seperti menemukan keluarga baru,jujur Bryan sedikit iri dengan orang-orang yang memiliki banyak saudara/i. Menjadi anak tunggal tidak selalu baik,ada masanya dia merasa kesepian dan tidak mempunyai teman untuk bercerita maupun bermain.....


"Oh ya Sean dan Grandma dimana?"Tanya Anatasya tiba-tiba teringat akan Grandmanya....


"Sean dibawa oleh Mommy,sedangkan Grandma sedang istirahat dikamar setelah beberapa pelayan membantu Grandma bersih-bersih"Jelas Bryan... Anatasya mengangguk,lalu dia melihat sekeliling,dia baru sadar kalau sekarang dia sudah di ruang medis markas


"Sayang ayo pulang keMansion,kau harus dirawat diMansion saja"Titah Alex menatap Anatasya,terlihat semua mengangguk....


"Emmmmhhh"Anatasya mengangguk,dia menatap Bryan yang juga sedang menatapnya dengan pandangan tak bisa diartikan.....


"Malam ini menginap di Mansion,besok baru kau boleh pergi"Putus Alex,tampak semuanya mengangguk setuju.....


"Ingat batasan kalian,kalian masih belum menikah"Peringat Elle dengan tegas dia membelai pucuk kepala Anatasa.....


"Baby Mommymu sangat cerewet"Anatasya merengek memeluk manja perut besar Elle,semuanya terkekeh dengan tingkah Nona Besar itu....


"Kami ikut kakak"Serempak keempat adik Anatasya,yang sudah ambil ancang-ancang takut ditinggal kakak mereka....

__ADS_1


Anatasya menatap Bryan meminta persetujuan,dia memasang puppy eyes agar pria itu luluh dan memberi izin...


"Baiklah"Bryan mengangguk,tidak masalah mereka tinggal dirumah,lagipula mereka calon adik ipar dan juga saat Bryan bekerja Anatasya ada temennya....


"Kakak akan menjemput Grandma dikamar,kalian bersiaplah kita akan pulang,malam ini semua akan menginap diMansiom utama,Bryan hubungi keluargamu untuk bergabung"Ucap William,memberi perintah sebagai kakak tertua....semuanya mengangguk begitupulah Bryan....


"Sayang hubungi,ibu dan ayah kita akan pesta kecil-kecilan malam ini,merayakan kemenangan atas Rogers"Suruh William pada Laudy yang langsung mengoperasikan ponselnya....


🌸🌸🌸


"Sayang apa tidak ada yang sakit?"Tanya Bryan mengelus pucuk kepala Anatasya dan sebelah tangannya fokus pada kemudi setir....


Anatasya menggeleng,dia memberi senyuman manis pada kekasihnya yang langsung mengangguk,pandangan Anatasya kembali pada jendela mobil.....


"Mommy maafkan Syasya.Syasya bukan anak yang baik seperti yang Mommy bilang,suka tidak suka,mau tidak mau,Syasya akan membalaskan perbuatan Felix pada Mommy" Batin Anatasya,tangannya bertautan dibawah sana....


"Apa kau mengingatku juga?" Batin Anatasya lagi.. tiba-tiba ingatan seseorang dimasa lalunya kembali terlintas,dia ingat itu,dia menyentuh bibirnya,bibir ini pernah....tidak....tidak.....


Anatasya mengetuk kepalanya,kenapa tiba-tiba bayangan pria masa lalunya kembali terlintas,dan bayangan kegiatan panas mereka membuat Anatasya mengutuk diri sendiri....


Bryan menatap Anatasya khawatir....


"Sayang jangan memukul kepalamu,kau kenapa?"Khawatirnya menahan tangan kekasih tercinta yang terus mengetuk kepala sendiri....

__ADS_1


Anatasya menatap Bryan,tidak boleh... tidak boleh,dia harus melupakan semua itu,sekarang dia harus membuka hati untuk Bryan,pria yang selalu berjuang untuk mendapatkan hatinya....


Anatasya kembali menggeleng dan hanya memberikan senyuman manis....


__ADS_2