Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Terpaksa Menikah


__ADS_3

Mikha menatap dirinya di cermin, memakai gaun malam sedikit mengembang di bawahnya, panjangnya menutupi mata kaki..hingga membentuk tubuh Mikha lebih tinggi, warna gaunya di campuran warna coklat hitam, potongan bahunya menyilang dan memperlihatkan pundak mulusnya...rambutnya di biarkan tergerai bebas. MIkha seperti seorang putri,


Namun....mengapa ada yang aneh......?


Tubuhnya terasa lebih berisi dan terlihat lebih montok padahal ia makan tidak berlebihan, Mikha mengenang ketika dokter kemarin bilang bahwa ia hanya sedang lelah dan asam lambungnya naik, karna itu ia sering mual...karna itu dokter memberinya suntikan vitamin dan memintanya dan Derrell untuk rutin datang mengecek kesehatan....


Wajah Derrell tampak berbinar walau Mikha sedikit tanda tanya, ia terlihat lebih protektif dan perhatian penuh perhatian, jika Mikha bertanya, maka alasann Derrell adalah ia sangat mencintai Mikha......


Kecupan di bahunya membuat Mikha menaikan wajahnya dan menemukan Wajah tampan Derrell memenjara matanya melalui cermin....


"Apa yang kau pikirkan sayang..."? bisik Derrell sembari mengecup bahu putih milik sang istri dengan gemas....


"Aku pikir aku perlu diet..."ucap Mikha sangat tak percaya diri...


"Jangan coba-coba...." tatap Derrell kemudian membalikan tubuh istrinya untuk berhadapan dengannya, jemari kokoh itu memegang kedua bahu Mikha dan mata tajamnya menelisik kedalam mata Mikha yang sayu...


"Sikapmu aneh..."ucap Mikha mengerutkan dahi...


"Aku suka tubuhmu yang lebih berisi sayang...aku suka....jadi jangan pernah melakukan diet apapun."


''Adakah alasan lain..."


"Tidak....tidak ada alasan lain, suamimu suka tubuhmu sekarang bukankah itu alasan yang lebih dari cukup."?


Mikha terdiam kemudian kembali menatap cermin.........


"Bagaimana penampilanku..''?


"Kau seperti seorang putri....."


Mikha tersipu di wajahnya.......


"Ayo kita pergi.....aku tak sabar lagi untuk pesta...."bisik Derrell dengan senyum misterius....


Mikha terdiam dengan pikirannya........

__ADS_1


***************************************************


Anastasia menatap Martin yang begitu tampan sekaligus tak tersentuh, betapa sandiwara yang di perlihatkan di hadapan Pendeta dan keluarga bahkan para tamu yang hadir saat ini sangat indah....mereka terlihat seperti pasangan yang saling mencintai..menebar senyum manis seolah pernikahan ini yang paling di tunggu keduanya....


Martin menggenggam jemarinya lembut dan menuntunnya berdiri di hadapan Pendeta, suasana berubah menjadi hening ketika Pendeta memulai acara doa untuk pemberkatan pernikahan mereka.....


Rasanya tubuh Ana bergetar, memejamkan matanya jauh di dalam hatinya ia memohon maaf pada Tuhan karna mungkin pernikahan ini tidak seperti yang seharusnya,....


Hanya setahun....dan waktunya di mulai dari hari ini.......


Martin memasukan cincin ke jari manis Anastasia dan begitu juga sebaliknya Ana melakukan hal yang sama. sumpah pernikahan meluncur mulus tanpa ada keslahan dari keduanya.....


"Dengan demikian aku menyatakan kalian berdua sebagai suami dan istri yang sah..dimata Tuhan, dan ketahuilah bahwa apa yang sudah di persatukan Tuhan..tidak boleh di ceraikan manusia." ucap Pendeta dengan satu penegasan pada setiap kata yang di ucapkan...


Martin dan Anastasia menundukan kepala masing-masing, keduanya tertunduk di hadapan satu kekuatan yang yang mempersatukan keduanya..hangat dan indah..seiring tepuk tangan meriah dari seluruh tamu yang hadir dan mendoakan mereka.....


Martin dan Anastasia saling berhadapan.....ini saatnya melakukan ciuman setelah pernikahan.......


Anastasia menatap sayu pada Martin yang sedikitpun tidak merubah wajahnya sepanjang acara berlangsung, bisakah ia menangis saat ini..betapa ia seperti sebuah benda yang tak pernah di inginkan.......


"Cium..."


"Cium..."


Terdengar riuh suara di belakang mereka ketika Martin tidak juga bergerak mencium Anastasia......


Ana menatap Martinn dan berbisik...


"Sebagai simbolis saja..agar kita tak mempermalukan keluarga kita...'' bisika Ana sedih yang hanya di dengar keduanya..


Martin melonggarkan tenggorokannya, lalu mengangguk, ia tak punta pilihan sekarang......


Martin meraih tubuh Ana mendekat, sembaik memajukan tubuhnya..seharusnya...Mikha yang berada di sini, seharusnya......ia menikahi wanita yang ia cintai....seharusnya, ia tak begitu bodoh untuk membiarkan Mikha pergi..........


Martin mendekatkan wajahnya......lalu sesaat kemudian menyentuh bibirnya di bibir Ana..seringan bulu, hanya singgah sebentar seolah tak betah......Martin menarik tubuhnya, menjauh....dan tersenyum ketika riuh tepuk tangan kembali terdengar di belakang mereka.......

__ADS_1


Pemberkatan pernikahan selesai dan mereka lalu memberi kesempatan untuk menyalami tamu,


Dan Martin membeku ketika di antara para tamu yang hadir ia bisa mengenali kekasihnya di tengah ruangan bersama pria yang merebutnya, melangkah mendekat....


Ana bisa membaca perubahan wajah Martin ketika melihat seorang wanita yang cantik, terlalu cantik.....wanita itu terlihat anggun dan sangat sempurna..inikah kekasih Martin tentu saja, Martin terlihat hancur..wanita ini sangat sempurna....dan di sampingnya, pria yang sangat gagah dan tampan, itu pasti suaminya...


Terlihat jelas perlakuan suaminya yang melindungi waanitanya dengan posesif, wanita itu pasti sangat di cintai oleh suaminya.....benar-benar wanita yang beruntung...batin Ana..wajarkah dia merasa iri sekaligus berharap jika suatu saat ia bisa di cintai oleh seseorang dengan begitu besar seperti pria ini mencintai wanitanya..


Sungguh terlihat serasi ketika mereka ketika jalan bersama, tapi untuk Ana...ini hanya mungkin di dalam mimpinya...selama ini dialah yang mencintai dan itu sangat menyakitkan ketika mencintai orang yang tdiak mencintaimu....hal itu yang ia rasakan pada kak Alan....Ana hanya menghela nafas....


"Selamat malam Martin.. nyonya Martin selamat untuk pernikahan kalian." ucap Derrell sambil memeluk Mikha dengan posesif..


Martin mengeraskan tatapannya, ia merasa gusar ketika melihat Derrell seperti sengaja menunjukan kemesraan untuk memanasinya..yah malam ini Mikha sangat cantik dan Martin merasa akan gila....


Mikha menatap Martin dengan senyuman berusaha menelan semua rasa gugup dan sedihnya melihat Martin yang terus menatapnya sedari tadi, pandangan Mikha beralih pada sosok istri kecil Martin yang terlihat manis.....


"Senang bertemu denganmu, siapa namamu..''?


Ana berdehem dan tersenyum, suara wanita ini terdengar lembut di telinga hingga Ana yang seorang perempuan saja terpesona....


"Aku Anastasia Milano..senang bertemu denganmu, siapa nama anda nyonya...'?


"Aku Mikhaila Russ.." balas Mikha lembut, ia bisa melihat sinar mata Martin yang seakan menusuknya.....


Martin mengepalkan tangannya, ia mengangkat muka menatap Derrell....


"Kau sangat baik mau meluangkan waktumu yang berhaga untuk datang di acaraku tuan Derrell sungguh, aku sedikit terkejut..." Martin mengirim sinyal mambun*h


Derrell tertawa.....tidak itu seringai tajam....


''Tentu..tadinya aku sangat sibuk, namun aku tentu tak bisa membiarkan istriku yang cantik ini datang sendiri bukan...sangat berbahaya jika ia....melangkah sendiri, kau tau kan istriku cantik sekali jadi..aku merasa tidak tenang jika tidak menemaninya." bisik Derrell menaikah sudut bibirnya..


"Yah....seseorang yang merebut akan selalu cenderung ketakutan bukan, jika sesuatu yang ia curi akan kembali pada pemiliknya yang pertama." ucap Martin dengan santai.....


Derrell dan Martin saling menatap tajam..............

__ADS_1


__ADS_2