Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Tak Pernah Akur


__ADS_3

Luis mengangkat muka dan menatap Dion yang tersenyum, sambil mengulurkan tangannya....kedua pria tampan itu saling menatap tajam......


''Terimakasih atas kedatangan tuan Dion,..aku tau tuan sangat sibuk dan masih menyempatkan diri datang menayampaikan duka.''


Dion mengangguk..


''Tuan Peter adalah sosok pria yang disegani di dunia bisnis..aku juga belajar banya darinya Luis..karna itu aku datang kesini.''


Disaat yang sama tanpa diketahui Luis jika Alexa memasang wajah kesal..ia sungguh kesal hanya melihat Dion...menyadari ia harus ikut ke lintas alam 3 hari lagi membuatnya tidak terima, Alexa sebenarnya ingin disini dan menemani Luis melewati masa duka...dan karna pria ini ia harus meninggalkan kekasihnya. menyebalkan.....dan entah mengapa Dion bisa membaca perubahan wajah Alexa dan mengerang..


Astaga..gadis ini tau caranya merubah mood seseorang menjadi kesal.....ia menggelengkan kepalanya pelan.....


''Aku sungguh mengucap terimakasih tuan Dion....''


''Yah..'' ucap Dion lalu melangkah melewati Alexa yang sedang menatapnya tajam...


''Alexa..aku turut berduka.'' ucap Dion mengulurkan tangan,


Namun uluran tangannya justru di cibir Alexa..gadis itu memasang wajah sinis yang kentara....ia malah membungkukan tubuhnya dan terlihat sedih..


''Terimakasih tuan Dion, anda sungguh berjiwa besar..berhati mulia, bahkan jika harus ku jajarkan antara 100 orang yang paling baik, maka aku akan menaruhmu di urutan pertama...''


Kata-kata Alexa membuat Luis menoleh, juga Dion yang mengerutkan dahinya..


''Urutan pertama.''? lirik Dion mengepalkan tangannya, Alexa memujinya adalah hal yang tidak akan di katakannya setelah kata-kata buruk....


Alexa mendekati Dion sehingga mereka berbisik...


''Apa rencanamu kali ini Dion, apa kau sengaja menggangguku dengan kedatanganmu disini, atau kau sengaja pamer bahwa kau orang baik dio depan semua orang..??lihatlah kau berhasil semua orang tampak ingin menjilat sepatumu...''?


''Alexa...''bisik Dion penuh peringatan..


''Bagiku kau adalah urutan 100 dari 100 orang yang baik itu, jika aku terpaksa harus memilih.''bisik Alexa penuh dendam...


Lalu menjauhkan tubuhnya dan tersenyum.....


Dion ingin sekali memberi pelajaran pada Alexa jika saja ia tak segera sadar..mereka sedang di tempat duka, pria itu segera menegakan tubuhnya dan mengangguk, berusaha menelan kata-kata pedas Alexa yang membuat kesabarannya menipis........ia tersenyum dan menatap Alexa...


''Aku akan pulang sekarang Luis.'' pamit Dion dengan wajah datarnya...


Luis mengangguk..namun sebelum Dion benar-benar pergi, ia menahan pria itu..

__ADS_1


''Ehm....tuan Dion, bisakah aku meminta tolong.''?


Dion menganggukan kepala..


''Katakan..apa yang kau butuhkan..aku akan membantu...''


''BBisakah tuan Dion sekalian mengantar Alexa pulang.''?ucap Luis menundukan kepalanya dalam-dalam......


Dion dan Alexa saling menatap dan dengan reflex menggelengkan kepalanya..


''Aku tidak mau Luis, apa kau sedang mengusirku.''?ucap Alexa menolak.,....


Luis mendekati Alexa setengah memluk dirinya di hadapan Dion hingga Dion harus memalingkan wajahnya.....


''Ini sudah malam Alexa, saatnya kau pulang...sudah dari pagi kau menemaniku..''


''Tapi aku ingin disini menemanimu.''bisik Alexa memelas...


''Kita akan bertemu lagi, aku tak mau orantuamu salah paham.''ucap Luis tegas..


Dion hanya memandang pertengkaran mereka dalam diam..


''Bagimana kalau supir saja yang mengantarnya, aku sedang sibuk jadi..''


''Tidak tuan Dion, ini sudah terlalu larut malam, jika Alexa pulang dengan supir maka orangtuanya akan marah dan tersinggung.''


Pria yang baik...batin Dion terkesan.....


''Baiklah..aku akan mengantarnya...tenang saja.''ucap Dion seraya meraih jemari Alexa dan menggenggamnya erat, sampai untuk meronta saja Alexa tak mampu...


Luis memandang pegangan tangan Dion yang erat pada Alexa dan menghela nafas..tenggelam dengan berbagai kemungkinan di kepalanya Luis tersenyum...


''Terimakasih tuan Dion.''


''Yah..tentu saja.''


Alexa menggeleng seraya menatap mata Luis yang terlihat lelah, ia pun akhirnya menyerah..seharusnya ia tidak bertindak seperti anak kecil dan malah semakin membuat Luis tertekan...yah...bagaimana bisa ia menjadi kekasih yang baik...ia hanyalah seorang anak kecil.....


''Baiklah..aku pergi Luis, aku akan menelfonmu.''


''Yah.....baiklah Alexa.''ucap Luis tersenyum lalu melambaikan tangan ketika Dion sudah menarik Alexa untuk pergi....pria itu masih berdiri disana dengan tatapan yang sulit di artikan hingga airmatanya menetes...

__ADS_1


''Alexa...'' desah Luis mengusap wajahnya dengan kasar..


>>>>>>>>>>>>>>>*******<<<<<<<<<<<<<<


Mendekati mobil Dion membukanya dan mendorong tubuh Alexa untuk masuk ke dalamnya lalu menutupnya dengan keras, sementara ia melangkah memutari mobil dan masuk ke belakang stir, sesaat ia menatap Alexa yang menatapnya dengan tatapan permusuhan...


''Jangan menatapku seperti itu atau aku akan menurunkanmu di jalan.''


''Seharusnya aku meminta papa menjemputku saja.''


Dion memilih tidak menanggapi ucapan Alexa atu ia akan terpancing dan mereka akan bertengkar di jam 12 malam ini...pria tampan itu membuka jassnya dan menggulung kemejanya, setelah melepas dasinya, mobil itu melaju pelan di tengah malam.....


''Licik.''desis Alexa tajam..


''Mengapa kau berkata seperti itu..''?


''Mengapa aku merasa kau itu seperti seorang psikopat saja,''ucap Alexa lagi..


''Psikopat...apa kau tau apa arti kata-katamu itu..? aku mungkin saja punya darah psikopat dalam dirimu dan jika aku tersulut emosi maka aku pasti akan mencincangmu Alexa..''


Alexa menggeleng..entah mengapa ia tidak takut pada kata-kata Dion kali ini dan memilih menanggapinya...


''Psikopat itu bukan hanya bicara tentang membunuh..''


''Apa lagi selain itu Alexa, beritau aku...aku butuh sedikit improvisasi.''Dion menaikan sebelah alisnya...


Alexa melirik Dion yang tampak santai,


''Kau memilihku dalam tugas Lintas Alam kali ini..pertanyaanku adalah mengapa.''? kau tau aku tak bisa beradaptasi dengan alam bebas, aku harus tidur di tempat yang nyaman, bersih dan yang penting adalah...di dalam hutan sana tak ada Mall untuk belanja.''ucap Alexa protes..


Kata-katanya membuat Dion seketika tertawa keras hingga Alexa merasa Dion tertawa seperti seorang psikopat yang sedang merayu korbannya.''


Pria itu mencengkram stir mobilnya sambil menoleh ke arah Alexa yang sedang menatapnya...


''Kau benar...aku senang melihatmu ke tempat yang tak pernah kau kunjungi Alexa, aku ingin tau bagaimana kau memperlakukan alam dan sebaliknya...bagaimana alam akan menerimamu..seorang noan besar yang tidak tau apapun....aku ingin melihat reaksimu dan akan menikmati jika kau gagal...jadi pastikan kau berhasil Alexa.''


''Kau...sakit Dion, bagaimana bisa kau senang bermain-main dengan hidup orang lain..bagaimana bisa....dari siapa kau belajar, apakah dari film..ya ampun...kau tdiak bisa tertolong lagi.''


''Alexa...''


''Yah..mengapa aku harus diam Psikopat.'' ucapan Alexa yang tajam mampu membangkitkan gejolak di dalam diri Dion,

__ADS_1


Pria itu menghentikan laju mobilnya di tengah kegelapan dan menatap Alexa dengan tajam....


Semuanya terlalu cepat ketika pria itu meraih tubuh Alexa hingga sekejap saja..tubuh Alexa berpindah tempat jatuh di dalam pelukannya...Alexa sungguh terkejut ketika Dion merengkuhnya dan menyambar bibir Alexa dengan bibirnya yang dingin......


__ADS_2