
Damian tersenyum pada Riko yang tengah menanti jawabannya ia menyandarkan tubuhnya di sofa..
"Aku sangat protektif pada istriku, aku minta maaf karna aku tak bisa membiarkan siapapun bersamanya...aku pria yang cemburu.'' ucap Damian tegas.
Riko menganggukan kepala seakan mengerti, ia menyembunyikan rasa kesalnya, padahal rencana itu sudah tersusun rapi di kepalanya dan tinggal menjalankannya. namun sepertinya ia harus bersabar sembari mendapat kepercayaan Damian..ia tau jika Damian saat ini sedang bersikap baik padanya dan ia tak akan melepas begitu saja kepercayaan Damian kali ini...
''Aku mengerti..kita para suami kadang masih cemburu..padahal kita sudah menikah lama.''
''Tentu..jika kita mencintai pasangan kita maka tak perduli berapa lamapun waktu pernikahan bukan alasan untuk merubah sikap bukan.''
''Yah..yah..aku sangt kagum pada cintamu tuan Damian, oya kedatangannku kali ini sekaligus ingin mengajakmu ikut dalam bisnis baruku, semoga ku tertarik dan ikut.'' seru Riko penuh harap..
''Kirimkan proposalnya aku akan mempelajarinya lebih dahulu dan aku akan memberi kabar.''ucap Damian...
''Baiklah..aku akan segera mengirimnya,''
''Bagaimana kalau kita minum kopi.''?tawar Damian ramah..
Riko tersenyum..........
*********************************
Dion turun dari mobil dan menghentikan langkahnya ketika ia melihat dari jauh sang ayah sedang duduk di taman, sendirian...sebenarnya ia terlalu lelah dengan pekerjaannya seharian ini namun melihat sang ayah duduk sendiri membuat Dion tertarik untuk mendekat..dulu ketika masih kecil, sang ayah sering duduk di taman dan mengajarkannya pelajaran yang tidak ia mengerti..tanpa sadar Dion tersenyum...
Langkahnya pelan mendekati pria yang masih sangat tampan itu dan berdehem.....
''Ayah.''? sapa Dion menunduk hormat..
Damian menoleh dan tersenyum ke arah sang putra yang kini jauh lebih tinggi darinya dan begitu tampan....
''Dion.....kau sudah pulang.''?
''Yah...aku sangat lelah.''ucap Dion menghela nafas...
Damian mengangguk, ia tau jika Dion telah menjaga jarak dengannya dan belum bisa menerima kehadirannya dan Damian juga belajar menerima sikap Dion dan tidak memaksakan kehendaknya, ia bersyukur Dion masih mendengarkannya untuk menetap tinggal dirumah, karna bagi Damian...ia akan tenang jika melihat sang putra berada di dalam jangkauan matanya..
''Istirahatlah jika kau lelah anakku, dan jangan memaksakan dirimu...kesehatanmu adalah segalanya..kau masih muda, jalanmu masih sangat panjang.''
Dion terdiam dan mengangguk.....
''Yah..aku mengerti..aku akan ke kamarku sekarang.'' ucap Dion dengan menundukan kepalanya dan melangkah meninggalkan Damian yang hanya menatapnya sedih....
Jauh di dasar hatinya ia ingin Dion kembali menjadi putranya yang dulu...yang ramah dan tampan.....
Semoga saja suatu saat Dion berubah........
>>>>>>>>>>>>>*****<<<<<<<<<<<<
Alexa memasuki area parkiran dan terkejut dengan pemandangan yang ramai, ada banyak teman-temannya yang berkumpul di depan papan pengumuman yang terletak di depan gerbang sekolah, Alexa buru-buru turun dari mobil dan mengambil barang-barangnya, lalu melangkah mendekati papan pengumuman tempat para temannya berkumpul....Alexapun ikut membaca.....
LINTAS ALAM??
Alexa masih berdiri di tempatnya sebelum seseorang mengejukannya dari belakang.
__ADS_1
"Hey...." colek seorang gadis padanya..
"Nia."? desah Alexa pelan lalu kembali fokus pada papan mengumunan itu..
Nia adalah teman sekelasnya, mereka sudah menjadi teman dekat bahkan seperti saudara sendiri. Nia sangat cantik dengan tubuh yang sedikit bongsor...
"Ow...kau sudah melihat pengumuman itu yah."
"Humm..apa maksudnya...lintas alam untuk apa."? seru Alexa dengan malas..
Nia menarik sahabatnya untuk duduk di dekat taman...dan mulai bercerita...
"Kamu sih..kemarin kemana, sampai tidak masuk sekolah."
"Aku tidak enak badan kemarin, cepat jelaskan padaku."ucap Alexa tak sabar..
Nia mengangguk dan mulai bercerita...
"Ada satu perusahaan besar yang memberi sponsor di sekolah kita.perusahaan itu memberi dana yang besar namun dengan syarat, kelas terpilih akan ikut dalam lintas alam yang di adakan oleh perusahaan mereka dalam rangka ulang tahun.
"Perusahaan apa."?
"Aku tidak tau Alexa, kau tanya saja pada guru." ucap Nia...
"Sangat merepotkan Nia, semoga bukan kelas kita yang terpilih."
"Berita buruk Alexa."
"Hah."?
"Belum.....ada apa."?
"Kelqs kita terpilih...."ucap Nia melotot...
"Apa..."?
"Dan kau tau lintas alam akan di adakan dimana."?
Alexa menggeleng.....
"Luar negri, yang banyak hutan lebatnya itu.." ucap Nia merinding....
Alexa menggelengkan kepalanya..sambil tersenyum..
"Pasti anak laki-laki yang ikut..aku tidak mungkin......" kata-kata Alexa terputus ketika melihat ekpresi Nia yang berbeda....
"Berita buruknya adalah kau ikut Alexa..."
"Tidak......mengapa aku...? aku tidak suka dengan hutan dan teman-temannya..aku tidak ingin tanganku kotor....aku tidak mau....." jerit Alexa merasa jijik..
Nia yang melihat reaksi sahabatnya buru-buru menenangkannya..
"Alexa tenanglah.....kau pasti bisa, lagi pula ini kesempatan untuk kau ikut jalan-jalan." bujuk Nia...
__ADS_1
"Tidak.....jalan-jalan apa, kalau jalan-jalan itu shoping tapi ini..tubuhku akan kotor..aku tidak mau." ucap Alexa segera bangkit berdiri...
"Kau mau kemana Alexa."? tatap Nia panik..
"Aku akan menemui guru kita....aku tidak ingin berangkat." jerit Alexa meninggalkan Nia yang hanya menghela nafas......
ππ
"Maaf Alexa tapi beberapa nama yang terpillih sudah dikirim ke perusahaan." ucap guru wali kelasnya dengan wajah memelas...
"Aku tidak mau pak, bagaimana bisa bapak tidak bertanya dulu padaku."?
"Bapak sudah meminta persetujuan orangtuamu dan mereka setuju."
"Apa...."? jerit Alexa sungguh terkejut,
Papa dan mama sudah tau...bagaimana bisa, mereka bilang ak bisa jauh darinya, mengapa malah membiarkannya pergi ke luar negri..lintas alam ini sampai 2 bulan, bagaimana mungkin papa dan mama menginjinkannya.?
Tanpa sadar airmatanya menetes....
"Bagaimana kalau aku tidak ikut pak."? tanya Alexa tajam...
Pria berusia hampir 50 tahun itu menatap mata Alexa dengan pandangan sedih.....
"Mungkin terburuknya adalah, sekolah kita di tuntut oleh perusahaan besar itu."
"Apa..."? desah Alexa dengan suara yang serak...
β€β€
Dion sedang berbaring di ranjang kamarnya ketika bunyi pesan masuk ke dalam ponselnya...
Pria itu tersenyum dengan senyum kemenangan yang begitu terpancar di wajahnya....ketika membaca pesan di ponselnya.......
BERHASIL....
Dion tertawa keras, ia telah berhasil...dan saat ini ia akan menjalankan seluruh rencananya....
β€β€
"Papa dan mama jahat......" jerit Alexa menangis keras ketika sampai dirumah, hingga kedua orangtuanya saling menoleh...
"Apa maksudmu Alexa."?tanya Keyla mengerutkan dahinya..
Mike juga tampak bingung dengan kemarahan yang tidak mereka tau..
Keyla menjatuhkan tubuhnya di sofa dan menutup wajahnya dengan bantal...ia menangis sesegukan..
"Mengapa papa dan mama mengijinkan aku pergi ke lintas alam...bagaimana mungkin aku pergi kesana."? jerit Alexa tidak terima....
Mike dan Keyla saling menatap dengan pandangan pasrah....Mike mendekati Alexa yang masih menangis.....
dan memeluk putrinya untuk menenangkan...
__ADS_1
"Tenang saja..kau tidak pergi sendirian...."
Alexa mengerutkan dahinya.....