
Cup......
Cup....
Cup.....
Cup....
Kecupan berkali-kali pada bibir Anatasya,Bryan membingkai wajah itu dan mengecup bibirnya dengan paksa yang mana semakin membuat Anatasya kesal....
"Dasar Dosen cabul"Pekik Anatasya saat terlepas dari Bryan....dia berlari kekamar mandi meninggalkan pria tampan yang tengah tertawa puas....
"Kau begitu manis sayangku.....akhhhhhh betapa aku mencintaimu....kau itu hanya milikku....milik Bryan"Ucap Bryan melirik kearah pintu kamar mandi yang tertutup.....dia tersenyum-senyum sendiri sambil memilin bibirnya...dan tangan satunya lagi memegang dadanya yang terus berdegup kencang saat berdekatan dengan Anatasya....
"Aku benar-benar sudah gila karnamu Anatasya"Sambung Bryan lagi..... lalu klik beranjak keluar dan bersih-bersih dikamar mandi lain......
Drtttttt Drttttt
Bryan yang baru masuk kekamar setelah selesai dengan mandinya mendengar suara ponsel diatas nakas....dia mendekat dan ternyata itu ponsel Anatasya.... Ternyata sipenelepon adalah Stev...
"Salam Nona Besar"Sapa Sipenelepon
"Ada apa Stev"
__ADS_1
"Salam King...maaf saya salah menyapa"
"Tidak apa"
"Begini King saya ingin menyampaikan hasil penyelidikan tentang penembakan Lady sewaktu itu"
"Lanjutkan"
"Sesuai penyelidikan,penembakan beberapa hari yang lalu ternyata dilakukan seorang pria parubayah yang berasal dari Jerman....tujuan pria itu datang kenegara ini memang hanya untuk mencelakai Lady....dan ternyata pria itu merupakan salah satu anggota kelompok Mafia baru yang ada di Jerman....Kelompok Mafia itu bernama Aluelo Young yang dipimpin seorang pria muda bernama Axel Young.....Kelompok mereka memang masih baru namun kemampuan mereka tidak bisa diragukan......dan untuk alasan penembakan sendiri saya masih menunggu persetujuan King dan Lady untuk mengintrogasinya....sekarang pria itu sudah berada diMarkas diruang Eksekusi....."
"Ha....aku hampir melupakan pelakunya"
"Jadi bagaimana selanjutnya King,haruskah saya mengintrogasinya?"
"Tidak perlu....nanti aku dan Anatasya akan berkunjung langsung menjenguknya"
Tut......
Bryan mengakhiri panggilan itu masih mengenakan handuk untuk menutupi tubuh bagian bawahnya,Bryan termenung didekat nakas memikirkan perkataan Stev tadi.....jujur saja dia masih sedikit bingung mengenai Mafia kemafiaan namun mengenai pelaku penembakan kekasihnya itu berhasil membuat Bryan geram.....dia menggenggam ponsel Anatasya erat dia sudah membayangkan akan membuat perhitungan yang sangat menyakitkan pada pelaku itu......
"Siapa yang menelepon"Bryan tersadar.....dia menatap kearah gadisnya yang sudah mengenakan pakaian lengkap.....mata Bryan menghangat.....
"kita akan mengantar Sean..setelah itu kepemakaman menemui Mommy...dan setelahnya kita akan keMarkas menemui sesorang"Jelas Bryan, Anatasya mengangguk patuh....
__ADS_1
"Hufffft kenapa kau begitu sexsi ha?"Tanya Bryan sebelum berlalu pergi keruang Walk in closed untuk memasang pakaian....
Anatasya mengerjit lalu dia memandang pantulan dirinya pada cermin....senyuman manis terbit dibibir Anatasya.....
"Aku bahkan sudah mengenakan pakaian tertutup"
Anatasya berdiri tepat didepan gundukan tanah itu..... *Anna Hemilton*ukiran yang terdapat pada nisan,hati Anatasya bagai tercabik-cabik merasakan kerinduan pada sang Mommy.....perlahan dia membungkukkan badannya...meletakkan sebuket bunga tepat disamping nisan.....
"Bagaimana keadaan Mommy....maaf baru bisa berkunjung"Lirih Anatasya tersenyum manis.....perlahan tangannya terangkat membelai nisan itu....
"Apa sekarang aku boleh menangis Mom?,aku ini sudah besar tapi masih cengeng"Anatasya terkekeh sendiri....tak lama raut wajahnya kembali menyendu....
"Lihat kau kedatangan tamu"Anatasya tersenyum kearah Bryan yang sedari tadi hanya diam sambil terus memerhatikannya....
"Ibu mertua....kenalkan aku Bryan pria tampan kekasih putrimu"Bryan mencoba bergurau untuk menghilangkan kesedihan kekasihnya...dia berjongkok tepat disebelah Anatasya tangannya juga terulur membelai nisan.....
"Ibu mertua....aku tahu kau itu sangat cantik seperti kekasihku tapi sayang sekali aku tidak bisa menikmati kecantikan itu....."
"Ohya ibu mertua...aku ingin sedikit bercerita...gadis kecilmu ini sangat nakal dan genit....tapi tenang saja aku masih bisa mengatasinya.....dan juga ibu mertua....aku ingin meminta restu untuk menikahinya"
Anatasya terkekeh mendengar perkataan Bryan,dia memandang pria itu yang sedang terus bercerita didepan makam Mommynya.....
__ADS_1
Anatasya kembali memandang nisan sang Mommy tepat pada tulisan *Anna Hemilton*
______________