Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Derrell Yang Curiga


__ADS_3

Wajah Mikha berubah menjadi pucat ketika ia bisa melihat perbedaan yang besar yang dikatakan Damian, apakah itu berarti Damian berkata benar bahwa dia memiliki kepribadian ganda.? ataukah Mikha harus mengujinya agar dia tau apa yang sebenarnya terjadi.?


''Mikha sayang...mengapa wajahmu pucat seperti melihat hantu saja.''? ucap pria itu tajam, menyadari jemari MIkha sedingin es.


''Derrell.''? bisik Mikha pelan......mencari tau, Damian tak suka di panggil Darrell dan sebaliknya Derrell tak suka di panggil Damian bukan...ia harus mengujinya sekarang.


''Apa yang terjadi apa kau sangat merindukanku sampai memanggil namaku dengan lembut.''?


Mikha membeku saat itu juga itu berarti apa yang dikatakan Damian benar, bahwa yang ada di hadapannya saat ini Derrell alter egonya dan itu berarti dia harus waspada...?


Mikha langsung menghindar ketika Derrell ingin menyentuhnya dan pria itu tersenyum dingin, apakah Mikha masih marah padanya atas apa yang terjadi pada Martin, pria itu sudah meninggal sekarang dan Derrell bisa bernafas lega..Mikha adalah milikknya walau kenyataannya ia harus berbagi dengan Damian, sial....


Derrell berdiri menegakan tubuhnya sorot matanya yang tadi hangat lenyap seketika itu juga, diganti tatapan beku, hingga Mikha merasa sungguh ngeri..Derrell mendekati Mikha dan memeluknya dari belakang jemarinya yang kokoh dan panjang menyentuh dan membelai permukaan perut Mikha, yah..ia rindu anakknya, ia rindu mereka....


''Aku merindukanmu dan anak kita sayang, apa kau juga merindukanku.''? bisik Derrell di telinga Mikha hingga Mikha merasa kesal...namun sekuat tenaga ia menahan diri,


''Aku...mengalami kram di perutku semalam apa kau tidak ingat.''? lagi...Mikha menguji Derrell.


''Aku tak ingat maafkan aku..apakah sakit sekali.''? Derrell membalikan tubuh Mikha untuk menghadap kepadanya memeriksa dengan teliti apakah istrinya sakit,


''Tidak mengapa..kau sudah tertidur tadi malam waktu aku mengalaminya, ini biasa terjadi...aku akan melahirkan sebentar lagi..''


Derrell menatap mata Mikha dengan tajam, mencari kejujuran di mata istrinya lalu tersenyum ketika menemukannnya..ia menganggukan kepala,


''Kau tidak marah lagi padaku.''?tanya Derrell menelisik..


''Tidak..kau suamiku.'' Mikha mengepalkan tangannya di belakang punggungnya, ia menyembunyikan kemarahannya....


''Bagus....aku ingin kau tau aku..sangat cemburu, aku tak tahan jika ada orang lain yang mendekatimu atau bahkan hanya menatapmu dengan rasa kagum...rasanya, aku ingin melenyapkannya dengan segera..'' ucap Derrell penuh penekanan..


''Yaah....''jawab Mikha hati-hati, hal itu membuat dahi Derrell membentuk kerutan dalam, namun ia segera melupakannya..


''Bagaimana kalau kita pulang kerumah saja..aku rindu rumah, aku benci apartemen ini.'' ucap Derrell sedikit kesal ia tau ini apartement Damian..sial apa yang telah Damian lakukan bersama Mikha....


''Baiklah..aku juga rindu rumah dan Dion..'' ucap Mikha menatap perubahan wajah Derrell yang kentara..

__ADS_1


''Dion.''? ucap Derrell menaikan sebelah alisnya, jelas..ia tak suka kenyataan ini, dan Mikha merasakannya.


Mikha mendekat.....


''Bukankah kau yang membawa dia pulang...? kau bilang karna sebentar lagi dia akan punya adik, jadi dia harus tinggal dirumah dan menjadi teman mereka.''


''Apakah itu berarti dia tidak tinggal lagi di asrama.''?seru Derrell kesal.


''Yah..kau yang menjemputnya ingat, jangan membuatku binggung Derrell...''


Derrell mengerang..namun tak bisa berbuat apa-apa, Damian selalu melakukan hal-hal yang membuat ia kesal termasuk dion...


''Aku akan bersiap sekarang.'' ucap Mikha lalu melangkah menuju kamar mandi dan tak lupa menguncinya..


Mikha menahan debaran jantungnya yang melompat cepat, ia sangat ketakutan ya ampun, dan juga..ia sangat membenci pria itu yang bersikap manis...


Menghampiri cermin besar di kamar mandi itu, Mikha menghela nafas, kalau begini..ia merindukan Damian..ia hanya tenang dekat dengan Damian, mengapa ia terlambat menyadarinya dan malah marah ketika Damian mencoba menjelaskan semuanya dengan jujur, sampai kapan Derrell akan berada disana, dan kapan Damian akan kembali.?


Tiba-tiba terdengar ketukan di pintu kamar mandi, hingga Mikha terkejut dan menoleh,


Mikha mengutuki pria kejam itu di dalam hatinya...


''Maaf...aku akan selesai sebentar lagi.'' balas Mikha jengkel..


''Buka..aku ingin kita mandi bersama.''suara Derrell terdengar berat..


''Apa.''???????keluh Mikha lemah.....


***********************************


Turun dari mobil aura Derrell begitu terasa sampai pada pelayannya yang berubah, Mikha baru sadar jika wajah pelayan Derrell dan Damian itu berbeda, dan juga Lukas selalu mendampingi Derrell, dan itu berarti Wilson menghilang bersama pelayan Damian yang lain, sial mengapa Mikha tidak menyadarinya selama ini..?


Derrell menggenggam jemari Mikha dengan erat, ada sedikit senyum yang terukir di wajah Derrell ia bahagia hari ini..setelah percintaan kilat di kamar mandi membuatnya lega, hal itu berbanding terbalik dengan wajah Mikha yang kusut..sungguh ia kesal sekali dengan sikap Derrell yang pemaksa dan egois, lagi-lagi ia memikirkan Damian........


''Selamat datang kembali Tuan Derrell dan nyonya Mikha.'' ucap Lukas menunduk sopan, Mikha menatap sinis..ia sama sekali tak suka dengan Derrell dan kaki tangannya apalagi Lukas, dan Lukas menyadari tatapan tidak suka Mikha dan merasa sesuatu yang aneh....

__ADS_1


''Bagaimana rumah selagi aku tak ada.''? tanya Derrell penuh arti..


''Semua masih dalam kendali tuan.'' ucap Lukas yang masih merasa aneh dengan sikap Mikha....


''Bagus, aku akan istirahat..namun kita akan bertemu nanti malam.'' ucap Derrell.


''Tentu.'' balas Lukas menatap kepergian tuan Derrell dan Mikha, ia bahkan masih melihat sang nyonya menoleh dan menebar kebencian padanya, apa yang telah terjadi sebenarnya...batin Lukas berusaha menebak.....


Sampai di ujung ruangan, Dion turun dari tangga dan membeku..ia menghela nafas lemah karna tau papa Derrell yang datang, itu berarti sang ayah tertidur..


''Dion sayang.'' bisik Mikha tersenyum lebar...


Dion tersenyum sambil menundukan kepalanya....ia menatap ke arah Derrell dan menunduk hormat..


''Papa..''?


''Papa senang kau pulang..'' ucap Derrell dengan pandangan tajam..


''Yah..tentu sja, mana ada seorang ayah yang tidak senang anakknya pulang..bukan begitu.''? ucap Mikha menatap Derrell dan Dion bergantian hingga mau tak mau mereka tersenyum, walau terpaksa..


''Bagaimana kalau kita bertiga makan malam.''??


Derrell dan Dion terkejut saling menoleh.....


''Hah.''????? seru keduanya bersamaan.....namun tak ada yang bisa menolak keinginan Mikha..


*********************************************************


Derrell membuka pintu kamar dan tersenyum melihat MIkha yang tertidur di ranjang sangat nyenyak..bahkan ponsel masih menyala...pria itu mengganti piyama tidurnya dan menghampiri ranjang lalu naik disana dan mengambil ponsel milik Mikha bermaksud untuk menyimpannya di meja. dan ia pun menatap sebentar ponsel itu dengan asal, namun,.....


Derrell begitu terkejut melihat Mikha sedang mengetik sesuatu di ponsellnya hingga matanya melebar tak percaya.....


BAGAIMANA CARA MELENYAPKAN SALAH SATU PRIBADI YANG JAHAT???


Derrell sampai gemetar karna marah...ia masih memegang ponsel, ia lalu menatap Mikha yang tertidur......

__ADS_1


__ADS_2