Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Kejujuran Damian


__ADS_3

Mikha menoleh tajam pada putra tiri yang ia cintai itu dengan pandangan ingin tau...memang Mikha sadar biar bagaimanapun Damian adalah ayah kandung Dion, tak ada yang bisa memisahkan perasaan tidak rela yang ada di hati pria kecil ini. namun..Mikha tak bisa begitu saja memaafkan perbuatan Damian yang menyakitinya dengan begitu dalam, bahkan tekad Mikha sudah bulat untuk bercerai dari pria kejam itu meski kini dia sedang hamil.


''Dion...ibu tau jika kau sedih, tapi membela perbuatan ayahmu yang jelas salah..ibu tak akan membiarkannya, ibu tak mau kau menjadi kejam seperti dirinya.''


''Ayahku bukan orang yang kejam ibu.'' ucap Dion keras.


Mikha menoleh dan menghela nafasnya.....


''Kita akan bicara di apartement sayang, ini sudah malam bisakah kau berhenti memprovokasiku..kita di tengah jalan sekarang.'' balas Mikha memijit dahinya.


''Tidak ibu, aku ingin bicara sekarang juga.'' tatap Dion tajam.


''Apa maksudmu ini.''


''Aku sudah lelah melihat ayahku terus menjadi sasaran perbuatan kejam yang di lakukan orang lain.'' teriak Dion begitu keras.


Mikha mengeraskan tatapannya, lalu memerintahkan supir untuk menghentikan laju mobilnya, ia lalu membuka kaca mobil dan menoleh ke arah Dion..


''Jangan mempermainkan ibu sayang, kau tau jika ibu akan sangat marah jika kau bersikap keras kepala seperti ini demi membela orang yang bersalah meski dia adalah ayahmu, kau tau apa yang sudah ayahmu lakukan pada hidup ibu...kau tau betapa menderitanya ibu, hancurnya ibu...kau masih terlalu kecil untuk mengerti..tapi suatu saat ibu akan jujur semuanya..''


''Aku cukup mengerti penderitaan ayah..aku tau betapa ia tersiksa,...dan bukan cuma ayah, tapi aku ikut tersiksa menerima kebencian yang seharusnya aku tidak terima.''tatap Dion putus asa.


''Dion...kau tidak mengerti, apa yang kau tau tentang ayahmu..semua penderitaan yang ibu alami dan kau itu karna dirinya...ibu tak akan pernah merubah semua keputusan ibu kali ini....dengarkan ibu Dion, mungkin ibu dan ayah akan bercerai saat ini juga.'' ucap Mikha hati-hati.


''Tidak ibu....apa maksud ibu..akan meninggalkan aku dan ayah.''


''Maaf.'' ucap Mikha meneteskan airmata, ia memalingkan wajahnya dari tatapan hancur yang di tunjukan Dion..


Dion menundukan wajahnya sambil menangis sesegukan hatinya hancur mendengar perkataan ibunya yang begitu menyakitkan, yah...kemarahan di dalam dirinya semakin besar dendam pada sosok paman Derrell semakin subur di hatinya.


''Ibu sama saja dengan paman Derrell, kalian sama-sama jahat.''teriak Dion segera membuka pintu mobil dan melompat turun dari sana dan berlari.


Sedangkan Mikha begitu terkejut dengan reaksi keras yang di tunjukan Dion, mengapa Dion begitu membela Damian, mengapa ada nama Derrell apa yang sebenarnya terjadi, mengapa ini terasa membingungkan.?


Mikha melompat dari mobil dan melangkah mendekati Dion yang duduk di pinggir jalan sambil menangis, ia tak ingin di dekati oleh Mikha...begitu Mikha mendekat ia menjauh hingga Mikha menjadi tak tahan.


''Dion...dengarkan ibu.''


''Taukah kau ibu, aku sangat bahagia bisa ada di sisih ibu, apalagi aku akan punya adik kembar, aku tak tau mengapa ibu ingin meninggalkan ayah..dan aku, bukankah ibu kejam, ibu tak menyayangiku.''

__ADS_1


''Dion...kau putra ibu, mana mungkin Ibu tidak sayang padamu..ibu sangat mencintaimu, tapi kesalahan yang ayahmu lakukan sudah tak bisa ibu maafkan, ayahmu telah menghancurkan semua hidup ibu..tidakkah kau mengerti juga.''


Dion membalikan tubuhnya dan menggeleng, ia mengusap airmatanya dan menatap Mikha dengan wajah sedihnya..


''Aku sudah bilang ayahku orang baik, dia tak pernah berbuat kejahatan.''


''Dimata seorang anak, ayah akan selamanya menjadi pahlawan..ibu mengerti perasaanmu, tapi kau belum dewasa..kau tidak mengerti.''


Dion menganggukan kepala lalu mendekati Mikha yang berdiri dengan wajah lelahnya.


''Semua yang terjadi pada ibu dan aku, bahkan pada ayahku itu semua adalah perbuatan paman Derrell.''


Wajah Mikha menjadi pucat.....


''Derrell.''?


''Yah....paman Derrell sangat kejam, aku sangat membencinya.''


Mikha menggelengkan kepalanya ia mendekati Dion dan tersenyum hambar..


''Apakah itu yang coba di katakan ayahmu...''


''Ibu....akan terkejut jika tau yang sebenarnya.''


''Aku sudah menjadi saksi dimana paman Derrell sangat kejam, dan semua perbuatan jahat yang ia lakukan di timpakan pada ayah.''


Mikha mengerutkan dahi ia semakin tidak mengerti dengan arah pembicaraan Dion,


''Katakan dengan jelas Dion..jangan membuat ibu semakin bingung dengan semua ini.'' ucap Mikha mulai lelah..semua guncangan yang terjadi hari ini membuatnya lelah..


Disaat yang sama sebuah mobil mendekat dan berhenti di hadapan mereka hingga Mikha dan Dion saling menatap, Damian turun dari sana dan menatap putranya dengan tajam, sebenarnya ia tau rencana Dion untuk memberitau Mikha tentang siapa sebenarnya dirinya dan Derrell, dirumah duka tadi Damian sudah memperingati putranya agar mengurungkan niatnya, ini urusannya dengan Mikha..


''Ayah..''?


''Damian.''? ucap Mikha menjadi semakin kesal....


Wanita itu mengepalkan tangannya semakin marah, ia menoleh pada Dion dan kembali pada Damian...


''Mengapa kau m,engikuti kami...apakah kau takut aku membawa putramu.''?

__ADS_1


Damian mengeraskan rahangnya dan mendekat sampai berdiri di hadapan wanita yang ia cinta itu dan mengangguk...


''Aku tak bisa melepaskanmu Mikha...kau sedang mengandung anakku..apa yang kau lakukan.''


''Anakmu yah...aku peringatkan padamu jika anak ini adlah milikku sendiri...dan kupastikan kau tak akan pernah melihatnya.''


''Jangan melakukannya..aku mohon.'' ucap Damian pelan.


Dion yang sudah tak sabar lagi memotong pembicaraan...


''Ayah..katakan saja yang sebenarnya pada ibu, aku sudah lelah melihat penderitaanmu.''


''Dion......'' teriak Damian murka..


''Apa yang sebenarnya terjadi disini..mengapa kalian bicara berputar-putar, mengapa..katakan yang jujur padaku..jika ini tentang hidupku aku berhak tau..''


Damian menatap dingin pada salah seorang anak buahnya,


''Bawa Dion pulang...''


''Ayah.....'' jerit Dion tidak terima..


''Ayah akan menyelesaikan semuanya malam ini..'' ucap Damian pada Dion hingga pria kecil itu terdiam lalu menurut, iapun menunudkan wajahnya dalam-dalam pada sosok ibunya..


''Aku pergi ibu, aku menunggu ibu dirumah.''ucap Dion lalu melangkah pergi bersama mobil milik Damian..


Kini tinggalah Mikha dan Damian saling menatap tajam...


Mikha mendekati Damian..


''Katakan padaku, siapa sebenarnya Derrell..mengapa Dion bilang dia jahat..lalu dimana dia sekarang, aku sangat bingung..siapa yang aku nikahi...Damian atau Derrell kalau aku menikahimu lalu Derrell, apakah kalian kembar...aku sungguh frustasi memikirkan ini semua..''


Damian mengulurkan tangannya dan menyentuh wajah lelah Mikha dengan lembut hingga wanita itu terdiam..


''Aku minta maaf padamu Mikha tapi aku akan jujur padamu, sayang..kau menikahi Damian sekaligus Derrell karna kami adalah orang yang sama.'' ucap Damian pelan namun ada ketegasan disana...


Tubuh Mikha bergetar seiring airmatanya menetes..


''Apa maksudmu.''suaranya bergetar takut.....

__ADS_1


''Aku punya kepribadian ganda, di dalam tubuhku ada dua pribadi yang memilikimu.' sambung Damian dengan wajah dingin...


''Apa..''? jerit Mikha merasa sungguh terkejut....


__ADS_2