MAHKOTAKU DIRENGGUT OLEH SAHABATKU

MAHKOTAKU DIRENGGUT OLEH SAHABATKU
Bab 80


__ADS_3

"Dadaaa, hati-hati ya nak." Aldi tersenyum sambil ikut melambaikan tangannya.


Kini tinggallah Aldi sendiri di ruang keluarga.


"Huft." Aldi menghela nafasnya. Ia berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.


CEKLEK !


Aldi membuka pintu kamarnya. Terlihat Lisa yang tertidur pulas dengan balutan selimut sampai dadanya. Aldi tersenyum lalu naik ke atas ranjang dan duduk tepat di sebelah Lisa.


"Cepet sembuh sayang." Aldi mengusap rambut Lisa lalu mencium pipinya. Setelah itu dia duduk bersandar di headboard ranjang, lalu menyalakan televisi untuk melepas keheningan.


"Ngghh~ jangan..." lirih Lisa yang membuat Aldi langsung menoleh. Terlihat mata Lisa yang masih terpejam.


"Jangan.. hiks, aku mohon." Lisa menggelengkan kepalanya ke kanan dan kiri membuat Aldi panik. Ia ikut berbaring lalu menghadap Lisa.


"Hei, kamu kenapa sayang?" Aldi menepuk pipi Lisa dengan pelan.


"Jangan, hiks aku nggak mau. Tolong.." isak Lisa


"Ini aku, suami kamu. Buka matanya sayang." Aldi melepas kompresan yang berada di kening Lisa lalu mengusapnya. Lisa membuka matanya dengan perlahan.


"Aldi, hiks." Lisa langsung memeluk tubuh Aldi dengan erat. Ia menyembunyikan wajahnya di dada Aldi.


"Kenapa? Hem?" tanya Aldi lembut.


"Takut.. hiks hiks." lirih Lisa masih terisak.


"Takut kenapa? Habis mimpi buruk?" tanya Aldi lagi.


"Hiks." Lisa mengangguk. Aldi tersenyum lalu mengusap rambut Lisa.


"Takuut..." lirih Lisa terdengar parau.


"Itu cuma mimpi sayang. Mungkin karena kamu sedang sakit, jadi mimpinya buruk." ucap Aldi.


"Jangan tinggalin aku." ucap Lisa yang masih terdengar lirih.


"Aku kan disini sama kamu." balas Aldi seraya mengecup kepala Lisa. Lisa hanya diam di pelukannya.


"Emang mimpi apa barusan?" tanya Aldi.


"Aku mau digigit sama Vampir." ucap Lisa parau. Aldi tersenyum.


"Oh ya? Pasti vampirnya itu aku." Aldi sedikit bergurau agar istrinya itu tidak ketakutan lagi.

__ADS_1


"Bukan, vampirnya serem banget. Wajahnya pucat banget, terus giginya tajam-tajam gitu. Aku takut." Lisa kembali mengeratkan pelukannya pada Aldi.


"Itu hanya bunga tidur sayang." ucap Aldi lembut seraya mengusap punggung Lisa


"Tapi vampirnya nyeremin banget."


"Bayangin aja, kalo yang mau gigit kamu itu aku." ucap Aldi.


"Aldi..." Lisa menatapnya, membuat Aldi langsung terkekeh.


"Iya deh maaf sayangku." ucap Aldi seraya mencium bibir Lisa sekilas.


"Davin mana Al?" tanya Lisa.


"Tadi di ajak jalan-jalan sama 2 kunyuk." jawab Aldi. Lisa tersenyum.


"Mereka adik-adik kamu sayang." ucap Lisa. Aldi tersenyum seraya mengusap air mata Lisa.


"Aku hanya bercanda sayang. Walaupun sering berantem tapi aku menyayangi mereka. Tapi lebih sayang sama kamu dan Davin sih." ucap Aldi. Lisa kembali tersenyum.


Tiba-tiba Lisa merasa mual, ia membekap mulutnya lalu segera bangkit dari ranjang dan langsung menuju kamar mandi.


"Huuekk, Hueekk." Lisa memuntahkan cairan bening di wastafel. Aldi pun langsung menyusul Lisa dan langsung membantu memijat tengkuk istrinya itu.


"Huekk." Lisa memuntahkannya lagi untuk kesekian kalinya.


"Nggak enak buat makan Al." ucap Lisa lemas.


"Pokoknya kamu harus makan sayang. Kasian dong babynya." ucap Aldi. Lisa menggeleng. Aldi menghela nafasnya. Selalu saja keras kepala, pikirnya


"Kamu mau makan apa? Aku janji akan turuti." Aldi mengusap kepala Lisa sambil merapikan rambutnya yang sedikit berantakan. Lisa menatap Aldi dengan mata sayu nya. Aldi tersenyum dan mengangguk.


"Aku mau makan mie ayam." ucap Lisa. Aldi tersenyum.


"Jadi kamu pengen makan mie ayam?" tanya Aldi. Lisa mengangguk pelan.


"Tapi yang pedes ya." ucap Lisa. Membuat mata Aldi langsung membulat.


"Nggak boleh sayang."


"Aku pengen yang pedes Al." ucap Lisa menunduk. Aldi menarik Lisa ke dalam dekapannya.


"Jangan banyak-banyak ya tapi." ucap Aldi lembut. Lisa mengangguk.


"Ya udah, sekarang kamu istirahat dulu. Biar aku cariin dulu mie ayamnya." Aldi melepas pelukannya lalu mencium kening Lisa.

__ADS_1


"Aku ikut Al." ucap Lisa menatap Aldi.


"Nggak boleh. Kamu istirahat aja ya." ucap Aldi. Lisa menggeleng.


"Aku pengen makan disana." Aldi menghela nafasnya.


"Ya udah, kamu pake jaket dulu gih." suruh Aldi. Lisa pun langsung menurut


*******


Aldi menuntun Lisa memasuki mobil setelah mengambilkan jaket untuk Lisa di kamarnya tadi. Ia menutup pintu mobil di sebelah Lisa, lalu ikut masuk di kursi kemudi. Ia menatap Lisa yang tengah bersandar di jok sambil menatap keluar kaca.


"Yakin? Mau ikut cari mie ayamnya." tanya Aldi. Lisa beralih menatapnya.


"Iya yakin Ayah." Lisa mengangguk pelan. Aldi tersenyum lalu mulai melajukan mobilnya. Ia mengedarkan pandangannya ke setiap pinggir jalan. Siapa tau ada restoran atau kedai mie ayam yang berada disekitar jalan raya itu.


"Stop Al." ucap Lisa tiba-tiba yang tadi bersandar di jok langsung duduk tegak.


Ciittt..


Aldi mengerem mobilnya mendadak dipinggir jalan. Untung saja jalanan cukup sepi.


"Sayang kenapa sih? Kamu mah ngagetin aja." protes Aldi.


"Maaf, aku cuma mau bilang kalo disana ada orang yang jualan mie ayam." ucap Lisa sedikit menunduk. Aldi menoleh ke belakang, terlihat warung kecil yang menjual mie ayam.


"Jangan disitu ya. disitu nggak bersih. Kita cari yang kayak restoran atau rumah makan aja ya." ucap Aldi sambil mengusap kepala Lisa.


"Kata siapa? Itu bersih kok." ucap Lisa yang mencoba meyakinkan suaminya itu. Aldi tetap menggeleng.


"Kita cari yang lain ya." Aldi kembali menjalankan mobilnya. Lisa menatapnya kecewa lalu kembali bersandar dengan kepala menghadap luar. Kalo Lisa sedang tidak sakit, mungkin ia sudah ngomel-ngomel atau ngambek sama suaminya itu.


Tak lama ia berhenti disebuah restoran yang juga terdapat menu mie ayam disana.


"Ayo kita turun." titah Aldi sambil menatap Lisa. Lisa menggeleng.


"Kamu aja." lirih Lisa.


"Katanya tadi mau makan mie ayam. Kok sekarang nggak mau sih?" Aldi mencoba berucap sabar. Lisa hanya diam menghiraukan ucapannya.


"Kamu mau mie ayam yang dipinggir jalan tadi?" tanya Aldi. Lagi-lagi Lisa hanya diam. Aldi menghela nafasnya.


"Oke, kita kesana." Aldi memutar balik mobilnya menuju tempat yang Lisa inginkan tadi.


Bersambung ..

__ADS_1


Mohon dukungannya untuk di like, komen dan di vote ya teman-teman. Dan jangan lupa untuk di favorit kan juga, agar author nya lebih semangat lagi dalam membuat novelnya. Terimakasih banyak🙏


Ig : @mutiakim


__ADS_2