
Bryan menatap marah kearah pria yang tengah dirantai kaki dan tangannya.....dengan menggebu-gebu dia berjalan kearah tumpukan senjata yang ada didinding.....dia mengambil sebuah samurai panjang....lalu berjalan kearah pria itu.....
Eghhhhhh.....
Pria itu melengguh,saat matanya terbuka diapun gemetaran bukan main,hampir saja dia kencing di celana,apalagi saat melihat sosok pria yang namanya sudah dikenal dimana-mana tengah menodongkan pedang dibawah dagunya.....
"Seberapa besar nyalimu ha.......berani sekali mencelakai gadisku"Bentak Bryan marah,pria itu semakin gemetaran takut bukan main.....
"Si....siapa kalian kenapa....me....menangkapku?"tanyanya pelan dengan suara gemetar.....Bryan berdecih dan tersenyum menyeringai.....
"Anatasya,Lady TZX"Pria itu membulatkan mata mendengar ucapan Bryan....
"Matilah aku....aku sudah tertangkap"Batinnya dengan kaki yang lemas seketika.....
"Am...ampuni aku tuan....ampuni aku"Teriak pria itu meminta pengampunan....
"Apa motifmu ha.....dalam mencelakainya?"
Pria itu merinding ngeri mendengar suara berat Bryan,badannya menggigil karna sudah masuk kedalam lingkungan yang salah.....
Sekuat tenaga dia mengangkat kepalanya untuk melihat langsung sosok pria mengerikan didepannya ini......
"Ak....aku ...hanya orang suruhan tu....tuan"
"Jangan membuang waktuku sialan"Teriak Bryan marah......
Sreeet.....
__ADS_1
Akhhhhhh ampun......ampun......
Dengan bengis Bryan menusukkan ujung lancip pedang itu kepelipis pria itu hingga membuatnya berteriak menahan sakit dengan luka bocor pada keningnya......
"Katakan atau kau akan merasakan neraka sebelum kematianmu"Ancam Bryan lagi....pria itu terus meringis menahan sakit tapi sekut tenaga dia mencoba buka suara.....
"Aku....aku bersumpah ...tuanku hanya memberi sebuah foto orang yang menjadi sasaran dan juga memberi tahu kalau korban adalah Lady TZX,jika aku menolak tugas ini maka anak dan istriku akan menjadi korbannya.....ampuni aku tuan......aku tidak tahu sama sekali motif dibalik penembakan ini"Bryan menatap bola mata pria itu,tidak ada kebohongan didalamnya......Bryan pun kembali mengganti senjata dengan pistol kebanggaannya sebagai seorang King....
"Tetap saja,aku tidak akan melepaskan siapapun yang berani melukai gadisku walau seujung kuku".....
DOR......
DOR.....
DOR.....
DOR......
"Tidak ada bedanya dengan Lady"batin kedua algojo dan juga Stev melihat kekejaman Bryan dalam membasmi musuh....
Greb.....
"Kak Ray"
Bryan dikejutkan dengan pelukan tiba-tiba di belakangnya dan juga suara merdu yang begitu mengenakkan didengar menyebut namanya.....
"Kenapa gadis kecilku ini bangun hem?"Bryan berbalik membalas pelukan itu tak kalah erat.....seketika ruang Eksekusi mengerikan menjadi tempat romantis untuk pasangan gila ini......
__ADS_1
"Kak Ray kemana saja,kenapa saat aku bangun kakak tidak ada"Kesal Anatasya mengerucutkan bibirnya dan mendongak untuk melihat wajah tampan yang tengah tersenyum manis kearahnya.....
"Maafkan aku sayang,ayo aku sudah menyelesaikan urusanku"Ajak Bryan...dia menatap tajam kearah tiga pria dibelakang mereka,seketiga ketiga pria itu menundukkan kepala tak berani melihat King mereka yang super pencemburu dan juga posesif.....
"Tapi aku masih mengantuk"Rajuk Anatasya kembali bersembunyi didada Bryan,Bryan terkekeh sangat suka rasanya saat Anatasya bermanja seperti ini......
"Baiklah ayo lanjutkan tidurmu putri tidur"Bryan menganggakat Anatasya naik keatas gendongannya dia menggendong sang gadis ala Koala.... Anatasya terlihat sangat lucu....dengan badan mungil dan tubuh kekar Bryan,lebih cocok Bryan seperti sugar Daddy dan Anatasya baby sugar.......
Anatasya menyembunyikan kepalanya diceruk leher hangat milik Bryan,hembusan nafas Anatasya meremang dikulit Bryan,seketika badan Bryan menegang seperti sengatan listrik menyengat tubuhnya....nafas Bryan memburu sesuatu menegak dibawah sana minta dilepaskan.....Junior Bryan sudah berdiri dengan gagah disana memberontak meminta mangsanya......dengan tidak sabaran Bryan berjalan cepat membawa Anatasya kedalam kamar tidur Anatasya yang ada diMarkas.......
Bryan kembali membaringkan Anatasya diatas pembaringan dengan perlahan,dia mengembuskan nafas lega melihat gadisnya yang kembali memejamkan mata.... untung saja gadis kesayangannya itu tidak melihat keadaannya yang seperti ini...jika tidak maka harga diri Bryan bisa jatuh sebagai seorang Casanova kelas mujaer......
Cup.....
Sebelum berlalu kekamar mandi Bryan menyempatkan mengecup kening Anatasya.....
Ha.......
Bryan menghela nafas...dia merendamkan badannya di Bathub dengan Ari dingin untuk menenangkan juniornya yang terus memberontak......
"Bersabarlah sedikit lagi.....aku juga sama tersiksanya denganmu. Gadis itu benar-benar sudah membuat kita kehilangan akal,bahkan membayangkan saja sudah membuamu mengamuk"Guman Bryan mengelus benda pusakanya yang masih terus berdiri dengan gagah......
Bryan yang sudah selesai menenangkan adik kecilnya kini ikut terbaring disamping Anatasya,dia memandang lama wajah yang menjadi candu itu sebelum pergi menyelam kealam mimpi.....dia membawa Anatasya kedalam pelukannya.....sungguh sangat nyaman dan menenangkan....
Kini pasangan itu sudah tertidur disiang hari, mungkin kelelahan setelah mengantar Sean kesekolah dan juga aktifitas dipemakaman,ditambah lagi Bryan yang merenggut nyawa seseorang pagi ini.....dan keduanya mengabaikan pekerjaan penting mereka sebagai sesama CEO diperusahaan terbesar yang terpenting tubuh dan pikiran mereka beristirahat.....
***********
__ADS_1
....