Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Lepas Kendali


__ADS_3

Damian meneguk sampai habis jus jeruk dari dalam gelas, lalu memejamkan matanya ketika sensasi hangat langsung menyapa tenggorokannuya yang dingin...sementara Mikha sedang asyik menelfon dengan kedua anak mereka dan berbincang disana..


Damian merasa mulai gerah seiring gairahnya yang mulai bangkit...ia melepas dasinya jass dan meninggalkan kemeja yang sudah terbuka..pandangannya mulai berkabut....melihat sosok Mikha yang masih menelfon...


''Aaaarrrggghhh.......''desah Damian dengan suara berat...sialan Riko, mengapa obat ini begitu cepat bereaksi..bahkan dalam hitungan menit Damian mulai tak bisa mengendalikan diri....


Mikha tersenyum lalu mematikan ponsel, ia sangat merindukan Kevala dan Kevin, saat ini kedua anak kembarnya sedang berbelanja bersama nenek dan kakek mereka, Mikha akan menjemput mereka besok....


Ia menoleh..dan membeku melihat sosok Damian berdiri nyaris polos dan menatapnya garang...mengapa tatapan Damian menjadi lain, mengapa ia terlihat menakutkan...?


''Damian....ada apa denganmu, mengapa..wajahmu memerah..''?tanya Mikha merasa takut....


Mikha melangkah melewati Damiaan namun langkahnya terhenti...ketika lengan kokoh Damian menahannya, MIkha begitu gugup samapi gemetar, mengapa rasa takutnya melebihi takutnya pada Derrell.??


''Damian...''suara Mikha tercekat ketika menatap mata Damian yang berkabut..


''Kau mau kemana Mikha...''


''Aaaku...aku ingin ke dapur...''


''Tidak...''ucap Damian meraih tubuh Mikha mendekat, hawa panas seakan membakar Damian lebih dan lebih hingga membuatnya semakin bergairah...ia mendekatkan wajahnya....ingin segera melum** bibir MIkha namun, ia sungguh terkejut ketika Mikha menghindar....


''Kau menghindariku Mikha...''??


''Apa kau sedang mabuk....?? apa yang terjadi mengapa kau terlihat aneh malam ini...''


Damian tertawa sinis...


''Aku ingin kau...memuaskanku malam ini...''desah Damian segera mencari-cari bibir MIkha dengan membabi buta,


Mikha meronta sekuat tenaga, bukannya ia menolak sentuhan Damian namun, ia tak mau Damian bercinta dengannya di bawah pengaruh minuman atau apapun itu...


Mikha meronta sekuat yang ia bisa, ketika bibir Damian melum** bibirnya, ia menolak hingga bibir Damian mendarat di lehernya...selalu seperti itu sementara Damian yang semakin dikuasai ***** menjadi panas..


''Mengapa kau menolakku..''?


''Tidak Damian..tapi aku tidak mau kau menyentuhku seperti ini..'' jerit Mikha mundur menghindari Damian....


''Yah...kau mulai bertingkah Mikha....kau mulai membandingkan cara menyentuhku yah..apakah cara Derrell lebih lembut..apakah dia menyentuhmu lebih baik dariku...''?


''Tidak...Damian, apa yang terjadi..mengapa kau..malah membawa Derrell.''ucap Mikha keras....


Damian tak sedikitpun mendengar kata-kata Mikha...ia terlihat marah....


Damian mencengkram kedua tangan Mikha dan menariknya ke tengah ranjang lalu mendorongnya dengan kuat, Mikha belum sempat meronta ketika Damian menerjangnya dan kembali menciumnya dengan rakus,


Damian menghentakan sebelah tangannya dan merobek seluruh pakaian Mikha dengan paksa, dan melemparnya ke sembarang arah...Damian terlalu kasar dan tak perduli teriakan Mikha di bawahnya..

__ADS_1


Pria itu terus mencumbu Mikha dan meninggalkan jejak mengeriikan di tubuh istrinya..


Rasa nyeri menyerang sekujur tubuh Mikha hingga ia merintih tak kuasa melawan Damian yang entah mengapa dikuasai gairah yang besar..Mikha tak siap, namun Damian tidak perduli..


''Aku mohon Damian...aku tidak siap..''rintih Mikha kesakitan...


Damian tertawa...


''Tidak siap...selamanya kau tidak akan siap denganku tapi bagaimana dengan Derrell, bagaimana jika Derrell yang terbangun..kau bahkan tidak mengeluh sedikitpun dan malah menikmatinya...''


''Tidakkk...'' tangis Mikha keras....


Sekuat tenaga Mikha mendorong tubuh Damian namun terlambat, kedua tangannya di angkat Damian ke atas dan mengikat menggunakan dasinya di atas kepala Mikha, ia membiarkan Mikha menangis dan meronta...tak berdaya di bawah kendalinya..tubuh keduanya sudah polos......


Damian menatap penuh minat, dan segera menunduk melum** ujung dada Mikha dan memberi tanda disana..Mikha mengerang mencoba menahan rasa sakit sekaligus panas yang menyerangnya bersamaan...cara Damian menyentuhnya seakan ingin menghukumnya, rasa sakit ketika Damian melum** bibirnya bahkan memberi sedikit gigitan kecil di tubuh Mikha membuatnya menangis.......


''Bagaimana sentuhanku sayang..kau menikmatinya..''?


Mikha menggeleng menahan semua rasa marah di dalam dirinya, bukankah dia memberi kesempatan pada Damian untuk berubah,....mengapa Damian malah menyakitinya..........


''Apa yang kau lakukan..kau menyakitiku Damian..lepaskan aku..''jerit Mikha memohon....


Damian mendekatkan wajahnya seiring tubuhnya yang bersiap untuk menyatukan diri dengan Mikha...melihat tangisan Mikha membuat Damian membeku untuk sesaat namun.....ketika membayangkan Mikha yang lebih perduli pada si jahat Derrell membuatnya meradang.......


Riko benar....menguasai Mikha dengan cara kekerasan lebih baik dari pada bersikap baik dan menunggu, Damian lelah menjadi orang baik dan akhirnya hanya akan menjadi yang terakhir...ia ingin Mikha bertekuk lutut padanya, menyerahkan jiwa raga untuk mencintainya seorang...


''Aku mengajarimu bagaimana menjadi penurut sayang, bukankah Derrell menaklukanmu dengan cara yang sama yaitu kekerasan..''?


Sekali lagi kata-kata Mikha terputus ketika Damian kembali melum** dadanya, Mikha memekik dan kembali meronta..


''Kau adalah milikku..hanya milikku..kau dengar itu..''???


''Damian...tolong hentikan...''


''Tidak....kau adalah milik seorang Damian dan bukan Derrell...itu berarti kau harus menerima semua perlakuanku.....''


"Tidak......" tangis Mikha penuh kesedihan....


Damian menghentakan tubuhnya dalam-dalam memasuki Mikha yang tidak siap, dan tanpa disadari Damian hal itulah yang menyakiti Mikha dengan dalam..


Airmatanya mengalir deras ketika Damian terus memasukinya tanpa perasaan......Mikha sungguh terluka dengan perlakuan Damian yang kejam......


πŸ’”πŸ’”πŸ’”


Percintaan itu selesai dan meninggalkan Mikha yang terlihat kacau...sementara Damian, pria itu terlihat sangat kuat dan puas telah melampiaskan hasratnya...


Mikha menangis ketika seluruh tubuhnya kesakitan ketika Damian merasa tak cukup menyentuhnya sekali..rasanya tubuh Mikha hancur...........namun sekali lagi Mikha menahan diri...ia sekuat tenaga menguatkan dirinya,

__ADS_1


Berada di kamar mandinya Mikha membiarkan dirinya duduk di bawah guyuran air...matanya bengkak, tubuhnya seperti hancur....Mikha terlihat seperti seorang pelac*r yang kewalahan mendapat penyiksaan pelanggannya...


Mikha memejamkan matanya sedih.....ia tak tau bagaimana lagi menghadapi Damian yang hari demi hari berubah menjadi seseorang yang tidak di kenalnya...sungguh Mikha sangat lelah......


❀❀


Esoknya.....


Mikha turun dari kamar dengan membawa tas kecilnya ia menatap Damian yang sedang duduk sambil memainkan ponselnya....mereka saling menatap.....


"Kau mau kemana Mikha...."?


Mikha tak sedikitpun menjawab namun memilih terus melangkah menuju pintu keluar....


"Mikha...." pria itu menahan lengan Mikha untuk mencegahnya pergi.....


"Kau pikir apa yang kau lakukan..."?


Mikha menatap Damian dengan sorot mata tajam...


"Kau pikir...aku akan memaafkanmu kali ini Damian....? tidak...kau..sudah kehilangan tempat...."


Mikha menghempaskan pegangan tangan Damian...dan terus melangkah menuju mobilnya...


Damian meradang lalu melangkah ingin menyusul Mikha namun seketika...langkahnya terhenti ketika kepalanya terasa berputar.......


"Aaarrghh.....Derrell.." jerit Damian tersungkur........


Tubuhnya jatuh kelantai........


"Brengsek kau...Damian......." teriak Derrell keras...


πŸ’”πŸ’”


Mobil Mikha menyusuri jalan yang sepi dengan sisa airmata yang menggenang, matanya menatap kosong jalan di hadapannya.....


Tiba-tiba saja...sebuah mobil menabrak mobilnya hingga Mikha terkejut dan membanting stirnya ke samping dan menubruk sebuah pohon di pinggir jalan...untunglah dia berjalan pelan...


Bruhhhhgggggg.........


Mikha terlihat syok....dan hendak keluar dari mobilnya untung saja..ia tidak mengalami luka.......


Mikha baru saja hendak keluar ketika seseoranb tersenyuk kejam ke arahnya....


Mikha menggeleng panik.........


"Riko...."?jeritnya tercekat........

__ADS_1


Pria itu memukul kac mobil denan keras dan tertawa penuh kemenangan.....


"Apa kabar adik iparku...."?desisnya dengan mata berbinar.....


__ADS_2