
Mikha terdiam mendengar penuturan sang dokter kepadanya..seseorang sedang membohonginya dan mungkin sedang mempermainkan hidupnya sekarang...tapi siapa..??
"Anda akan menemukan kebenaran hanya saja kau harus tenang, kau adalah wanita hamil dengan dua bayi kembar dan mereka sedang bergantung kepadamu sekarang." ucap dokter wanita itu dengan senyum seperti seorang ibu.
Mikha menghela nafas, bersyukur karna dokter ini sungguh membuatnya lebih tenang, benar....ia akan menyelidiki semuanya, yang terpenting sekarang adalah ia sedang hamil..kehamilan yang begitu ia rindukan dalam mimpi....oh....astaga, ada kehidupan di dalam perutnya,tanpa sadar Mikha mengelus permukaan perutnya dengan sayang....
Hamil....adalah sesuatu yang menakutkan untuknya, sejak operasi saat itu yang menelan seluruh rasa percaya dirinya sebagai seorang wanita..yah...kini ia bisa bernafas lega...ia seorang wanita hamil sekarang, dan Mikha merasa punya kekuatan lebih sekarang......
Mikha mengangkat muka menatap sang dokter, dan kemudian tersenyum haru....
"Terimakasih dokter, kau menenangkan aku seperti seorang ibu."
"Itu tugasku...." balas sang dokter...
"Yah...aku tau dan aku sangat menghargainya dokter." Mikha menganggukan kepalanya.....
ππ
Mobil milik Mikha berhenti di sebuah rumah besar di pinggiran kota. wanita itu mengerutkan dahinya melihat kondisi rumah yang terbengkalai, bukankah ini rumah sahabat sekaligus dokter yang memvonis dirinya menderita tumor. Mikha meremas gagang stir mobil dengan kuat dan penuh tekad, ia harus tau apa yang terjadi...ia harus tau mengapa Intan berbohong kepadanya....
Membuka pintu mobil, wanita itu turun hati-hati..sejak tau kehamilannya, ia menjadi lebih sensitif untuk menjaga kedua bayinya.........
Melangkah pelan menuju halaman rumah, wanita itu memandang sekitarnya dengan keheranan yang luar biasa,apa yang terjadi disini...terlihat rumah yang sudah lama tidak terurus dan menyedihkan.....Intan yang di kenalnya adalah seorang dokter yang bersih dan selalu menjaga lingkungan rumahnya agar lebih indah,bukan seperti ini....
belum lagi sampai di depan pintu, Mikha di kejutkan dengan pintu yang terbuka di depannya, seorang pria muda tampak keluar dari sana,usianya sekitar 15 tahun, sorot matanya tajam kepada Mikha.....
"Adi...." ucap Mikha tersenyum, ia mengenal Adi yang adalah adik satu-satunya intan, mereka tinggal berdua setelah orangtua Intan meninggal dunia sejak 7 tahun lalu...
"Kak Mikha......"? ucap Adi menunduk hormat ia terlihat menghindari tatapan Mikha padanya...
Mikha mendekat membuat pria itu tak bisa kemana-mana selain berdiri tegak, menatap mata Mikha...
"Apa kabarmu..."?
__ADS_1
"Aku baik kak Mikha..." ucap Adi dengan suara tercekat.....
Mikha terdiam sebentar,mengapa sikap Adi sangat aneh dan terkesan tertutup dan menjaga seluruh perkataannya.....apa yang terjadi disini...?
"Dimana Intan...aku ingin bertemu dengannya, aku sudah menelfonnya namun ponsel Intan tidak aktif."? ucap Mikha menjelaskan pada pria muda itu..
Saat itu juga tanpa di duga Mikha, pria itu melangkah melewatinya bgitu saja menuju mobilnya, tentu saja Mikha sangat terkejut dengan semua sikapnya.....Mikha mengepalkan tangannya.....ia membalikan tubuhnya...
"Tunggu...."
"Aku sibuk kak Mikha...maaf....." ucapAdi membuka pintu mobil dan hendak masuk...
"Apa yang sebenarnya terjadi....mengapa kau bersikap sedingin ini padaku Adi....aku sahabat Intan kakakmu." jerit Mikha tak tahan..Adi biasanya anak yang penurut, namun mengapa sikapnya menjadi kasar dengan sorot mata mengerikan......
Adi menutup pintu mobil dengan kasar lalu menoleh pada Mikha dan tersenyum dingin....
"Sahabat.......kau bilang kau adalah sahabat kakakku begitu, astaga aku ingin tertawa..kau wanita licik Mikhayla Aksana." desis Adi tanpa rasa hormat dan takut...
Mikha sungguh marah dengan perkataan kurang ajar yang di lontarkan Adi padanya,biasanya Adi adalah pria yang manis walau cenderung pemalu..tapi dia adalahpria sopanyang pernah di kenal Mikha..mengapa Adi berubah....?
"Kau bahkan berakting seolah kau tidak tau apa yang terjadi pada kakakku...aku sangat muak dan membencimu." desis Adi penuh ,dendam...
"Apa yang terjadi....aku sungguh tak mengerti maksudmu..."jerit Mikha dengan marah.....
Adi mengusap wajahnya dengan kasar lalu mendekati Mikha......
"Benarkah kau mau tau apa yang seenarnya terjadi pada kakakku...ikut aku sekarang....dan kau akan mengerti semuanya." ucap Adi membalikan tubuhnya dan memasuki mobil....
Mikha hanya menghela nafas.....lalu mengikuti Adi menuju mobilnya, lalu meninggalkan rumah besar itu....mobil mereka beriringan menuju jalanan yang sepi...
Ponsel Mikha berdering sedari tadi....itu panggilan dari Derrel. dan Mikha memilih mengabaikannya....sekarang pikirannya tertuju pada Intan sahabatnya dan rasa ingin tau yang besar mengapa justru Adi membencinya.......?
Setelah beberapa saat kemudian mobil milik Adi berhenti di sebuah pemakaman elit, dan saat itulah seluruh tubuh Mikha bergetar, memikirkan semua kemungkinan di kepalanya....namun Mikha menguatkan diri, ia harus tau segalanya.....
__ADS_1
Adi turun dari mobil dan menatap ke arah mobil Mikha dan wanita itupun keluar dari sana dan melangkah mendekati Adi yang mendekati sebuah makam penuh bunga segar.......
Mikha sungguh gelisah ketika makam itu semakin dekat,dan sesaat kemudian.....ia menatap tajam ke arah nama yang terukir di batu nisan.....
Intania Heryanto.......
"Intan......."? jerit Mikha dengan histeris..ia meneteskan airmatanya di depan makam sahabatnya...hingga Adi yang meliht itu semua menjadi terdiam....
Mungkinkah Kak Mikha tidak tau apapun tentang kematian kak Intan...atau memang hanya berakting.....Adi mengeraskan tatapannya di balik kacamata hitamnya.....
"Kakak meninggal setahun lalu dengan sangat mengenaskan..." ucap Adi berusaha menahan kesedihannya yang besar,sungguh...hatinya hancur ketika mengenang kejadian itu.........
Mikha menoleh...
"Mengapa ia meninggal....apakah dia sakit, aku bahkan sangat ingin menemuinya....." tangis Mikha menggema di sekitar makam Indah.....
"Yah....kakakku meninggal setelah di siksa oleh seorang mafia yang sangat kejam..." tatap Adi menuduh..
Mikha sungguh di buat bingung dengan pernyataan yang di lontarkan Adi kepadanya.....hingga Mikha mendekati anak muda itu dan menantangnya........
"Mengapa kau seolah menatapku sebagai seorang pendosa...mengapa...aku juga kehilangan Intan disini, meski kau adalah adik kandungnya tapi aku sahabatanya...dan kau pun tau itu Adi....." ucap Mikha tegas....
Adi berdecak....matanya memerah menyimpan dendam membara disana ia menatap Mikha....
"Hutang harus di bayar bukan......dan aku akan membalas semua rasa sakit kakaku suatu saat nanti...."
"Apa maksudmu Adi....."?
"Yah...kau mau tau siapa pembunuh kakakku Intan....aku yakin kau akan syok disini...."
"Siapa yang membunuhnya...jelaskan kepadaku..."
"Derrell Russ.....suamimu sendiri, kau tidak tau bukan jika pria yang kau nikahi adalah pembunuh berdarah dingin...."
__ADS_1
Informasi ini sungguh di luar perkiraan Mikha hingga ia pun begitu terkejut......