Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Kau Milik Seorang Dion


__ADS_3

Alexa membeku di tempatnya, walau dengan tangannya ia berusaha menutup tubuhnya karna malu..tatapan mata Dion sangat tajam menembus hatinya...pria itu melangkah pelan mendekatinya....hingga Alexa membentur dinding di belakangnya..hembusan nafas keduanya begitu dekat saat ini...Dion menjebak tubuh Alexa dengan kedua tangan kokohnya masing-masing di sisih tubuh Alexa.....memenjara mata Alexa dengan tatapan dalam...


"Apakah kau sudah puas mengumpatku..."? desis Dion mendekatkan wajahnya...


"Aaaku...aku...aku...." Alexa mengutuki kegugupannya yang lebih tepatnya seperti orang bodoh..mengapa ia gugup, astaga seharusnya ia baik-baik saja bukan....? ia tidak menyukai Dion..tidak ia tidak menginjinkan hatinya lagi...


Sentuhan jemari Dion di bibirnya....menghempaskan pikiran Alexa yang dari tadi berbicara sendiri....Alexa menatap Dion yang memenjara matanya sedari tadi...


"Mengapa kau tidak bisa mengucapkannya lagi...aku ingin dengar secara langsung bagaimana kau mengumpatku..."


"Aku kedinginan..." desah Alexa menyadari tubuhnya mulai mengigil...


Dion tersenyum....lalu sesaat kemudian ia memeluk tubuh Alexa membawanya jatuh ke dalam pelukannya, memberi kehangatan yang di perlukan Alexa.....


Hening........


Hanya ada debaran jantung mereka masing-masing mewakili perasaan mereka..Dion memejamkan matanya...memeluk Alexa seperti pulang kerumah, tempat teraman dan ternyaman bagi hati dan tubuhnya..


"Kau tau Alexa....rasanya aku akan meledak karna cemburu.....tidakah ini cukup."?


Alexa membeku.....tak bersuara...Dion melanjutkan kata-katanya.....


"Melihatmu, kebersamaanmu dengan Mark membuatku tak bisa bernafas Alexa....aku mencintaimu..."ucap Dion sungguh-sungguh.


Alexa memejamkan mata, menikmati hangat pelukan Dion di tubuhnya..mengapa terasa nyaman...? mengapa ia merasa hal yang sama dengan apa yang dikatakan Dion..?


"Mengapa kau harus cemburu...seorang Dion...cemburu yang benar saja..."? desah Alexa terus terlena di pelukan Dion..


Namun....tubuhnya di jauhkan dengan tiba-tiba..hingga pelukan yang membuatnya nyaman itu terlepas seketika....Alexa membuka mata karna terkejut dan tidak rela Dion harus melepaskan pelukannya. ingin protes tapi Alexa malu...biar bagaimanapun ia pernah menolak Dion..jika ia meminta pelukan itu sekarang maka Alexa hanya akan mempermalukan dirinya sendiri..


"Katakan kau masih tidak merasakan apapun padaku..benarkah kau tidak pernah menyukaiku sedikitpun.."? Dion menunfukan wajahnya melum** bibir indah Alexa yang segar...lalu kembali menatap mata Alexa...


Bibir Alexa terasa basah....karna bibir Dion mengerjainya tanpa permisi....Alexa memalingkan wajahnya...yang memerah malu dan masih tak ingin menjawab....


Dion semakin berani....


Menaikan wajah Alexa agar menatap matanya lalu tersenyum...yah ia melihat penerimaan yang tulus di mata Alexa....dan ia merasa bahagia....


"Kau juga menyukaiku bukan...? katakan....."desah Dion mendekatkan wajahnya sekali lagi....


Sementara jemari kokohnya bergerak naik menyentuh bahu polos Alexa yang dingin di terpa suhu ruangan yang memang dingin........mengusapnya dengan pelan.........


"Tidak,.aku tidak menyukaimu...sama sekali tidak.." ucap Alexa menguatkan dirinya...

__ADS_1


Namun....Dion adalah seorang penakluk...mereka pernah melewati satu malam panas bersama dan ia ingat betul letak kelemahan Alexa......dan ingin menyentuhnya lagi....


Tubuh Alexa di rengkuh hingga tak ada jarak di antara mereka....mata mereka masih memenjara.....


"Apakah kau mau aku membuktikan bahwa perasaan kita sama....? tentang kau dan Mark....aku minta maaf karna menuduhmu sayang..aku tau sekarang jika cemburu bisa membuatku menjadi bodoh." lirik Dion seraya..


Alexa tertegun.......masih menatap mata Dion yang teduh...dan penuh rasa bersalah....


"Aku tidak yakin Dion...kau, hatimu..aku......" kata-kata Alexa terputus.....ketika Dion sekali lagi melum** bibirnya dengan gemas..


"Kau adalah milikku Alexa...aku ingin kau menyadari itu...aku sungguh akan menjadi gila karnamu.." desah Dion memeluk tubuh Alexa sekali lagi..


Dion mengucapkan kata-kata maaf berkali kali hingga Alexa tersenyum di dalam pelukan Dion yang hangat....memejamkan matanya merasa sungguh lega entah mengapa....


"Aku masih marah padamu..." desah Alexa...


Dion mengangkat tubuh Alexa dengan kedua tangan kokohnya membawanya ke atas ranjang yang membuat Alexa hanya melotot....


"Apa yang kau lakukan Dion....orang di luar bisa mendengar kita...." bisik Alexa malu...


Dion tak perduli....apapun lagipula besok ia akan membuat pengumuman jika Alexa adalah calon istrinya...setelah kegiatan ini selesai mereka akan pulang dan Dion akan melamar Alexa secepatnya....


"Aku tak perduli sayang, lagipula kau calon istriku.." bisik Dion dengan suara parau....


"Katakan sayang...apakah kau mencintaiku seperti aku mencintaimu..lalu percintaan kita kali ini akan menjadi indah.."bisik Dion tak sabar....


"Baiklah aku menyukaimu Dion..aku juga sangat menyukaimu..." desah Alexa jujur...


"Katakan sekali lagi...."


"Tidak mau..aku malu Dion..."


"Aku ingin mendengarnya sekali lagi...."


"Baiklah dengarkan aku tuan Dion Russ......aku menyukaimu..aku mencintaimu...puas."? desah Alexa dena wajah merona....


"Jadi kau juga mencintaiku yah...aku senang sekali.."


"Hm...jangan kecewakan aku Dion..."


Dion menyatukan dahi mereka bersama dan memejamkan matanya penuh kelegaan....mereka saling mencintai dan tak ada yang bisa memisahkan mereka mulai dari sekarang....


"Mulai sekarang hidup seorang Dion Russ akan menjadi milik Alexa Sebastian..."

__ADS_1


"Itu bagus..." bisik Alexa bahagia...


"Bagaimana kalau kita memulai sekarang.." bisik Dion mulai memposisikan tubuhnya di antara tubuh Alexa...


Alexa terdiam sesaat lalu kemudian menganggukan kepalanya setuju ketika Dion menghujaninya dengan ciuman panas yang membuatnya mabuk.


Sekejap saja tubuh keduanya polos dan saling memberi ken*kmatan....


πŸ’–πŸ’–


Pagi Hari.........


Mereka akan memulai perjalanan lintas alam hari kedua..denba pemilihan kelompok seperti sebelumnya...Mark mendekati Alexa yang tampak sumringah..Mark kemudian menatap Dion yang tampak berbeda..tak ada aura kemarahan seperti sebelumnya, juga tak ada raut wajah beku...


Dion terlihat begitu ramah, dan terus tersenyum pada siapapun yang bertanya....


"Direktur aneh yah.."ucap Mark sembari memasukan beberapa jaketnya ke dalam ransel..


Alexa tersenyum...


"Mungkin Direktur sedang bahagia.." balas Alexa juga memasukan beberapa barang pribadinya, karna malam ini mereka akan menginap di tenda....


Mark hanya mengangguk..ia menatap Alexa..


"Ayo tasmu aku akan membawanya.."ucap Mark mengulurkan tangannya..


Namun....Alexa enggan menyerahkan ranselnya....hingga pria itu menoleh...


"Alexa..."?


"Maaf Mark....tapi akj akan membawanya sendiri....."


"Sikapmu aneh Alexa.."ucap Mark dengan nada kecewa....


Sesaat kemudian..Dion melangkah penuh senyum mendekati mereka...dan langsung meraih Alexa di dalam pelukannya yang membuat Mark membeku..ia menatap mereka bergantian meminta penjelasan....dengan apa yang di lihat matanya..


"Apa maksudnya ini Direktur..."?


Dion tersenyum....


"Sebenarnya Alexa adalah kekasihku...dan kami akan segera menikah..."ucap Dion di amini oleh Alexa di sebelahnya...


Mark benar-benar kehilangan kata, seperti di jatuhkan dari tempat yang tinggi ia terlalu syok dengan kenyataan di depannya...

__ADS_1


"Tidak mungkin....kau tidak mungkin melakukannya..Alexa..." desis Mark mengepalkan tangannya dengan kuat...


__ADS_2