Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Kau Tetap Sahabatku


__ADS_3

Kiara menatap meja makan yang kosong dan tidak berhenti mengumpat..tak ada apapun di dapur yang di masak oleh pelayan bahkan merekapun seakan menghilang tanpa jejak...Kiara menatap ke lantai atas dengan tatapan membunuh..melihat Axel turun dengan langkah yang santai membuatnya semakin kesal....


"Aku lapar sayang..." ucap Axel menunjukan ekspresi lemas...


"Dimana para pelayan Axel...mengapa mereka semua tidak ada..." keluh Kiara penasaran..


Pria itu mendekati Kiara dan meraih punggungnya mendekat....Kiara membeku ketika aroma maskulin Axel begitu menggetarkan Kiara...


"Apa maksudmu ini.."?


"Aku lapar Kiara, jika kau tidak masak sekarang maka bagaimana kalau aku memakanmu saja.."?


"Memangnya aku makanan.."?


"Kau lebih lezat dari semua makanan enak."


"Dasar mesum.....baiklah..lepaskan aku..biarkan aku menunjukan padamu jika aku pintar memasak.."


Axel melepaskannya dengan segera lalu menatap tajam...


"Lakukan sekarang juga..."


"Baiklah tunggu sebentar.....bagaimana kalau kau tunggu dikamar saja Axel, akan aku panggilkan jika sudah selesai." ucap Kiara meraih ponselnya...


"Baiklah.."balas Axel menurut lalu melangkah ke lantai atas...


Kiara kemudian meraih ponselnya dan mulai memesan makanan..bagaimana mungkin dia memasak jika ia hampir tak pernah berada di dapur,...


Axel benar-benar aneh.....


πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Kiara tertegun ketika melihat Kay datang membawa beberapa kantong di tangannya...Kiara mengerutkan kening...mengapa Kay datang kerumahnya....? wanita itu mendekat ke pintu dan tersenyum walau dengan wajah bingung.....


"Kay..."?


"Lain kali periksalah dulu ketika kau mengirim pesan..."ucap Kay menggeleng..


"Hah..."?


Kiara semakin di buat bingung dan mulai memeriksa ponselnya matanya melebar terkejut ketika menyadari ia salah mengirim pesan, seharusnya Kiara memesan makanan dari salah seorang temannya yang punya restoran..mengapa malah mengirimkannya pada Kay...?


Matanya berkaca-kaca sesaat, mengapa di saat ia sedang bingung maka orang pertama yang ia hubungi adalah Kay...bahkan setelah menikahpun Kay masih tetap menjadi panggilan daruratnya....


"Astaga Kay...aku pasti keliru.."


Kay menarik jemari Kiara mendekat dan memberikan kantong yang tadi di pegangnya ia menatap Kiara dengan dalam....


"Aku tidak akan pernah berubah Kiara...kau selalu bisa mengandalkanku..."


"Oh,...Kay....terimakasih..." bisik Kiara sungguh terharu....


Namun Kay tersenyum....


"Makanlah..jika kau butuh sesuatu jangan lupa...kau punya aku..."ucap Kay tulus...


Seandainya sama kau bukan G*y..leboh naik aku menikahimj saja....batin Kiara menyesal...setidaknya Kay selalu ada untuknya....


"Aku harus pergi...Kiara..."


"Oya Kay...besok aku akan ke pulau mengikuti Axel..."

__ADS_1


Wajah Kay berubah mendung....


"Kau akan ke pulau..."?


"Yah....kalian berdua saja..."?


"Tidak...dengan tuan Steven dan nyonya Nia..."


Kay tampak berpikir sejenak.......lalu tersenyum....


"Baiklah...sampai jumpa Kiara..."


"Yah......"


Kiara melambaikan tangan pada sosok Kay yang menjauh....Kiara menatap makanannya...


"Kau baik sekali Kay...." desahnya tersenyum......


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Sebuah pulau yang tidak berpenghuni yang di tujukan bagi pemilik pulau untuk bersantai...di pulau ini semua fasilitas ada dan sangat lengkap layaknya Hotel...ada beberapa rumah yang terpisah 1 keluarga menempati sebuah rumah kecil terbuat dari bambu...sangat asri dengan pemandangan air laut yang jernih dan pasir yang putih...di sekitar pantai tumbuh beberapa pepohonan kepala, daan beberapa pohon yang sejuk lain memanjangkan mata....


"Bagaimana kalau kita beristirahat saja dulu,...? perjalanan selama 5 jam menggunakan perahu motor membuat tubuhku sangat kelelahan..." ucap Steven melirik Axel...


"Baik...aku juga lelah..."


Kiara dan Nia saling menatap...


"Bagaimana kalau kita selfi saja nyonya Tania..."?bisik Kiara mengajak...


"Sayang....lebih baik istirahat saja...aku sedang lelah.."ucap Axel yang mengejutkan Kiara..wanita itu menyipitkan matanya dengan tajam....


Axel menjatuhkan tubuhnya di sofa dan memejamkan matanya mengusir lelahnya sedangkan Kiara langsung berbaring di atas ranjang...dan sekejap saja ia langsung tertidur....Axel bangkit dari sofa santai dan mendekati Kiara yang tertidur..dan tersenyum....


Kiara sangat cantik dan tertidur seperti bayi...pria itu menaikan sudut bibirnya...dan sesaat kemudian ia menunduk dan melum** bibir Kiara yang penuh dan tersenyum menyadari gadis itu tak sadar,....


Jemari Axel lalu bergerak dan menyentuh ujung kemeja Kiara.......


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Kiara terbangun dan terkejut ketika tangan Axel berada tepat di dadanya yang terbuka...Kiara sungguh terkejut dan segera mendorong tubuh Axel menjauh dan pria itu terbangun....


"Apa yang kau lakukan..."?


"Melakukan apa..astaga...kau mengejutkan aku saja..." geram Axel kesal karna di bangunkan tiba-tiba....


"Mengapa kau tidur di ranjang yang sama denganku...mengapa kau menyentuhku..." jerit Kiara marah...


"Menyentuh apa...kita tidak melakukannya Kiara..."


"Yah...kau mencari kesempatan dasar pria mesum..."


Axel ingin menjawab namun terdengar suara dari luar....


"Axel dan Kiara...apa semua baik-baik saja..."?


Suara Steven mengejutkan Kiara dan juga Axel.....mereka saling bertatapan.......


"Kami baik-baik saja.." ucap Axel pelan..


"Baiklah...bisa keluar sebentar....? aku ingin mengenalkan tamu yang lain...."

__ADS_1


Axel menatap Kiara yang masih marah...


"Baiklah kami akan keluar..."


"Bagus....kami akan menunggu..."


Suara itu menghilang dan menjauh....


Ketegangan kembali terjadi pada Kiara dan Axel....pria itu mendekat......


"Jangan terlalu percaya diri Kiara...kau tidak seindah yang kau bayangkan...." desis Axel lalu melangkah keluar kamar..meninggalkan Kiara yang masih menetralkan nafasnya....


πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Axel dan Kiara melngkah bersama mendekati tepi pantai tempat Steven dan Nia bersama...


"Mana tamu yang kau maksud tuan Steven..."?ucap Axel penasaran...


Sejak peristiwa di kamar ia dan Kiara menjaga jarak....dan tidak saling bertegur sapa...hanya di depan nyonya Nia dan Tuan Steven mereka bersikap mesra...


Steven lalu tersenyum lalu memanggil sahabanya....


Sosok Sania mendekat dari arah belakang hingga membuat Axel membeku....


Sania.....apakah dia tidak salah lihat..ini adalah Sania kekasihnya....?


Kiara menyadari tatapan Axel yang berbeda...Sania...ia mendengar nama Sania yang di ucapkan oleh Axel....entah mengapa perasaannya menjadi tidak enak....


Sania menatap mata Axel dengan pandangan rindu yang tak bisa di gambarkan......lalu mendekat...


"Jadi ini Sania..dia teman baikku." bisik Nia menjelaskan..


Axel sudah tidak bisa fokus dengan sekitarnya pandangan matanya lurus menatap Sania.....


Snia mengulurkan tangan ke arah Kiara dan tersenyum...


"Nyonya Kiara..."? ucap Sania melirik ke arah Axel yang sedari tadi tak ingin menatap ke arah lain...


"Yah...apakah kau Sania..."?


"Kau benar...apakah kau mengenalku..."?tanya Sania dengan suara yang lembut.....


Kiara menghela nafas.....ini Sania yang di cintai Axel....yah...mengapa hatinya merasa sedikit kesal...?


"Sania....bisakah aku bicara denganmu.."? ucap Axel yang mengejutkan pasangan Steve dan Nia...


Juga Kiara yang berdiri mematung seolah tidak di anggap.....


Sania tersenyum........


Haiii...semua readers tersayang author.....


Jadi..author lagi ikutin lomba Novel author yang ini


Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2


Dan perlu banget dukungan Like, komen apalagi vote dari kalian semua...so..author gak maksa yah...jadi jangan merasa terpaksa yah...πŸ’–πŸ’–


Jadi Author butuh dukungan kalian semua dengan Like, Komen yang banyak..dan terutama Vote biar Novel author bisa menang..tentunya dengan seijin Tuhan Yang Maha Kuasa..


Terimakasih dukungannya selama ini ya....Author sayang kalian semua....πŸ’–πŸ’–πŸ™πŸ™πŸ˜‡πŸ˜‡

__ADS_1


__ADS_2