
sekedar info yah...
pernikahan alexsa dan edward bukan akhir dari semua bukan juga kebahagian yg sempurna, melaikan sebuah tantangan, ujian untuk rumah tangga mereka, tapi tenang di balik semua itu ada kebahagia yg menunggu.
Alexsa Alderia Smith.......
pagi hari alexsa terbangun lebih dulu lalu segera menuju ke kamar mandi setelah lima belas menit ia keluar dan segera mengenakan seragam sekolahnya dan menyiapkan juga untuk edward setelah itu membangunkan sang suami
"honey ayo bangun, ini sudah pagi" seru alexsa sembari menepuk pelan pipi edward
edward mengerjapkan matanya berkali kali untuk menyesuaikan cahaya yg masuk melalui jendela kamar mereka
"ahh....baby aku masih mengantuk" jawab edward dan menutup kembali matanya
akhirnya alexsa tersenyum jahil dan berkata "lima belas menit tidak siap maka aku tidak akan memberi jatahmu selama seminggu" alexsa menyeriangi ketika mengatakan itu
edward yg mendengar tidak mendapat jatah selama seminggu segera melompat dari ranjang dan lari kocar kacir mencari handuk lalu masuk ke kamar mandi
alexsa yang melihat tingkah konyol lelaki yg sudah menjadi suaminya itu terkekeh lalu bergumam"ternyata sangat gampang mengancamnya"~alexsa
lima belas menit kemudian mereka telah siap dan turun bersamaan ke meja makan, saat sampai di meja makan terlihat brayen telah duduk manis sembari memakan roti dengan selai coklat kacang kesukaannya
"selamat pagi bang" sapa alexsa beda dengan edward yg hanya diam dengan muka datar ya dia masih kesal karna di kerjai istri cantiknya
"pagi juga, emmm abang akan pergi lebih dahulu kalian nanti menyusul yah" seru brayen pada pasutri itu
__ADS_1
"bang tungguu!!" teriak alexsa
"jangan teriak gue belum budeg" seru brayen sinis
"ini aku punya gelang, gelang ini bisa membuat kita mengetahui satu sama lain dan juga jika ada hal darurat ini bisa berubah menjadi senjata api." jelas alexsa
"wah kau sungguh hebat sweety" tutur brayen kagum
"ini untukmu, ini juga untukmu dan, ini untuk aku" kata alexsa sembari membagikan gelang canggih buatannya
akhirnya mereka berangkat sekolah, alexsa dan edward memakai mobil ferari sport warna hitam mengkilap sedangkan brayen memakai warna putih
mobil brayen sudah terparkir dengan sempurna tidak berselang lama datanglah mobil ferari sport berwarna hitam. alexsa keluar dari dalam mobil dengan menggunakan kacamata hitam membuat para kaum adam menjerit histeris melihatnya.Sebelum pergi edward berpesan
"tanyakan di mana kelasku yah" suru edward
"jangan tersenyum seperti itu di depan anak anak" seru edward ketus
"iya iya tak akan"cicit alexsa
saat alexsa berjalan di koridor semua menyorakinya sambil ada yg memuji ada pula yg menghina
lihatlah sangat cantik......
bidadarinya abang sini.......
__ADS_1
lihatlah bodi goalsnya.......
halah cantikan juga gue......
pasti itu yg di mobil om om......
akan jadi saingnya amelia dan kawan kawan....
alexsa berjalan dengan santainya ke ruangan kepala sekolah, setelah sampai bukannya memberi salam malah mendobrak pintunya
Braakkkk
"eh kodok lepas...."kaget kepala sekolah yg ternyata juga salah satu anak buah di mafianya
"di mana kelas" tanya alexsa dingin
"kamu sebelas ipa 1, sedangkan edward ipa 2" jawab kepala sekolah itu
setelah mendengar jawaban alexsa langsung keluar tanpa pamit terlebih dahulu
braakkkk
lagi lagi alexsa mendobrak pintu dan itu membuat guru yg sedang mengajar menjadi marah.
Bersambung, maaf yah pendek dan juga bnyak typo soalnya author nulis malam yah
__ADS_1
see you readers sayang ❤❤❤❤❤