Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Menghasut


__ADS_3

Acara Lintas Alam yang di akan di mulai terasa dingin karna sepanjang acara pembukaan Dion terlihat dan tidak ramah seperti biasa...sepanjang pidato singkatnya ia bahkan tidak melihat ke arah Alexa sedikitpun....


Alexa memalingkan wajahnya, apa yang ia rasakan saat ini mengapa ia merasa sedih ketika Dion mengabaikannya...ini sudah seminggu waktu berjalan dan Dion merubah sikapnya menjadi seorang penyendiri, memang Alexa tak ingin menerima Dion sebagai kekasih namun bukan berarti ia suka di abaikan seperti ini, Alexa menghela nafas menjadi sangat sedih. sementara Mark di sampingnya hanya menatap dalam, ia menyukai Alexa dengan semua kecantikan dan sikap Alexa yang manis namun sedikit cuek....


Mark bertekad kalau ia akan mendapatkan hati seorang Alexa Sebastian untuk menjadi miliknya. Mark tersenyum lalu mendekati Alexa dan menyentuh bahunya, Alexa menolej,...


"Mark..."?


"Apa kau bosan mendengar ceramah Direktur.."?tanya Mark tersenyum.


Alexa menggeleng, menatap Mark dengan pandangan pasrah..


"Aku ingin cepat berakhir dwn pulang."ucap Alexa menunduk..


"Tenang saja..semua akan berlalu kok..asal kau bersamaku setiap saat..asal kau mau membuka hati.."ucap Mark penuh arti..


"Membuka hati yah...aku akan membuka hatiku untuk menikmati semua yang ada disini..." ucap Alexa dengan mata berbinar..


"Bagus...aku senang kau bisa tersenyum lagi...dan aku, ingin kau tau jika aku........" suara Mark terputus....


Ketika melihat sosok Dion mendekati mereka dengan pandangan kesal..Dion semakin terbakar cemburu melihat Alexa tertawa bersama pria bermata biru ini..seakan dunia milik mereka...hatinya menjadi panas..


Dion berdehem.....


"Aku ingin mengatakan jika besok pagi aku tak ingin ada kata terlambat, semua harus berkumpul segera sebelum jam 5 pagi karna kita akan berangkat...."ucap Dion tegas....


Alexa dan Mark hanya saling memandang dan menganggukan kepala, Alexa lalu mendekati Dion...


"Bisakah aku berbicara denganmu Dokter..."?


Dion terdian dan menoleh, namun baru saja ia akan menjawab terlihat dosennya yang bernama Hesty mendekati mereka,


"Direktur..."


"Yah...."? Dion menoleh....


"Aku ingin Direktur ikut aku sebentar..ada rute baru yang akan kita bahas dengan pengelola hutan disini.."ucap Hesty tersenyum...


Alexa merasa sungguh kesal pada sang Dosen, dari tatapan matanya saja Alexa sudah tau jika Dosen ini menyukai Dion...semua orang bisa melihat sikapnya yang centil untuk ukuran umurnya...Alexa kemudian menatap Dion dan mencoba membujuk, ia tak ingin Dion menjauh....bagaimanapun orangtuanya menyerahkan Dion untuk menjaganya disini tapi dengan kenyataan kalau Dion sangat cuek membuat Alexa sangat terluka. dan merasa sendirian meski disini sangat ramai....

__ADS_1


"Direktur,...bisakah kau ikut aku sebentar, aku yakin pembicaraanku tidak akan menyita waktumu lama...aku ingin...."


"Maaf Alexa....ada hal yang lebih penting yang harus aku lakukan, dan aku harap jika kau ingin bicara nanti saja...saat ini aku sedang sibuk...."ucap Dion lalu melangkah meninggalkan Alexa yang ternganga tak percaya mendengar penolakan Dion yang begitu kentara...


Dion mengepalkan tangannya, yah..ia harus tegas agar Alexa tidak mempermainkannya lagi..cukup jika harus terluka sekali,Dion tak akan membiarkan hatinya terluka lagi....setidaknya itulah ajaran sang papa Derrell padanya untuk menjadi kuat.....


Alexa masih berdiam diri disitu dan hanya menatap nanar tubuh Dion yang menjauh dan begitu akrab dengan dosennya Hesty...


airmata Alexa menetes..karna terlalu terkejut....


Mark mengerutkan dahi, mengapa Alexa menangis..? pria itu menatap ke arah Dion yang menjauh..apakah Alexa mencintai Dion...? apakah sudah sedalam itu hingga ia menangis....?


Tidak..bagaimana mungkin? Mark sudah terlanjur jatuh cinta dan tak mungkin berganti hati lagi, bahkan Mark sudah punya angan-angan kalau ia akan menikahi Alexa suatu saat nanti, mumgkin setelah Alexa selesai kuliah..


Dan sepertinya di antara mereka ada masalah, bukankah ini kesempatan bagus...?Mark menyeringai tajam....


"Aku dengar direktur sedang mendekati dosen kita....wah....akan ada berita bagus nanti.."ucap Mark sengaja memanasi Alexa yang membuat gadis itu menoleh penuh airmata...


"Apa maksudmu.."?


Mark tersenyum....


Alexa memejamkan matanya...


"Aku pusing sekali....aku akan ke kamar Mark..."


"Bagaimana kalau aku mengantarmu...?kau terlihat pucat..."?


Alexa mengangguk yah...ia terlihat pucat dan pusing....


"Apalah tidak apa-apa Mark, aku tidak merepotkanmu..."?


"Tidak...sama sekali tidak Alexa...aku temanmu..."ucap Mark tulus...


"Baiklah..."


Mark lalu membimbing Alexa menuju ke kamarnya, dan membantu Alexa untuk berbaring di ranjang setelah itu keluar kamar,...


Dan tepat saat itu juga Dion melewati kamar Alexa dan terkejut melihat sosok Mark keluar dari sana, Dion tak ingin lewat namun entah mengapa hatinya malah menuntunnya kesini dan tidak menyangka jika ia akan menemukan pemandangan mengesalkan di depan matanya...

__ADS_1


"Direktur,."? sapa Mark santai,...


"Mengapa kau di kamar Alexa..."?


"Dia merasa tidak enak badan dan aku mengantarnya Direktur..apakah aku...bernuat salah..."?


"Apakah dia sakit."?


"Yah..jadi sebagai pria yang menyukainya dan dia menyukaiku aku harus memberi perhatian lebih.." senyum Mark....


"Alexa menyukaimu...."?ulang Dion merasa sedikit tak terima...Bagaimana mungkin Alexa menolaknya dan menerima Mark....bagaimana mungkin.....?


"Permisi Direktur..." senyum Mark dengan kemenangan yang nyata...


Lalu melangkah meninggalkan Dion yang membeku di tempatnya, tatapannya naik menuju ke kamar Alexa dan tak mampu menahan perasaanya lagi....


Dion menaiki tangga dan mendekati kamar Alexa, dan sesaat kemudian ia membuka pintu...melihat sosok Alexa yang tertidur disana di ranjang sembari menyelimuti tubuhnya dengan selimut tebal..


Apakah Alexa sengaja ingin membuatnya panas..mengapa Alexa membawa Mark ke kamarnya...? Dion semakin terbakar emosi...


Lalu kemudian mendekati Alexa dan menatapnya tajam, gadis itu terkejut melihat sosok Dion ada di hadapannya...gadis itu bangkit dan merasa sensai pusinb kemali melandanya.....


"Inikan dirimu yang sebenarnya..."?ucap Dion kesal...


"Apa maksudmu Dion..."?desah Alexa menguatkan dirinya...


"Kau membawa Mark masuk ke kamarmu.....apa kau benar-benar ingin mengujiku sekarang."?


Alexa bergerak turun dari ranjang ketika ia merasa jika Dion telah salah paham kepadanya, walaupun rasa sakit di kepalanya begitu menyakitinya Alexa menguatkan dirinya....


"Kau...apa yang kau pikirkan sebenarnya Dion...apa yang ada di kepalamu itu.."? desah Alexa denan mata berkaca-kaca..


Dion bersedekap......


"Apakah kau mengamnil kesempatan untuk tidur dengannya..apakah kau gadis seperti itu...Alexa.."?


Alexa begitu syok dengan pernyataan Dion yang menyakitinya, hingga tubuhnya bergetar...merasa sungguh terluka...airmata bening di mata Alexa menetes...ia menggeleng sungguh kecewa.....


"Apakah kau benar-benar Dion...."? isak Alexa dengan sakit hati.......

__ADS_1


__ADS_2