MAHKOTAKU DIRENGGUT OLEH SAHABATKU

MAHKOTAKU DIRENGGUT OLEH SAHABATKU
Bab 89


__ADS_3

Sore harinya


Sekitar pukul setengah 5 sore Aldi mengajak istri dan anaknya pergi ke pantai. Aldi dan Davin kini sudah rapi dengan pakaian yang cocok dikenakan ketika akan pergi ke pantai. Aldi menggunakan celana kain pendek warna putih, kemeja berbahan katun berwarna biru langit dengan bubuhan motif flora dan sandal flat rubber berwarna putih.


Sedangkan Davin memakai kaos bergambar Mickey Mouse berwarna biru langit dan celana kain pendek selutut berwarna putih dipadukan dengan sandal flat rubber berwarna putih, penampilannya hampir sama dengan sang Ayah. Dan mereka berdua sedang menunggu Lisa yang tengah bersiap-siap.


"Yayah au nana (Ayah mau kemana)?" tanya Davin


"Kita mau ke pantai nak." ucap Aldi yang tengah menggendong Davin


"Ain acil Yah, ain acil (main pasir Yah)." ucap Davin antusias, ia sangat suka yang namanya bermain pasir, apalagi kalo ia di ajak ke pantai seperti sekarang.


"Iya nak, nanti kita main pasti disana. Oke." ucap Aldi


"Ayo Yah kita pergi sekarang." ajak Lisa dan Aldi hanya diam saja, karena ia terpesona melihat penampilan istrinya itu.


Lisa menggunakan maxi dress sepanjang mata kaki berwarna putih dengan belahan kaki one shoulder yang sedikit tinggi hingga atas pahanya dan juga memakai sandal gladiator berwarna putih. Dengan membiarkan rambutnya terurai dan sedikit mengeriting kan rambutnya yang di bawah menggunakan catokan rambut. Membuatnya semakin seksi dan cantik.


"Yah ayo dong, kok malah bengong sih!" ucap Lisa yang sedikit menyadarkan Aldi dari lamunannya


"Eh, nggak jadi lah kita ke pantai nya." ucap Aldi


"Ih kok malah nggak jadi sih Al." ucap Lisa kesal


"Aku nggak mau cowok lain liat kamu berpenampilan kayak gitu."


"Apaan sih kamu, jalan mulai deh. Ayo kita ke pantainya. Nanti kita nggak bisa liat sunset nya." Lisa menarik paksa lengan Aldi untuk keluar. Dan mau tidak mau Aldi mengikuti istrinya itu keluar, walaupun sebenernya ia tidak ikhlas. Dasar Aldi, mulai kambuh nih sifat posesif sama istrinya.


******


Tak butuh waktu lama, hanya sekitar kurang lebih 15 menitan. Lisa, Aldi dan Davin akhirnya sampai juga di pantai. Karena lokasi pantai dengan villa tempat penginapan, lokasinya cukup terbilang sangat dekat.


Sampainya di pantai Lisa, Aldi dan Davin disuguhkan pemandangan yang indah dengan latar belakang perbukitan yang rindang, hamparan pasir putih yang bersih dengan air laut yang biru.


"Wah indahnya. Terimakasih ya Al, udah ajak aku kesini." ucap Lisa tersenyum bahagia.


"Iya sama-sama sayang."


"Ain acil Yah, ain acil (main pasir Yah)." celoteh Davin. Lisa dan Aldi tersenyum

__ADS_1


"Ayo kita main pasir, kita bikin istana pasir. Oke jagoan." ucap Aldi, Davin yang tidak terlalu paham dengan ucapan dari ayahnya hanya bisa mangut-mangut


Setelah puas bermain pasir, Aldi dan Davin melanjutkan untuk bermain air pantai. Dan Lisa hanya mengawasi suami dan putranya itu dari pinggir pantai sambil duduk di kursi yang telah di sediakan disana.


******


Senja pun tiba, warna langit yang biru pun mulai memudar dan langit sunset yang indah pun muncul.


"Al, fotoin aku dong." pinta Lisa pada Aldi. Aldi dan Davin memang sudah selesai dari bermain air pantainya, sejak 10 menit yang lalu.


"Oke, wait a minute honey." ucap Aldi. Lisa mengangguk. Aldi pun mengambil ponselnya dan langsung memotret Lisa menggunakan ponselnya dengan mengambil beberapa foto dengan pose yang berbeda.


"Undaa Apin itut (Bunda Davin ikut)." ucap Davin tiba-tiba


"Uh anak Bunda, mau ikut Bunda fotoan ya? Sini Bunda gendong." ucap Lisa merentangkan tangannya pada Davin, namun malah di cegah oleh Aldi.


"Biar Ayah aja yang yang gendong, Ayah juga mau ikut fotoan." ucap Aldi dan langsung menggendong Davin.


"Terus yang fotoin kita siapa Yah?" tanya Lisa. Aldi tampak berpikir, dan setelah itu Aldi minta tolong pada seorang pengunjung yang duduk tak dari tempat duduknya untuk mengambil gambarnya bersama anak dan istrinya.


Aldi berpose beberapa gaya dengan mengendong Davin dan merengkuh pinggang Lisa.


"Tolong Mas, bisa ambilkan foto kami satu kali lagi." ucap Aldi tersenyum pada pengunjung itu.


Aldi mengambil pose dengan mencium kening Lisa dan tangan kanannya merengkuh pinggang Lisa, serta tetap mengendong Davin dengan tangan kirinya. Setelah itu acara foto-fotoan nya selesai.


Sunset pun telah hilang. Lisa, Aldi dan Davin pun kembali duduk. Lalu Aldi pun mengambil ponselnya


"Makasih ya mas, anda memang fotografer terbaik." ucap Aldi tersenyum saat melihat hasil foto dirinya bersama Lisa dan Davin yang sangat bagus.


"Hahaha, bisa aja si mas nya. Iya sama-sama Mas. Kalo gitu saya pamit dulu ya mas, mbak dan adik imut." pamit pengunjung itu. Lisa dan Aldi hanya tersenyum dan mengangguk.


Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam waktu setempat. Lisa dan Aldi memutuskan untuk kembali ke villa, karena sedari tadi Davin sudah merengek ingin tidur.


******


Tepat pada pukul 8 malam Aldi mengajak Lisa untuk makan malam.


"Kita dinner yuk yang." ajak Aldi

__ADS_1


"Tapikan Davin lagi tidur Al, takutnya dia nanti cari kita."


Memang setelah sampai di villa, Davin langsung tertidur. Mungkin karena ia kelelahan bermain pasir dan air pantai dengan sang Ayah.


"Siapa bilang kita mau dinner diluar." ucap Aldi, membuat Lisa mengerutkan keningnya


"Terus kita mau dinner dimana Al?" tanya Lisa


"Kalo gitu tutup mata kamu."


"Iihh ngapain pake tutup mata segala sih." ucap Lisa sedikit kesal


"Tutup mata aja, nggak usah bawel." ucap Aldi, membuat Lisa memanyunkan bibirnya dan Lisa langsung menutup matanya. Lalu Aldi menuntun istrinya itu untuk keluar melewati pintu yang langsung menuju ke kolam renang. Disana staf villa sudah menyiapkan 2 kursi dan meja untuk makan, dengan menghiasi pinggiran kolam renang dengan beberapa lilin dan terdapat lampu tumblr yang di lilitkan di pohon-pohon yang ada di sekitaran kolam renang. Dan di atas meja sana sudah ada beberapa hidangan makanan dan minuman.



"Open your eyes honey." bisik Aldi ditelinga kanan Lisa, dengan perlahan Lisa membuka matanya dan ketika matanya sudah terbuka sempurna, mata Lisa langsung berbinar-binar.


"Kamu yang nyiapin ini semua Al?" tanya Lisa


"No, aku menyuruh staf villa ini buat nyiapin ini semua khusus buat kita dinner malam ini, mana ada waktu aku buat nyiapin ini semua. Kan dari tadi aku bareng sama kamu dan Davin aja." ucap Aldi. Lisa sedikit terkekeh, bener juga sih. pikirnya


"Ayo duduk." ucap Aldi menuntun istrinya itu untuk duduk di kursi


"Terimakasih Al." ucap Lisa


"Terimakasih untuk apa sayang?"


"Untuk semua. Kamu udah ngabulin keinginan aku untuk ke Bali, ngajak aku sama Davin main ke pantai dan untuk dinner ini. I am so happy today." ucap Lisa


"Sama-sama sayang. Apapun yang kamu inginkan, aku berusaha untuk mengabulkannya. Walaupun itu harus bertaruh dengan nyawa sekalipun." ucap Aldi sambil menggenggam kedua tangan Lisa. Membuat Lisa langsung berkaca-kaca dan hampir menjatuhkan air matanya, ketika mendengar perkataan dari suaminya itu.


"I love you my husband." ucap Lisa tulus. Aldi tersenyum


"I love you too my beloved wife." ucap Aldi mencium punggung kedua tangan Lisa


"Kalo gitu kamu makan gih, nanti nggak enak makanannya kalo udah dingin." ucap Aldi. Lisa tersenyum dan mengangguk dan mereka berdua langsung menyantap makanan yang sudah terhidang di atas meja tersebut.


Bersambung ..

__ADS_1


Mohon dukungannya untuk di like, komen dan di vote ya teman-teman. Dan jangan lupa untuk di favorit kan juga, agar author nya lebih semangat lagi dalam membuat novelnya. Terimakasih banyak🙏


Ig : @mutiakim


__ADS_2