MAHKOTAKU DIRENGGUT OLEH SAHABATKU

MAHKOTAKU DIRENGGUT OLEH SAHABATKU
Bab 37


__ADS_3

Hari demi hari berganti, kini keadaan Lisa sudah membaik. Sudah dari 3 hari yang lalu, Aldi membuka lowongan pekerjaan untuk mencari sekretaris dan asisten pribadi baru. Lisa menyuruh Aldi untuk mencari 2 pegawai pengganti sekaligus. Satu orang yang menjadi sekretaris dan satunya lagi untuk menjadi asisten pribadi Aldi. Agar mempermudah pekerjaan Aldi di kantornya. Aldi pun menyetujui ide dari istrinya itu.


Dan kini Aldi sudah memiliki seorang asisten pribadi, ia bernama Mark. Mark adalah anak dari asisten pribadi dari Daddy Aldi yang bernama Pak Robert. Mark memang di rekomendasikan langsung menjadi asisten pribadinya Aldi oleh Om Darwin yang tak lain adalah Daddy Aldi sendiri. Mark memiliki wajah tampan yang tak kalah tampan dari Aldi, tetapi ia memiliki sifat yang dingin dan wajah datar bak kulkas berjalan.


Dan untuk sekretaris, sampai saat ini belum ada satupun yang lolos dan masuk kriteria yang Aldi inginkan.


Tok, Tok, Tok


"Masuk." sahut Aldi dari dalam ruangannya


CEKLEK


"Permisi pak, maaf mengganggu. Di luar ada seorang perempuan yang ingin melamar pekerjaan sebagai sekretaris Bapak." ucap Mark yang sekarang sudah menjadi asisten pribadi Aldi


"Yasudah, kamu suruh masuk aja Mark." ucap Aldi.


"Baik pak." ucap Mark lalu keluar. Tak lama seorang gadis cantik masuk ke dalam ruangan Aldi


"Permisi.. Loh Anda kan...?" ucap gadis itu terkejut saat melihat Aldi. Aldi yang tadi serius menatap komputer di depannya, langsung menatap ke arah calon sekretaris nya itu.


"Kamu kan... Yang ketemu saya waktu di kebun binatang itu." ucap Aldi yang juga ikut terkejut . Gadis itu mengangguk


"Jadi anda Riyaldi Darien Eadric? CEO dari D.E BIGGEST Company?" tanya gadis itu. Aldi pun langsung mengangguk


"Oh, jadi ini yang namanya Aldi. Tampan juga orangnya." batin gadis ini tersenyum miring


"Oh iya, silahkan duduk." titah Aldi. Gadis itu pun langsung duduk


"Jadi kamu yang ingin melamar sebagai sekretaris disini?" tanya Aldi


"Iya pak. Ini berkas lamaran saya." ucap gadis itu seraya menyerahkan map berkas lamaran yang ia bawa tadi. Aldi menerimanya lalu membaca berkas-berkas di dalamnya


"Valerie Charlotte."Aldi menyebutkan nama gadis itu yang ternyata bernama Valerie


"Namanya seperti familiar. Ah tidak-tidak, mungkin namanya hanya kebetulan sama kayak orang itu." batin Aldi menepis pikiran tentang nama gadis di depannya ini.


"Iya pak." balas gadis itu tersenyum manis pada Aldi


"Kamu pernah bekerja sebagai sekretaris di Fransisco Company (mengarang) sebelumnya?" tanya Aldi sedikit terkejut melihat gadis itu pernah bekerja di perusahaan terkenal di Perancis


"Iya benar pak, kurang lebih 3 tahunan saya bekerja disana." jawab Valerie. Aldi mengangguk lalu menutup map berisi daftar riwayat hidup Valerie yang ia bawa.


"Baiklah. Kamu saya terima disini." ucap Aldi yang langsung menerimanya tanpa seleksi. Menurutnya gadis di hadapannya ini tergolong gadis cerdas dalam dunia bisnis.


"Serius pak?" tanya Valerie memastikan. Aldi mengangguk mantap


"Selamat ya, besok pagi kamu sudah bisa bekerja." Aldi menjabat tangan gadis itu


"Makasih ya pak." Valerie pun membalas uluran tangan Aldi dengan senyum kecil


"Oke, permainan ini sudah dimulai." batin Valerie sedikit tersenyum sinis

__ADS_1


*********


"Assalamualaikum." ucap Aldi yang baru masuk kamarnya, ia baru pulang bekerja pada jam 9 malam. Karena hari ini pekerjaannya sangat menumpuk, dan untung saja ada Mark yang membantunya. Kalo tidak, mungkin ia pulangnya hingga larut malam.


"Waalaikumussalam." balas Lisa yang langsung menghampiri Aldi, lalu mencium punggung tangannya. Aldi langsung menghempaskan tubuhnya di sofa seraya memejamkan mata


"Capek ya sayang?" tanya Lisa seraya duduk di samping Aldi. Aldi langsung melingkarkan tangannya ke perut Lisa


"Iya yang." jawab Aldi pelan. Lisa menyandarkan kepalanya di pundak Aldi seraya mengelus pipi suaminya itu


"Apa masih belum dapat sekretaris?" tanya Lisa. Kenapa Lisa tidak menanyakan tentang Mark, asisten pribadi Aldi? Karena memang sebelumnya Aldi sudah memberitahukan Lisa tentang asisten pribadi barunya yang di rekomendasikan oleh Daddy nya itu.


"Udah tadi siang. Tapi dia mulai masuk besok." balas Aldi yang masih memejamkan matanya


"Cowok apa cewek?" tanya Lisa lagi


"Cewek. Dia yang ketemu kita di kebun binatang waktu itu." ucap Aldi. Membuat mata Lisa langsung membulat saat mendengar ucapan Aldi itu


"Hah?" pekik Lisa membuat Aldi membuka mata dan menatap istrinya itu


"Kamu kenapa?" tanya Aldi heran


"Cewek yang bilang Davin adik kamu itu?" tanya Lisa. Aldi mengangguk. Lisa langsung melepas pelukannya


"Kamu ngapain sih nerima dia? Mau selingkuh? Atau mau dijadiin istri kedua?!" ucap Lisa yang mampu membuat Aldi tersentak


"Astaga, kamu ini ngomong apaan sih sayang? Aku nggak ada niatan sama sekali buat ngelakuin hal itu." ucap Aldi


"Bulshitt! Anaknya aja nggak diakui." cetus Lisa membuang mukanya. Aldi mengusap wajahnya kasar lalu meraih kedua pipi istrinya itu agar menatapnya


"Terus?!" Lisa menatap Aldi dengan sewot


"Aku nerima dia karena pengalaman dan pengetahuan dia dalam bidang ini cukup tinggi." ucap Aldi


"Oh." balas Lisa cuek lalu beranjak dari sofa. Namun, dengan cepat Aldi menarik tangan Lisa sehingga membuat Lisa jatuh di atasnya. Mata mereka berdua saling bertemu


"Please, percaya sama aku. Sumpah, nggak ada niat sedikit pun buat aku menduakan kamu. Cinta aku cuma untuk kamu sayang." ucap Aldi lembut. Lisa hanya diam menatap mata Aldi. Lalu Aldi menidurkan Lisa di sofa dan menindih tubuh istrinya itu


"Kamu mau bukti hem?" Aldi berbisik ditelinga Lisa


"Kamu mau ngapain?" tanya Lisa was-was


"Mau buktiin cintaku padamu sayang." ucap Aldi dengan nada menggoda


"Nggak usah modus deh! Mesum banget sih." Lisa mencoba untuk menghindar


"Sssttt.. Kamu nikmati aja sayang." Aldi menciumi dan menjilati leher Lisa, membuat Lisa mendes*h geli


"Nggh..Aldii.. Ahh udahh.." desah Lisa. Aldi tersenyum lalu mencium bibir Lisa kembali. Ia menggendong tubuh Lisa seperti koala dan memindahkannya ke atas ranjang tanpa melepaskan ciuman mereka dan terjadilah malam-malam selanjutnya yang entah malam ke berapa diantara mereka berdua.


********

__ADS_1


"Ngghh.." Lisa melenguh panjang saat sinar matahari masuk ke celah jendela kamarnya dan Aldi. Lisa membuka matanya, terlihat di sekitar ranjang Lisa dan Aldi yang cukup berantakan. Sementara Aldi masih tidur dengan posisi tengkurap dan telanjang dada


"Sayang." ucap Lisa mencoba membangunkan Aldi


"Aldi bangun. Ini udah jam 6 loh." ucap Lisa seraya mengguncang pelan tubuh Aldi


"Eemm.. Capek yang." lenguh Aldi


"Siapa suruh ngajak main." celetuk Lisa membuat Aldi membuka matanya. Aldi tersenyum lalu memeluk tubuh polos Lisa yang tertutupi bed cover


"Kalo main sama kamu itu bawaannya pengen terus aja tau." ucap Aldi seraya merapikan rambut Lisa yang berantakan


"Kamu tuh ya omes (otak mesum) terus." ketus Lisa


"Omes-omes gini kamu menikmati juga " ucap Aldi sambil mencolek hidung istrinya itu


"Iihh apaan? Gini-gini kan aku juga manusia normal." bela Lisa


"Sama dong yang kalo gitu." Aldi mengeratkan pelukannya membuat Lisa mendengus


"Minggir! Aku mau mandi." ucap Lisa


"Mandi bareng ya."


"NGGAK!" tolak Lisa cepat


"Ayolah sayang." rengek Aldi


"Enggak Aldi. Minggir deh, aku mau mandi dan ikut kamu ke kantor." ucap Lisa membuat kening Aldi mengernyit


"Mau ngapain?"


"Mau lihat cewek genit yang jadi sekretaris kamu itu." ketus Lisa


"Ya ampun sayang, kamu ini..."


"Apa? Nggak boleh aku kesana? Terus biar nggak ketauan kalian berduaan gitu?!" cetus Lisa memotong ucapan Aldi


"Astaga, bukan gitu sayang." Aldi menghela kasar nafasnya


"Ya udah deh, kalo kamu nggak percaya, kamu boleh ikut aku ke kantor." pasrah Aldi


"Nah gitu kek dari tadi." ucap Lisa tersenyum puas. Aldi malah mencium pipi Lisa dan semakin mengeratkan pelukannya.


"Kalo gitu awas dong, aku mau mandi." ucap Lisa


"Makanya kita mandinya samaan ya?" ucap Aldi sambil menaik turunkan alisnya


"Iihh lama banget sih jawabnya." karena Lisa lama menjawab ucapannya, Aldi pun langsung mengangkat tubuh polos Lisa ke kamar mandi.


Bersambung ..

__ADS_1


Jangan lupa untuk di like, komen, beri hadiah dan di vote ya teman-teman. Dan jangan lupa untuk di favorit kan juga, agar author nya lebih semangat lagi dalam membuat novelnya. Terimakasih banyak🙏🤗


Ig : @mutiakim


__ADS_2