Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Kebencian


__ADS_3

Dion mendekati pasangan Alexa dan Mark yang sedang tertawa bersama..ia kemudian menarik tubuh Alexa dan membawa gadis itu keluar dari air....


Keduanya saling menatap tajam......


"Aku ingin bicara...."ucap Dion tegas....


Alexa menaikan alisnya...


"Bagaimana kalau kita bicara disini saja direktur..."


"Tidak Alexa...aku ingin bicara pribadi denganmu.."


Sementara Hesti dan Mark juga yang lain tampak diam saja dan melihat Alexa dan Dion saling menatap tajam.....


Alexa menganggukan kepalanya dan mengalah kemudian membiarkan Dion menggenggam tangannya pergi,....


Dion menarik tubuh Alexa menuju sebuah tebing hijau yang memperlihatkan pemandangan luas yang indah di hadapan mereka...Dion memejamkan matanya...ia lalu berbalik dan menatap Alexa....


"Aku mencintaimu Alexa..." ucap Dion dengan tatapan tegas........


Alexa membeku.....namun ia masih tak ingin percaya, ingatan tentang kata-kata Dion yang bilang dirinya bukan tipe Dion membuat Alexa menggeleng...meski ia tau perasaannya akan marah karna ia menolak menerima...


"Cinta....mengapa kau cinta padaku...apakah kau mengatakan ini karna rasa bersalah padaku setelah apa yang terjadi di apartement."?jerit Alexa tak terima...


"Tidak..sama sekali tidak Alexa, perasaan ini sudah lama aku rasakan tapi...aku memilih memendamnya...tapi sejak kita melakukan itu aku memang tak pernah bisa melupakanmu.."ucap Dion...


Alexa tertawa...alasan klasik di matanya..ia menajamkan tatapannya lalu mendekati Dion yang menatapnya...


"Apakah kau menjadikan alasan jatuh cinta untuk membuatku menyerahkan diri berkali-kali padamu begitu..."?


Dion mengepalkan tangannya..mengapa kata-kata Alexa seakan menghinanya..? jika ia mau seperti itu, Dion tinggal memesan para wanita dan mereka akan rela antri untuk menjadi teman tidurnya...


"Apa maksudmu..."? tanya Dion mengerutkan dahi...


"Aku hanya mengatakan keinginan yang ada di dalam kepalamu Dion, kau sengaja ingin memperalatku agar kau..bisa terus mendapat ken*kmatan kan...aku benar bukan..pria sepertimu...."


Kata-kata Alexa terputus ketika Dion mencekalnya tangannya dengan kuat..matanya tajam menatap Alexa dengan pandangan kecewa....


"Kau pikir aku seperti itu..apa kau benar-benar berpikir kalau aku mendekatimu karna untuk na*suku saja begitu.."


"Yah...apalagi..selama ini kau tidak pernah menunjukan perasaanmu yang mmbuat aku mengerti, kau tidak pernah memperlihatkan bahwa kau menyukaiku Dion, yang ada setiap kali kita bertemu pasti akan ada pertengkaran."?

__ADS_1


"Jika kau punya perasaan yang sama kau pasti akan mengerti Alexa....mata Dion terlihat sangat kecewa...aku pikir kalau kau juga menyukaiku lalu kita akan merencanakan pernikahan, karna aku memang mencintaimu..kita telah melakukan kesalahan itu....aku pikir kau...juga mencintaiku..."ucap Dion menggeleng patah hati....


Alexa membeku melihat wajah Dion...sungguhkah Dion kali ini, tapi mana mungkin....Dion adalah pria yang tampan gagah, namun jangan lupa bahwa ada begitu banyak wanita di belakangnya, terakhir kali ciuman Sania yang melemahkan seorang Dion....


Alexa tak akan mau menyerahkan hidupnya begitu saja,...ia butuh waktu untuk memikirkan ini semua.....


Alexa hanya terdiam ketika Dion tampak sangat marah....


"Maaf Dion tapi...aku tak bisa menerimamu..aku tak bisa..kita berbeda..."ucap Alexa penuh keyakinan...


"Baiklah...aku mengerti..kau menolakku Alexa...apa semua ini karna Mark...pria itu telah merebut hatimu.."?ucap Dion terluka...


Alexa masih diam........mereka saling menatap....


"Dion......"


Dion mengangkat jemarinya dan mengisyarakan bahwa sudah cukup, ia sudah mengerti apa maksud Alexa........


Dion tersenyum...


"Aku minta maaf jika aku terkesan memaksamu Alexa...aku minta maaf....."ucap Dion pasrah...


Dion melangkah pergi meninggalkan Alexa yang membeku di tempatnya..ia kemudian memejamkan matanya...yah..ini benar..ia benar melakukan ini..dan tak akan pernah menyesalinya...batin Alexa..


Sania membeku melihat sosok yang ia kenal, berdiri dengan senyum mematikannya....di antara beberapa anak buah berbaju hitam ia mendekati Sania dan menurunkan padangan ke arah Sania yang ketakutan...


Tubuh pria itu yang lebih tinggi dari rata-rata membuat Sania harus mendongakan wajahnya....


"Kau pikir semudah itu pergi dariku..."?


"Bukankah kau sudah cukup mendapatkanku berkali kali..bukankah semuanya sudah cukup Axel..."?


Pria itu tertawa kian keras,...namun kembali mencengkram tubuh Sania mendekat...


"Kau tau segalanya tentangku sayang, sisi gelapku hanya kau yang bisa menenangkanku..memuaskan aku..."


"Lepaskan aku, bahkan aku tak sudi melihatmu lagi..."


Axel mendekatkan wajahnya hingga mata Sania melebar,...ia benci pada pria ini..pria yang mengubah hidupnya menjadi sosok yang mengerikan...


Ia masih 16 tahun waktu itu dan pria ini memperk*sanya lalu menyekapnya dalam waktu yang lama...menjadikannya objek pemuas dahaga bercintanya, sejak saat itu Sania menjadi liar dan hampir depresi....namun dengan kekayaan Stela mamanya Sania mampu bangkit dan menjadi sosok yang jahat...

__ADS_1


Sania meneteskan airmatanya, mengutuk hari dimana dia kembali ke club..seharusnya ia tidak pernah menginjakan kakinya lagi pada tempat gelap itu..seharusnya ia bisa melupakan hidup lamanya...kini Axel berhasil mendapatkannya, entah bagaimana cara untuk pergi.....bagaimana caranya....


"Lepaskan aku..aku mohon Axel...aku mohon.."tangis Sania merendahkan dirinya sendiri.....


Namun sayangnya, kata-katanya hanya angin lalu bagi pria tampan itu...ia kemudian kembali membawa Sania dan melemparkan tubuhnya ke ranjang luas di kamarnya, pria itu menaiki tubuhnya menjebak tubuh Sania di bawah lengan kokohnya....


Sania menggeleng..tubuhnya sudah kesakitan sekarang dan tak mampu lagi menerima semua perlakuan kasar Axel...


Pria itu tersenyum..


"Kau...pergi dariku hanya untuk menghancurkan hidup keluarga yang lain Sania..."


"Apa maksudmu.."?


Axel terkekeh,..


"Aku bahkan tau kalau kau menggunakan cara licik, dan kau pikir tuan Derrell pria bodoh yang diam saja melihatmu menghancurkan keluarganya..."?


Sania membeku......


Axell meraih tubuh Sania yang lemah mendekat, jemarinya bergerak masuk ke dalam kemeja longgar miliknya yang dipakai Sania...terlihat seksi di matanya....


bibirnya mendekat dan mencium leher mulus Sania....


"Kau telah kehilangan kepercayaan nyonya Mikha...aku turut menyesal tapi aku senang..."


"Ibu..."? isak Sania sedih...jika Ibu sudah tau segalanya maka ia bisa bayangkan jika ia telah kehilangan tempat dirumah besar itu dan benar-benar kehilangan segalanya....


"Kau yang terlalu serakah sayang.." bisik Axell dengan suara parau...


Jemarinya bergerak menyentuh dua keindahan di balik kemeja Sania dan tersenyum puas....


"Aku telah melakukan kesalahan besar.." jerit Sania putus asa....


"Itu sebabnya kau tidak punya tempat untuk pulang Sania, tempatmu ada disini bersamaku..menjadi wanitaku dan ketika tiba saatnya aku telah bosan maka aku akan berhenti dan melepasmu...apakah adilll sayang.."? Axel tertawa keras....


Crasss......


Kemeja Sania terkoyak seperti hatinya saat ini..sungguh Sania sangat patah hati...jika ibu sudah membencinya maka tak ada tempat lagi untuknya pulang...


Hidupnya sudah gelap saat ini....sangat gelap........

__ADS_1


Sania pasrah ketika Axel kembali membawanya dalam percintaan panas.....di bawah kendalinya, dibawah tekanannya......


__ADS_2