
Axel duduk di ruang tunggu dan menanti Kiara yang sedang mencoba gaun pengantin di ruang ganti, pria itu membuka email dari sang asisten kepercayaannya yang bernama Marco...dan sesaat kemudian matanya bersinar terang ketika melihat profil sosok Kay teman Kiara..Axel merasa puas dengan seluruh biodata lengkap yang di dapatkan anak buahnya...Axel dengan cepat mendapatkan informasi yang ia butuhkan....pria itu lalu mengirim pesan kepada anak buahnya.
Ikuti dia...dan laporkan padaku setiap detailnya...
Axel termenung...ia akan membereskan jalan di depannya, ia tak akan pernah membiarkan rumput liar tumbuh dan menghalanginya...
"Tuan Axel...silahkan ikut saya untuk melihat gaun yang di pakai oleh non Kiara.."ucap seorang pelayan kepada Axel...
Pria itu menganggukan kepalanya...
"Aku mengerti....baiklah..."
Axel bangkit dari tempat duduk dan melangkah mengikuti pelayan itu ke sehuah ruangan... sebenarnya mama yang harus menemani Kiara mencoba gaun pengantin namun...mama sedang bertemu dengan tante Mikha untuk mengurus lainnya terkait pernikahan mereka..
Axel berdiri dan menunggu disana, diliriknya malas pada jam di tangannya mencoba bersabar..seandainya Sania yang memakai gaun pengantin itu mungkin Axel akan menunggu lebih lama...
Tirai terbuka dan Axel membeku melihat Kiara yang berdiri dengan gaun pengantin berwarna putih salju, gaun tanpa lengan itu sederhana namun elegan...menyulap Kiara menjadi seperti seorang putri, padahal ia belum memakai riasan apapun..
Axel terpana...tentu saja...ini pertama kalinya ia melihat sebagian tubuh Kiara yang terbuka..selama mereka bertemu gadis ini selalu memakai kemeja panjang dan longgar..namun apa yang ia lihat hari ini berbeda....
Kiara sangat cantik dengan kulit seputih mutiara, ia begitu cantik di masa mudanya...
"Bagaimana...pas tidak..mengapa kau malah melamun.." desis Kiara tak sabar...memakai gaun pengantin ini sangat menjengkelkan, karna membuatnya tak nyaman...dada dan perutnya serasa di siksa dengan kejam hanya untuk terlihat memukau..dan sempurna...
Axel bersedekap..menatap Kiara dengan datar....menutup tatapan kagumnya atau Kiara akan besar kepala...
"Berputarlah..."ucap Axel..
Kiara pun berputar...dan sekali lagi pemandangan punggung Kiara membuat Axel syok....gadis ini sangat sempurna...batin Axel terasa panas....
"Bagaimana sekarang..aku ganti saja dengan yang lain ya...ini terlalu terbuka dan aku tidak...nyaman.." ucap Kiara menyelesaikan kata-katanya...
"Tidak...aku suka gaun ini Kiara...kau akan memakai gaun ini di acara pernikahan kita..."
Setelah berkata Axel meninggalkan Kiara tanpa sepatah katapun hingga Kiara sungguh kesal...ia menggelengkan kepala....
"Manusia kutub..menyebalkan.." desis Kiara jengkel..bahkan ia tak di biarkan untuk memilih....
Seorang pelayan menghampiri Kiara yang masih tampak kesal...
__ADS_1
"Nona Kiara...mari...biar aku membantu nona.." bisiknya sopan...
"Baiklah aku sudah sesak nafas disini.."ucap Kiara dengan nada lemah..
Pelayan itu hanya tersenyum....
ππ
Dia cantik juga...mengapa Axel tidak melihatnya selama ini...maksudnya adalah mengapa...ia tak bisa menyadarinya selama ini...? pria itu tersenyum..ketika menyadari langkah kaki Kiara yang entah mengapa selalu terburu-buru ketika melangkah dan punya ciri khas membunyikan sepatu dengan keras di lantai...bahkan dalam mata terpejampun Axel tau langkah kaki Kiara...padahal mereka baru saja bertemu.....
"Axel..." panggil Kiara di belakangnya....
"Yah..."?
"Aku harus pergi....bukankah kita sudah selesai..."?ucap gadis itu masih memegang ponselnya...
Axel terdiam sebentar......
"Kau mau kemana..."?
"Aku akan pergi bersama temanku, kami ada kegiatan sosial hari ini...sudah yah...aku harus pergi..."
Kiara melangkah untuk melewati Axel namun ia kemudian tersentak ketika pria itu menahan lengannyal.memaksa gadis itu berbalik...
"Kita harus mengecek gedung sekarang juga Kiara...."
"Hah...bukankah itu bukan tugas kita Axel.."?
Pria itu menaikan sudut bibirnya...
"Tapi aku memutuskan untuk melihat langsung gedung yang akan jadi lokasi pernikahan kita...ayo ikut aku Kiara.."ucap Axell cuek....
Pria itu melangkah lebih dahulu seperti kebiasaannya meninggalkan Kiara...
"Hey...tunggu...Axel...." jerit Kiara mengerang kesal.....
ππ
Kay menatap panti asuhan tempat ia dan Kiara biasa datang untuk memberi bantuan. Kay sendiri menanti disana..walaupun ia tau jika mungkin Kiara tak bisa datang lagi....mungkin Kiara saat ini sedang sibuk bersama calon suaminya....pria itu akhirnya segera meninggalkan panti setelah menyalurkan bantuan sendirian...
__ADS_1
Sesampainya di mobil terdengar bunyi ponselnya ada pesan masuk yang membuat hati Kay menjadi patah....
Kay....maafkan aku...tidak bisa pergi bersamamu ke panti, sampaikan salamku pada anak-anak...oya..besok aku akan menikah..apakah kau akan datang Kay...?
Kiara
Kay menyandarkan tubuhnya di jok mobil dan memejamkan mata...semua adalah kenyataan kalau besok Kiara akan menikahi pria lain....apakah ia akan baik-baik saja...?
πππ
Alexa menatap tubuhnya di cermin dengan puas..syukurlah karna anaknya bisa berkompromi dengan baik..bajunya tidak menampakan perutnya yang sudah mulai sedikit terlihat...tentu saja..usia kehamilannya sudah 2 bulan...dan kata Dion mereka akan menikah di bulan depan......
Hari ini adalah hari pernikahan kakaknya Axel jadi ia harus berdandan sempurna....
Alexa tersenyum, beruntung wajahnya tidak pucat seperti ibu hamil pada umumnya..Alexa bisa bersikap lebih santai....karna ia sangat cantik di kehamilannya...diliriknya highels dengan pandangan berbinar dan tak sabar memakainya....
Namun belum semoat ia memakai, Dion masuk ke dalam kamar dan berteriak hingga Kiara sangat terkejut...
"Jangan coba-coba menyakiti bayiku sayang.." ucap Dion gemas...
Alexa menoleh...
"Yah...jadi aku mulai tersisih yah..." mata Alexa melebar tak terima..
Dion lalu tersenyum dan memeluk Alexa dan menenangkan wanitanya...
"Kau tetap yang pertama sayang...tapi kumohon jangan memakai sepatu yang terlalu tinggi, kau tau jika itu bisa membuatmu jatuh..ada banyak orang apa kau mau mereka semua tau...tentang kehamilanmu..."?
Alexa memejamkan mata menyerah ia tidak punya pilihan lain....Alexa menatap pasrah ketika Dion membantunya melepas sepatu kebanggaannya, dan menggantinya dengan sepatu rata.....dari pada ketahuan,...
Alexa dan Dion akhirnya keluar dari kamar dan menuju tempat pernikahan sang kakak.....
π
Pernikahan sudah selesai di gelar, dan saatnya para tamu memberi selamat pada kedua mempelai pengantin...di antara para tamu yang hadir sosok Kay datang sendirian menghampiri Kiara yang tampak cantik dalam balutan gaun putih..dia seperti seorang putri hingga Kay berkaca-kaca seketika......
Kiara membuang pandangan pada sosok Kay yang mendekat..ia tersenyum lebar dan hendak melangkah namun Kiara begitu terkejut ketika jemarinya di cengkram dengan kuat...ia menoleh dengan mata memerah....
Axell menatapnya tajam dan mengirim sinyal peringatan pada Kiara....pria itu mendekati istrinya...
__ADS_1
"Jaga sikapmu Kiara....jangan mencoba tersenyum dan bersikap akrab kepadanya atau kau akan merasakan kemarahanku.." bisik Axel dengan nada yang lembut namun tidak dengan matanya yang tampak ingin membunuh...
Kiara menggeleng......mengapa ia merasa takut.....?