
Sesosok Bayangan terlihat melompat dan berlari cepat di antara pohon - pohon di hutan kematian. Dengan tubuh yang proporsional dan kulit kuning langsat Sena yang masuk melesat kedalam hutan kematian semakin giat mencari pengalaman bertarung.
Berkat 3 kitab tingkat dewa yang telah di kuasainya, pergerakan dan kekuatan Sena sangat mengagumkan karena dapat menumbangkan berbagai hewan buas dengan cepat.
Menurut rumor di hutan kematian terdapat berbagai siluman yang kuat. Selama beberapa hari Sena terus mencari siluman untuk membuktikan rumor tersebut namun gurunya melarang Sena masuk terlalu dalam karena tingkat bahaya di bagian dalam hutan kematian masih misterius.
Siluman umumnya memiliki bentuk yang beragam dengan tubuh setengah manusia dan hewan seperti manusia serigala dan vampir. Kekuatann fisik yang di miliki sangat hebat selain itu terdapat berbagai siluman yang ahli racun. Walaupun saat ini siluman memilih untuk menghindari keramaian dan berbaur dengan manusia sehingga siluman seakan menjadi mitos di dalam masyarakat, namun tidak dengan beberapa pendekar tingkat tinggi yang pernah bertarung dengan siluman.
Sena yang masih melatih kecepatannya terkejut dengan kedatangan kawanan kera yang memiliki ukuran yang cukup besar dengan tinggi sekitar 2 meter.
__ADS_1
Melihat ada 6 Kera hitam didepannya sena langsung meluncur mengerahkan jurus tarian kegelapan dan jurus bayangan sesat. 4 pukulan dan 2 tendangan yang dialiri tenaga dalam menumbangkan keenam kera hitam dalam beberapa detik berkat kecepatan dan kelincahan Sena. Pertarungan singkat seperti ini memang sering di laluinya, namun saat ini berbeda karena sebelum Sena melanjutkan pencariannya muncul sosok manusia setengah kera berwarna putih di hadapannya dengan muka yang memerah.
Sena yang memperhatikan sosok itu berkata dalam hati "Mungkin inilah salah satu siluman yang sering tertulis di buku buku yang kubaca". Tanpa banyak berpikir Sena langsung menyerang musuh didepannya berniat memberikan pukulan pada bagian dada siluman kera putih, namun dengan mudah siluman kera mengelak dan terakhir melompat mundur.
"Hahahaha walaupun umurmu masih sangat muda tapi tenaga dalam dan jurusmu sangat hebat, pantas kau bisa berkeliaran di hutan kematian hingga ke bagian dalam. Siluman Kera terkejut dengan kehebatan sena,meskipun dia salah satu penguasa di hutan kematian selama ini ,namun baru kali ini dia melihat pendekar muda yang sangat hebat. Diam - diam dia mulai mengeluarkan tenaga dalamnya di bagian telapak tangannya.
Sena yang melihat jurus nya tidak mengenai siluman didepannya kembali melesat menuju siluman kera putih, kini dia mengalirkan tenaga dalam ke semua bagian tubuhnya dengan jurus tubuh naga hitam untuk mengurangi resiko pukulan siluman kera nantinya.
Ekspresi Siluman kera semakin marah dan mulai berteriak." Kurang aj*r kau bocah kini rasakan kekuatan siluman yang sebenarnya". Tubuh siluman kera membengkak hingga ketinggian 5 meter dan mata memerah.
__ADS_1
Siluman kera langsung menyerang dengan kekuatan yang lebih besar. Awalnya sena dapat menghindar dan memberi serangan balik sesekali, namun tidak terlalu berdampak besar pada tubuh siluman kera meskipun beberapa bagian tubuhnya berdarah karena serangan balasan Sena.
Hingga satu tapak siluman kera mengenai dada Sena hingga terlempar membentur pohon besar. Dengan senyum penuh kemenangan Siluman kera putih berjalan mendekat kearah sena yang masih memegang dada dan terlihat darah keluar dari mulutnya kembali.
"Aku kagum kepadamu bocah,pertahanan tubuhmu sangat kuat. Selama ini musuh yang menerima tapakku akan langsung mati meskipun dia tingkat pendekar langit sekalipun". Siluman Kera putih berkata sambil mengenggam tubuh sena dan mengangkatnya.Tubuh sena yang di genggam siluman kera bergetar menahan sakit seakan tubuhnya akan remuk.Tenaga dalam yang di milikinya pun tidak bisa lagi mengerahkan jurus tubuh naga hitam untuk melindungi tubuhnya secara sempurna.
Dalam Keadaan genting Sena teringat akan cincin misterius pemberian Bi Ratih. Setiap dia diujung kematian, cincin tersebut akan keluar menyelamatkannya. Memang saat ini harapan satu satunya hanya ada pada kekuatan cincin misteriusnya.
Melihat mulut siluman kera yang terbuka sena bisa memikirkan bahwa siluman itu berniat menelannya.Hingga tanpa Sadar Sena berterik.
__ADS_1
"Cincin,Selamatkan Aku"