
Axel begitu murka ketika mengetahui anak buahnya kepercayaannya membawa lari wanitanya...pria itu memberi perintah pada semua yang ada di ruangannya untuk mencari, menghabisi Tora dan membawa kembali Sania....
Axel sungguh tak habis pikir pria yang tampak polos itu menghianatimya dengan begitu berani...
iapun menatap para anak buahnya dengan tajam..
"Aku ingin mendapat berita baik...dan aku ingatkan..jika kalian harus memberiku kabar baik..." desah Axel dengan tatapan tajam menyala-nyala...
"Baik tuan..."
Seketika itu juga ruangan pertemuan Axell menjadi hening..pria itu melangkah mendekati kursi kebesarannya dan duduk disana dengan mata yang terpejam...
"Sania....Sania......dimanakah kau sekarang...beraninya kau..menghianatiku dengan pergi."
Axel mengepalkan tangannya dengan kuat....jika mereka menemukan Sania maka ia akan memberi hukuman yang pantas untuk wanita itu.....
Bunyi ponsel berdering menghentakan sadar Axel, pria itu menoleh pada laya ponselnya yang bertuliskan..
"MY QUEEN"
Ia segera tersenyum dan menjawab..
Axel : Mama.....
Mama : Mama menunggu kepulanganmu dari seminggu lalu sayang, tapi kau seakan melupakan mama nak..
Axel : Aku akan kembali kerumah malam ini juga ibu Ratu...maafkan aku.
Mama : Bagus...mama tidak sabar lagi sayang, mama dan papa kesepian...
Axel : Dimana si gadis manja itu.?
Mama : Sedang di luar negri sayang..
Axel : Kapan dia pulang, aku ingin melakukan genjatan senjata..biar bagaimanapun dia adikku..
__ADS_1
Mama : Bagus...itu harapan mama sayang, oya...mama akan melakukan pertemuan dengan keluarga tuan Kenzo..untuk melanjutkan pertunanganmu dengan cucu tuan Kenzo yang bernama Kiara..
Axel : Mama...aku mohon...
Mama : Mama juga mohon padamu Axell, adikmu akan di lamar bagaimana mungkin dia melangkahimu..? bisakah kau tidak selalu membuat mama menangis...( ekspresi menangis).
Axel : Lakukan apapun yang membuat ibu Ratuku bahagia, maka aku akan melakukannya untukmu ibu Ratu.
Mama : (Tertawa Senang) Mama akan menyiapkan makanan kesukaanmu sayang..cepat pulang yah...
Telp terputus dan Axel memejamkan matanya dengan lelah, mama memang tidak pernah menyerah soal jodoh untuknya, di banding kembarannya, ia selalu di tekan sang mama untuk lebih dahulu menikah,..dan Axel benar-benar tak mampu membantah kata-kata mama..
Baginya mudah menghadapi 1000 saingan bisnisnya yang kuat dan kejam, tentu saja Axel akan keluar sebagai pemenang di banding menghadapi sang mama,ia akan kalah dengan telak. pria itu menyandarkan tubuhnya di kursi ternyamannnya dan memejamkan matanya...ia akan menikahi wanita pilihan sang mama namun ia juga akan mempertahankan Sania di sisihnya...Axel tersenyum tak sabar....
ππ
Kiara menatap berkas-berkas yayasan sosial miliknya,gadis 17 tahun itu sangat suka melakukan kegiatan sosial di yayasan miliknya dan juga beberapa yayasan di luar kota terutama daerah terpencil.
Hidup sebagai satu-satunya pewaris tunggal Elena Group tak membuat Kiara hidup berfoya-foya apalagi bermewah-mewah...itu bukan jiwanya, jika teman-teman sebayanya suka keliling dunia menghabiskan uang mereka dengan naik pesawat pribadi maka hal berbeda di tunjukan Kiara, ia tak suka dunia malam dan hura-hura ia sering bepergian dengan pesawat pribadinya namun bukan untuk bersenang-senang. namun ia pergi ke negara-negara yang mengalami bencana kelaparan juga daerah bekas perang untuk menyalurkan bantuan..ia di juluki....
Angell
Kiara tau betul siapa Axel Sebastian..sepak terjangnya di dunia bisnis ia sangat sukses dengan kerajaan Hotelnya dan beberapa Mall juga properti. namun bukan itu masalah utamanya..
Axel Sebastian adalah seorang titisan Rusel Wins yang mewarisi semuanya, mulai dari sikap, dan percintaannya..ia punya seorang kekasih yang ia cintai dan Kiara tau itu jika mereka menikah maka ini adalah pernikahan bisnis dan relasi di antar keluarga...tidak akan pernah ada cinta di dalam pernikahan mereka..
Kiara pernah mendapat cerita dari papanya jika dulu nenek Elena hampir menikah dengan kakek Rafael Wins namun batal karna itu nenek Elena akhirnya menikahi kakek Kenzo dan mereka punya satu anak yaitu Raditya papanya...
Kiara kembali menatap ponselnya dan mengeluh, mau tak mau ia harus mengangkat telp dari papanya..
ππ
Dinatas sebuah kapal yang melaju pelan di tengah lautan, kedua anak manusia sedang duduk dan saling memeluk..
Tora dan Sania saling menatap memandang ke arah lautan biru itu....
__ADS_1
"Bagiamana perasaanmu Sania..."?bisikTora lembut..
Sania tersenyum....
"Aku tak pernah merasa sebahagia ini Tora...kah benar-benar membawaku keluar dari pria mengerikan itu..." desah Sania masih trauma...
"Semua sudah berakhir Sania...sekuat apapun dia mencari namun dia tidak akan menemukanmu kembali..."
Sania menatap Tora dan mengangguk...yah..semoga ia bisa memulai hidup baru, jauh dari orang yang mengenalnya..mengenai hartanya, pengacara akan mengurusnya..
Sania ingin hidup dengan damai dan berhenti hidup jahat, ia ingin membangun keluarga baru dan mungkin punya anak....
Tora adalah pria yang baik dan mau menerimanya, Sania bersyukur untuk itu....
"Aku harap kisahku kemarin hanya mimpi buruk Tora..." desah Sania tertunduk..
"Yah.....aku akan mendampingimu melewati kisah indah di depan kita dan melupakan kisah burukmu di masa lalu..."
"Terimakasih Tora..."
"Aku mencintaimu sejak pertama kali kau memanggilku dari balkon....aku sungguh tergila-gila padamu Sania..."
Sania terkejut namun senang....
"Terimakasih untuk semuanya Tora.....aku juga akan belajar mencintaimu.." ucap Sania berjanji...
Tora mengangguk lalu meraih Sania di dalam pelukan, jauh di dasar hatinya ia sangat bahagia..Sania mampu mengetuk jiwanya yang hampa selama ini.. belum terlambat untuk mereka saling melengkapi dan memulai masa depan yang cerah....
Tora membawa Sania pergi ke sebuah kota kecil dan memulai hidup baru disana..dimana tak ada siapapun yang mengenal mereka..sebagai seorang pria Tora berjanji ia akan menjaga dan mencintai Sania dengan begitu besar dan mengasihi Sania...Γ±jj
Keduanya kembali saling mengeratkan pelukannya sembari menikmati udara tengah laut di malam hari....
Sania memejamkan hatinya..meminta maaf dengan sungguh pada orang-orang yang pernah di lukainya...pada ayahnya, ibu Mikha....Dion, Kevala.sungguh jika melihat semua yang pernah ia lakukan maka Sania sungguh sangat malu...
Sebelum pergi Sania sudah menemui sang ayah Riko, dan mengurus semua keperluannya di panti dan berjanji akan selalu memberi perhatian di masa tuanya, pertemuan yang indah penuh rasa haru.....
__ADS_1
Sania juga menyempatkan diri mengunjungi makam sang mama.....dan begitu menyesal saat ini, jauh di dalam hatinya Sania hanya butuh maaf dari Tuhan untuk memperbaiki hidupnya....untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan di sisa hidupnya Sania ingin bahagia...mencintai dan dicintai....
Selamat Tinggall Masa Lalu....