
Alexa menatap mata papa dan mamanya, mencoba menelisik apa arti kata-kata mereka..
"Papa....siapa yang akan ikut denganku, apakah salah satu dari kalian.."? Alexa mencoba menebak, karna tidak mungkin kak Axel yang akan menemaninya, selain dia sekarang berada di luar negri..mereka tidak akur...kakaknya tak akan pernah mau menjaganya...
"Ehm..."Mike mencoba menguatkan dirinya, yah tak mudah mengatakannya pada putrinya..jika ia salah bicara maka Alexa akan melakukan hal di luar akal yang akan membuat mereka pusing.
Masih teringat jelas jika dulu Mike sempat menghukum Alexa karna sebuah kesalahan yang fatal dilakukannya, kala itu Alexa memukul seorang teman kelasnya sampai masuk rumah sakit, belum lagi Alexa terlibat di dalam geng khusus perempuan yang cukup di segani di lingkungan sekolah, mereka membuli dan menyingkirkan siapapun yang di rasa mengganggu...Mike sangat marah dan menghukum Alexa dengan tidak memperbolehkan ia keluar bersama kumpulan gengnya, bahkan ia di kunci di kamar..selama masa skorsnya, seluruh fasilitasnya di tarik sehingga Alexa kehilangan segalanya.
Namun ia sangat marah dan melakukan tindakan fatal yang membuat MIke dan Keyla frustasi, mereka bersumpah tak akan melakukannya lagi, Alexa memutuskan bunuh diri dengan cara meminum obat tidur dalam dosis tinggi yang membuatnya harus di larikan ke rumah sakit. Mike membayangkan betapa sakitnya melihat putrinya hampir meninggal karna hukuman darinya..namun sikap Alexa juga tidak dapat di benarkan, karna itulah ia dan Keyla sudah membuat keputusan..
meski kali ini Mike harus berhati-hati, ia sadar jika Alexa masih sangat muda dan ia tak akan pernah memberikan putrinya pada pria yang asal. namun pria itu haruslah yang terpilih..
''Papa...mengapa diam saja.''?tanya Alexa dengan wajah cemberut..
Mike berdehem..
''Kau tau nama pemilik perusahaan Grenn yang akan membawa kalian pergi.''?
Alexa menggeleng....ia sama sekali tidak tau..
''Apakah itu berarti papa tau pemiliknya, apakah salah satu teman papa.''? desak Alexa penasaran..
''Lebih dari mengenal Alexa, dia anak sahabat papa dan mama.''
''Benarkah...siapa.''?
''Dia adalah anak dari paman Damian dan tante Mikha.''
Wajah Alexa memucat dengan ekspresi terkejut...
''Apa maksud ayah adalah...''?
''Yah...dialah Dion...dia adalah pemilik perusahaan GREEN yang akan membawa kalian pergi.''
__ADS_1
Mata Alexa membulat sempurna mendengar pernyataan sang papa...
mengapa Dion, mengapa bukan Luis atau siapalah..mengapa harus pria sombong itu...apa sebenarnya rencananya kali ini...apa..???
''Aku tidak mau pergi papa.'' ucap Alexa dengan tegas hingga
Mike dan Keyla saling menatap penuh arti, kali ini Keyla bangkit dari tempat duduknya mendekati Alexa yang merengut, Keyla membelai rambut panjang putrinya penuh kasih sayang....
''Mengapa kau malah takut Alexa...Dion pasti bisa menjagamu disana, papa dan mama tidak yakin dengan siapapun selain dirinya.....''
''Aku bisa lintas alam disini saja Mah..''
''Kau ingat kau punya penyakit Alexa, mama dan papa tak akan pernah bisa tenang jika menyerahkannmu pada orang lain....Keyla membujuk, lagipula disana ada paman dan bibi ada juga kakakmu, jadi kau tidak usah khawatir.''
Alexa menundukan kepalanya..yah, dia punya penyakit Azma yang mengharuskan dirinya membawa obat kemanapun ia pergi, penyakit ini tak pernah diketahui orang lain selain keluarga intinya, bahwa di balik kecantikan dan keangkuhannya Alexa menyembunyikan rahasia besar yang akan menjadi kelemahan jika oranglain tau.....
''Bagaimana Alexa...''?
''Mah...apakah semua akan baik-baik saja..''?
''Semua akan baik-baik saja sayang, kau tau mengapa mama mengijinkanmu pergi..? udara yang segar akan membantumu meringankan gejala yang kau alami..kau tau kan penyakitmu tidak bisa sembuh...tapi kita bisa mencegahnya agar ia tidak kambuh.''
Alexa akhirnya menganggukan kepala dengan berat hati, ia tau selama ini kedua orangtuanya telah melakukan apapun untuk melindunginya....Alexa tersenyum, lagipula cuma 2 bulan, ia yakin kalau ia bisa melewati semua tugas dengan cepat..anggap saja dia liburan....
''Aku mengerti Mah..''ucap Alexa yang langsung di peluk sang mama, sementara Keyla dan Mike saling menatap penuh arti..mereka akhirnya tersenyum......
>>>>>>>>>>>>>********<<<<<<<<<<<
Alexa menuruni tangga sekola, ia terlihat gusar ketika mendapat pesan bahwa kekasihnya Luis mendapat musibah...perusahaan orangtuanya bangkrut dan mereka jatuh miskin, ayah Luis masuh rumah sakit sementara sang ibu mengalami depresi....Alexa harus ada disana dan menenangkan Luis..
Alexa menghampiri mobilnya dan menyetir sendiri menuju rumah sakit, airmatanya menetes hingga sesegukan, yah..bagaimanapun ia bisa tau perasaan Luis saat ini yang pasti sangat hancur......
Jalanan yang sepi karna hari masih pagi membuat Alexa lebih cepat sampai di rumah sakit, tak menyia-nyiakan waktu..dengan cepat ia turun dari mobil dan berlari ke area rumah sakit.........
__ADS_1
Alexa membeku melihat dari jauh di ruang IGD, Luis sedang menangis dan memeluk ibunya, mereka tampak saling menguatkan dan disaat yang sama salah seorang petugas medis menutup kain putih di hadapan keduanya.....
''Meninggal.''? desah Alexa dengan airmata duka yang menetes..
Sementara ia melangkah mendekati Luis yang saat itu juga menatapnya.....keduanya saling menatap dari jauh........
''Luis...'' bisik Alexa ikut sedih, kehilangan orangtua bukanlah hal yang mudah.....
Alexa bahkan tidak pernah membayangkan jika hal ini terjadi kepadanya, tidak........betapa ia mencintai orangtuanya......
''Alexa....''bisik Luis memjamkan mata ia terlihat sangat rapuh dan hancur.....
Alexa menghampiri Luis dan memeluk kekasihnya dengan erat, masih memakai seragam sekolah Alexa menjatuhkan tubuhnya di pelukan Luis sembari menenangkan prianya yang di landa duka...
''Luis......kau harus kuat, kau pasti kuat...''isak Alexa dengan kesedihan yang dalam....
''Aku hancur Alexa....benar-benar hancur..'' tangis Luis di pelukan kekasihnya...
Lama mereka berdiri disana saling memeluk memberi kekuatan.......
>>>>>>>>>>>*******<<<<<<<<<<<
Hari penguburan ayah Luis di iringi isak tangis keluarga dan anak-anaknya, tak terkecuali Luis yang sedikit tenang karna terus di dampingi Alexa,
Para pelayat berdatangan dan memberi penghormatan terakhir, dan di antara para pelayat yang hadir tampak Dion juga datang dan memberi ucapan duka.....
Pria itu sangat tampan dengan aura yang sungguh memikat ketika keluar dari mobil mewahnya berwarna hita pekat, dari jauh ia melihat pemandangan yang membuatnya terbakar,
Alexa tetap setia memeluk lengan Luis, bahkan menyandarkan bahunya pada pria itu, seolah-olah, mereka adalah pasangan yang tak terpisahkan...
Untunglah Dion datang memakai kacamata hitam tebal hingga ia bisa menyembunyikan amarah yang terpancar dari sorot mata tajamnya, ia sekuat tenaga mengusir rasa cemburu yang mengganggunya ketika melihat kebersamaan Alexa dan Luis.......
Alexa mengangkat muka dan terteguin dengan kedatangan Dion, aura pria ini menghipnotis bahkan bagi pelayat lain, ia menjadi pusat perhatian..ckckckk...dia sangat tau cara mendapatkannya dan memanfaatkan dengan sangat baik, cibir Alexa jengkel..entah mengapa..ia sangat membenci sikap Dion yang terlalu angkuh.....
__ADS_1
''Aku turut berduka Luis.''ucap Dion seraya melepas kacamatanya dan memperlihatkan mata abunya yang jernih, sesaat kemudian ia mengalihkan pandangan memenjara mata biru Alexa yang mendadak gugup.....Dion menaikan sudut bibirnya..........
KAU AKAN MEMBAYAR MAHAL KARNA BERANI MEMBUATKU CEMBURU ALEXA SEBASTIAN.....