Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Mengampuni Masa Lalu


__ADS_3

Mobil hitam milik Axel berhenti di sebuah lokasi pantai yang sepi. disana sudah ada Marco yang menunggunya...ia menunduk hormat kepada Axel...


"Tuan Axel...mereka sudsh menunggu dari tadi.."


"Baiklah..."ucap Axel melangkah mengikuti Marco yang menunjuk jalan untuknya...


Pria itu mengarahkan kakinya pada sosok dua orang yang sedang berdiri menatapnya..ada seorang ank kecil dalam gendongan wanita itu...


Ketika jarak mereka semakin dekat,..mereka laku menjatuhkan diri di hadapan Axel dengan wajah tertunduk...aimatana menetes.....


"Tuan Axel..."ucap pria itu menundukan wajahnya dalam-dalam...


Axel tertegun...sudah lama mereka tidak bertemu dan selama waktu itu mampu merubah sosok wanita yang pernah ia cintai menjadi seperti orang lain...


Yah...Sania berubah menjadi sosok yang berbeda....ia berubah menjadi wanita sederhana...dan terlihat lebih sehat dan berisi..mereka pasti mengalami hal yang sulit namun terlihat bahagia...


Tora juga terlihat lebih berisi dengan wajah dewasa yang terlihat lebih menonjol dari sebelumnya...


Axel sudah memutuskan akan melepaskan Sania dan membiarkannya bahagia..ia memutuskan mengampuni masa lalu bersama Sania....


"Bangunlah....apa kabar kalian berdua.."?


Wajah Sania dan Tora berubah pucat...mereka saling menoleh dan menjadi gugup.mereka lalu berdiri dan saling menggenggam tangan masing-masing seolah pasrah menerima hukuman yang mungkin akan di berikan Axel pada Sania dan Tora...


Sania menundukan kepalanya...


"Aku minta maaf..."ucap Sania menunduk...


"Aku juga minta maaf tuan Axel....kami berdua siap menerima hukuman dai anda."ucap Tora menundukan kepala...


Tora tersenyum pandangan matanya tertumu pada sosok anak laki-laki dalam gendongan Sania...


"Siapa namanya..."?


"Alka...namanya Alka..."ucap Sania hati-hati...


Axel mengangguk...


"Baiklah..jika dulu aku menemukan kalian maka pasti kalia berdua sudah mati...tapi semua itu sudah berlalu Sania dan kah Tora....aku akan memilih melepaskan kalian demi Alka..."ucap Axel....


Sania dan Tora sungguh terkejut dan saling menoleh,..mereka langsung memeluk satu dengan yang lain hingga Axel sedikit mengerutkan dahinya...Sania berubah jauh...ketika bersama Tora...wania ini lebih sehat dan terus tersenyum..jadi Axel akan merasa lebih tenang melepas Sania meski ia masih merasakan sedikit tidak rela di dalam dirinya...


Sania tersenyum ketika menatap wajah Axel yang semakin tampan dan bersyukur....Sania tau Axel sudah menikah dan ia mendoakan yanb terbaik.....

__ADS_1


"Terimakasih Axel...terimakasih...kau sudah melepaskan kami,..dan aku hanya bisa mendoakan agar kau...bisa bahagia bersama Istrimu..."


Axel hanya mengangguk tak yakin....namun ia akhirnya tersenyum....


"Semoga kalian berdua bahagia...." balas Axel yang merasa lega....yah....semua bisa selesai dengan baik....


Cintanya telah ia lepaskan....dan Sania akan hidup bahagia bersama keluarga barunya...


Mereka masih berdiri di pantai itu dan saling berbincang.....


❤❤❤


Keyla membuka pintu perlahan...ini sudah mam 11 malam dan ia harus lebih berhati-hati agar jangan membangunkan Axel yang mulai tertidur...


Kiara berjinjit pelan...lampu masih di biarkan gelap agar ia tidak menimbulkan kecurigaan Axel...


Namun baru saja sampai di tangga Kiara begitu terkejut ketika lampu di nyalakan dan Axel berdiri disana dengan tatapan dingin....


"Kau semakin berani dalam menguji kesabaranku Kiara.."


"Aaku..."


"Kau...apakah kau bersama kekasihmu itu.."


"Yah...mengapa kau selalu sengaja membuatku kesal.."? ucap Kiara masih berdiri menatap Axel....


Pria itu melangkah turun dari tangga dan mendekati Kiara dengan tatapan tajam...


"Mulai detik ini juga kau....tidak akan pernah bertemu dengannya lagi...tidak akan pernah..."


"Apa maksudmu.."?


"Sudah jelas dia memberi pengaruh buruk padamu.."


"Tidak...Kay sahabatku aku tidak mungkin..."


"Diam...jika kau berani melanggar semua aturanku maka bersiaplah,..aku akan menjadikanmu istriku yang sebenarnya dan kau tau benar apa artinya..." lirik Axel lalu membalikan tubuhnya dan melangkah menuju kamar....


Kiara meringis menghentaman kakinya dengan kesal...bagaimana bisa pria itu berubah....? kemarin dia bilang bisa bertemu dua kali seminggu namun kali ini malah ia sudwh tak bisa bertemu dengan Kay lagi...apakah dia buka manusia..? kejam sekali...desah Kiara jengkel...


Wanita itu kemudian melangkah ke arah tangga namun tertegun...ketika bunyi panggilan dari ponselnya...ia menoleh...


"Kay...."?

__ADS_1


Kiara segera menganggkat telp dari Kay...namun ia kembali terkejut ketika ponselnya di rebut dengan paksa oleh seseorang di belakangnya hingga Kiara menoleh dan meringis...


"Axel....kembalikan ponselku...."


"Kau benar-benar ingin mengujiku Kiara..."


Axle tampak begitu marah dan kemudian melemparkan ponsel itu ke lantai dan....


Crasssshhh.......


Ponsel itu hancur seketika hingga Kiara membeku....ia sangat terkejut dengan reaksi Axel yang terlihat sangat marah....


"Axel..."


"Kau...harus mendapatkan pelajaran Kiara..kau belum tau siapa aku bukan....?cukup sudah aku.....memberimu kebebasan selama ini...saatnya kau mengenal seorang Axel sebastian sayang..."


Axel mencekal tangan Kiara dan setengah menyeret wanita itu menuju kamar meski sepanjang perjalanan Kiara tak lellah untuk melawan namun...apalah dayanya hanya seorang wanita,...


"Axel...apa yang kau lakukan....Axel..." jerit Kiara histeris ketika Axel membuka pintu kamar di hadapan mereka.....


Kiara menggeleng tak ingin masuk namun sekali lagi..ia kalah dalam hal kekuatan....menghadali Axel yang terlalu marah...


"Axel lepaskan aku...kau harus sadar Axel...perjanjian kita,.."jerit Kiara berusaha mengingatkan Axel jika mungkin saja ia akan lupa.....


Kiara sungguh ketakutan....Axel sama sekali tidak berniat melepaskan dirinya...pria itu sama sekali tidak ingin mendengarkannya...


Tubuh Kiara terlempar begitu saja ke atas ranjang dan Axel mulai membuka satu-persatu kancing piyamanya dengan tatapan berkabut....


Kiara berusaha menghindar dengan cara melarikan diri dari ranjang namun sekali lagi Axel tidak membiarkannya...


"Seharusnya kita melakukan ini sejak lama bukan...aku menginginkan anak darimu sekarang juga Kiara..."ucap Axel melepaskan pakaiannya....


"Apa...."? wajah Kiara memucat..


"Jadi...jika aku menginginkan anak...bukankah kita harus melakukannya..."


"Axel....aku tidak bisa...Axel jangan.."


Axe segera meraih tubuhnya mengabaikan kata-kata Kiara yang memohon dalam perlawanannya yang seakan tak berarti apapun...tubuh Axel melingkupinya dengan cepat..bibir dan tangannya berbagi tugas untuk mencsei kenikmatan yang selama ini ia inginkan..Axel bergerak memberi tanda di sepanjang daerah sensitifnya..isakan Kiara semakin membuatnya terbakar karna gairah....Kiara masih mencoba membujuk di sela perlawanan terakhirnya sebelum tubuh mereka benar-benar bersatu ia mengerang...


"Aku mohon Axel.....jangan.."


"Kau istriku kau....adalah milikku sayang...hanya milikku.."desah Axel menikmati gairah yang membakarnya dengan cepat,...

__ADS_1


Menyadari Kiara pasrah di bawahnya membuat Axel tersenyum puas...bergerak cepat ia memasuki Kiara dengan kekuatan penuh hingga terdengar..suara erangan dan rintihan penolakan Kiara yang begitu menyakitkan......


__ADS_2